Jokowi ingin membuktikan dirinya bisa berbahasa Inggris di forum internasional

Minggu, 23 November 2025 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jokowi ingin membuktikan dirinya bisa berbahasa Inggris di forum internasional

i

Jokowi ingin membuktikan dirinya bisa berbahasa Inggris di forum internasional

BANDASAPULUAH.COM -Bloomberg New Economy menunjuk mantan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi), sebagai salah satu dari 22 Dewan Penasihat Global.

Penunjukan ini sekaligus menandai keterlibatan pertama Jokowi dalam forum bergengsi yang tahun ini digelar pada 19-21 November 2025 bertema “Berkembang di Era Ekstrem”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Untuk pertama kalinya, Jokowi diundang memberikan pidato pada acara yang mempertemukan para tokoh ekonomi, politik, dan teknologi global tersebut. Kehadiran Jokowi pun langsung menjadi sorotan, apalagi ia tampak menyampaikan pidatonya dalam bahasa Inggris.

Baca Juga :  Prajurit Kodam IM Evakuasi Lansia di Bener Meriah

Pengamat politik Adi Prayitno menilai momen ini sebagai panggung pembuktian kepribadian Jokowi di mata publik internasional.

“Yang ingin saya coba soroti, Jokowi ingin menyampaikan pesan bahwa dirinya yang selama ini dianggap agak kurang fasih berbahasa Inggris di berbagai forum, ternyata juga bisa berbahasa Inggris. Ini kesempatan untuk membuktikannya,” kata Adi melalui kanal YouTube-nya, Minggu, 23 November 2025.

Baca Juga :  Demi Tuhan, lembar pengesahan skripsi Jokowi tidak ada

Adi menuturkan, selama dua periode menjabat presiden, ia kerap mendapat sorotan terkait kinerjanya di tingkat global.

“Selama ini, selama menjadi Presiden, Jokowi selalu dianggap sebagai sosok yang tidak terlalu signifikan kehadirannya di forum internasional, bahkan bahasa Inggrisnya banyak dikritik.”

Oleh karena itu, kemunculan Jokowi dalam pidato resmi berbahasa Inggris di forum Bloomberg dipandang sebagai bentuk penegasan bahwa ia juga mampu tampil sejajar dengan pemimpin dunia lainnya.

Baca Juga :  Habib Rizieq Kritik Menteri yang Remehkan Bantuan dari Malaysia: Sombong, Seharusnya Terima Kasih!

“Kalau bicara soal Jokowi apalagi hadir di forum internasional. Jadi apapun yang berhubungan dengan Jokowi pasti akan menjadi kontroversi dan perdebatan yang tiada habisnya,” imbuhnya.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru