Mulai Kelaparan dan Krisis Pangan! Warga di Sibolga dan Tapteng mulai menjarah minimarket

Minggu, 30 November 2025 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mulai Kelaparan dan Krisis Pangan! Warga di Sibolga dan Tapteng mulai menjarah minimarket

i

Mulai Kelaparan dan Krisis Pangan! Warga di Sibolga dan Tapteng mulai menjarah minimarket

BANDASAPULUAH.COM — Gelombang penjarahan melanda sejumlah minimarket di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Sabtu, 29 November 2025.

Ratusan warga menyerbu toko-toko yang masih berdiri di tengah krisis pangan yang semakin parah akibat banjir bandang dan tanah longsor yang membuat kawasan tersebut terisolasi selama beberapa hari terakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Dalam rekaman video amatir yang beredar luas di media sosial, terlihat warga berlarian menuju minimarket dan mengambil sembako.

Baca Juga :  Patroli Dialogis, Bhabinkamtibmas Polsek Anyer Polres Cilegon Kunjungi Warga –

Pintu kaca yang terkunci dibuka paksa, sedangkan petugas polisi hanya bisa berjaga dari luar tanpa mampu menghalau massa yang semakin banyak.

Situasi yang terjadi secara cepat dan tidak terkendali ini menunjukkan betapa besarnya tekanan yang dialami warga dalam krisis kemanusiaan ini.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan penjarahan dipicu menipisnya stok pangan di rumah warga.

Sejak akses jalan utama Sibolga dan Tapanuli Tengah terputus akibat banjir bandang, distribusi logistik praktis terhenti.

Bantuan dari pemerintah daerah dan provinsi belum merata, sementara beberapa daerah terdampak dikabarkan tidak memiliki pasokan pangan sama sekali.

Baca Juga :  Terobosan Biologis: Para Ilmuwan Menemukan Jaringan Tanaman Baru Pertama dalam 160 Tahun – dan Ini Meningkatkan Hasil Panen

Akses ke sejumlah kecamatan baik di Sibolga maupun Tapteng masih terganggu akibat longsor dan jembatan rusak. Kondisi ini memperlambat mobilitas kendaraan logistik dan membuat warga di pelosok semakin terhimpit.

Pencarian pangan menjadi prioritas mendesak, dan sebagian warga mengaku sudah tidak lagi mempunyai persediaan beras atau kebutuhan sehari-hari lainnya.

Kabid Humas Polda Sumut Kompol Ferry Walintukan membenarkan penjarahan terjadi hampir bersamaan di beberapa titik.

Dia memastikan, proses penanganannya dilakukan oleh pihak kepolisian setempat, termasuk pendataan lokasi terdampak dan identifikasi warga yang terlibat dalam aksi tersebut.

Baca Juga :  Prabowo Hapus Utang KUR Petani Korban Banjir dan Longsor di Sumatera

“Betul. Saat ini sedang ditangani pihak kepolisian. Kami akan informasikan perkembangannya,” kata Ferry.

Hingga saat ini, pihak berwenang bersama pemerintah daerah terus berupaya membuka kembali akses jalan yang terhalang material longsor, serta mempercepat penyaluran bantuan untuk menenangkan kepanikan warga.

Warga berharap persediaan pangan segera kembali normal sebelum situasi sosial semakin parah

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru