Kabupaten Tapanuli Tengah Lumpuh Total!

Jumat, 28 November 2025 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tapanuli Tengah Lumpuh Total!

i

Kabupaten Tapanuli Tengah Lumpuh Total!

BANDASAPULUAH.COM -Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumut lumpuh total akibat banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi sejak Selasa, 25 November hingga hari ini, Jumat, 28 November 2025.

Data terakhir hingga pukul 12.00 WIB, meninggal dunia sebanyak 47 orang, luka-luka 507 orang, dan masih hilang 51 orang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Humas Polres Tapteng dan BPBD menyebut kawasan ini telah diisolasi total selama 72 jam terakhir. Listrik padam, air tidak mengalir, dan jaringan internet mati di sebagian besar wilayah Tapteng dan Kota Sibolga, sehingga koordinasi dalam penanggulangan bencana terhambat.

Baca Juga :  Gubernur Aceh mendengar informasi hilangnya 80 ton bantuan, hal ini menurut pemerintah kabupaten sangat menggembirakan

Dikutip dari Kantor Berita RMOLSumut, kerusakan infrastruktur memutus seluruh jalur masuk ke kawasan Pandan. Akses selatan dari Tapanuli Selatan dan Padangsidimpuan terhenti akibat runtuhnya Jembatan Kalangan dan Jembatan Anggoli.

Akses utara dari Tarutung tidak bisa dilalui karena adanya serangkaian longsor di Kecamatan Sitahuis yang menghalangi jalan. Sementara akses barat dari Aceh Singkil juga terhenti akibat banjir di Kecamatan Kolang dan putusnya Jembatan Sorkam.

Baca Juga :  Terduga pengedar narkoba dibebaskan, massa mengamuk dan membakar kantor polisi di Madinah

Lima kecamatan mencatat kerusakan dan korban jiwa paling besar, yakni Pandan dengan 11 orang meninggal dunia, 2 orang luka berat, dan 6 orang hilang. Seluruh wilayah terdampak dan 665 warga mengungsi.

Wilayah Tukka adalah wilayah yang paling terkena dampaknya. 26 orang dilaporkan tewas, 505 orang luka-luka, dan 33 orang hilang. Tingkat dampaknya mencapai 100 persen dan data pengungsi belum terverifikasi.

Kemudian di wilayah Badiri 1 orang meninggal dunia dan 12 orang hilang. Luas wilayah terdampak mencapai 100 persen. Kemudian Barus mencatat 2 orang meninggal dunia dengan tingkat kerusakan mencapai 98 persen.

Baca Juga :  Sesampainya di Kabupaten Agam, Prajurit TNI AD Salurkan Bantuan ke Daerah Terisolasi

Di wilayah Sitahuis tercatat 7 orang meninggal dengan tingkat dampak 35 persen.

Secara keseluruhan, korban jiwa di seluruh wilayah mencapai 47 orang tewas, 507 orang luka-luka, dan 51 orang hilang, dan angka tersebut masih terus berubah seiring dengan proses evakuasi.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru