Ancam Keamanan Negara, TB Hasanuddin Desak Pejabat yang Izinkan Bandara PT IMIP Ditindak!

Kamis, 27 November 2025 - 05:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ancam Keamanan Negara, TB Hasanuddin Desak Pejabat yang Izinkan Bandara PT IMIP Ditindak!

i

Ancam Keamanan Negara, TB Hasanuddin Desak Pejabat yang Izinkan Bandara PT IMIP Ditindak!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

– Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin mendesak bandara di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang diduga beroperasi tanpa aparat negara diusut tuntas.

Hasanuddin mendesak seluruh pejabat yang diduga membiarkan bandara IMIP beroperasi tanpa pengawasan negara agar diusut dan ditindak tegas.

Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan, dugaan pengoperasian bandara tanpa pengawasan Bea Cukai dan Imigrasi merupakan persoalan serius.

Baca Juga :  Bus Trans Light Mundur di Exit Tol Krapyak, 15 Tewas

Selain melanggar hukum, pengoperasian bandara seperti itu dinilai mengancam keamanan dan kedaulatan negara.

“Kalau benar bandara itu beroperasi bertahun-tahun tanpa pengawasan Bea Cukai dan Imigrasi, bahkan berpotensi melanggar aturan penerbangan, ini masalah besar. Negara tidak boleh lengah seperti ini,” kata Hasanuddin dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas TV, Rabu (26/11/2025).

Hasanuddin menegaskan, setiap fasilitas bandar udara, termasuk bandara khusus swasta, harus mematuhi ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, serta seluruh peraturan keamanan dan pengawasan negara.

Baca Juga :  Tersangka Roy Suryo Cs Semakin Membuat Bingung Jokowi

Dia menegaskan, pengawasan otoritas Bea dan Cukai, Imigrasi, dan penerbangan di bandara-bandara milik perusahaan merupakan kewajiban menurut undang-undang.

“Setiap pergerakan orang dan barang melalui udara harus dicatat, diawasi, dan dikendalikan oleh negara. Jika tidak, hal ini membuka peluang berbagai ancaman penyelundupan, pergerakan orang yang tidak terkendali, dan potensi ancaman terhadap keamanan nasional,” kata Hasanuddin.

Baca Juga :  Kronologi Penembakan 5 Petani di Bengkulu, Berawal dari Bentrok dengan Karyawan Perusahaan

Bandara PT IMIP di Morowali, Sulawesi Tengah, mendapat sorotan setelah Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin disebut tidak dilengkapi peralatan negara.

“Ini anomali, di NKRI kita harus menegakkan peraturan, namun ternyata masih ada celah yang mengancam kedaulatan ekonomi, bahkan dapat mengganggu stabilitas nasional,” kata Sjafrie di Morowali, Kamis (20/11/2025).

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru