Saat Dua Raja Keraton Surakarta Salat Jumat Bersama di Masjid Raya Tapi Tak Saling Menyapa

Jumat, 21 November 2025 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat Dua Raja Keraton Surakarta Salat Jumat Bersama di Masjid Raya Tapi Tak Saling Menyapa

i

Saat Dua Raja Keraton Surakarta Salat Jumat Bersama di Masjid Raya Tapi Tak Saling Menyapa

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BANDASAPULUAH.COM – Dua sosok yang mengaku Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakubuwono XIV, yakni Hangabehi dan Purboyo, terlihat di Masjid Raya Solo hampir bersamaan untuk menunaikan salat Jumat.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Mengutip inijateng, kehadiran keduanya di Masjid Raya Solo, Jumat (21/11/2025), kembali menyedot perhatian publik di tengah polemik dualisme kepemimpinan Keraton Kasunanan Surakarta.

Rombongan SISKS PB XIV Hangabehi pertama kali tiba di masjid dengan berjalan kaki dari Istana yang berjarak sekitar 800 meter. Dia kemudian memilih kiri depan.

Baca Juga :  Bobby dan Raja Juli merupakan pihak yang paling bertanggung jawab atas bencana di Sumut

Tak lama kemudian, SISKS PB XIV Purboyo tiba dengan mobil Mitsubishi Pajero berwarna putih sekitar pukul 11.05 WIB. Ditemani sejumlah kerabat dan abdi dalem, ia memilih lokasi salat di area belakang imam.

Keduanya menjalankan ibadah dengan tertib, tanpa menunjukkan interaksi satu sama lain, dan berbaur dengan jemaah umum yang memenuhi masjid warisan Keraton Surakarta.

Baca Juga :  Ketersediaan Media Lengkap Maple Leafs | Pra Pertandingan vs Penguin Pittsburgh | 23 Desember 2025

Usai beribadah, Purboyo keluar terlebih dahulu dari musala. Ia kemudian menuju Kantor Takmir di Masjidil Haram didampingi Ketua Takmir dan Penghulu Tafsir Anom, KRT Muhammad Muhtarom, untuk bersilaturahmi dan berdiskusi tentang teks sejarah.

Saya baru saja membahas teks sejarah. Saya masih muda, jadi saya harus banyak belajar. Intinya kalau niatnya baik, maka hasilnya juga bagus, kata Purboyo.

Sementara itu, Hangabehi segera meninggalkan masjid dengan berjalan kaki. Ia memilih tidak mampir ke kantor takmir karena sudah melakukan kunjungan serupa pada pekan sebelumnya.

Baca Juga :  Stoke City 2-1 Swansea City: Ben Pearson mencetak gol langka saat Potters mengakhiri kekalahan beruntun mereka

Saat ditanya soal penobatan adiknya menjadi raja beberapa hari lalu, Hangabehi enggan berkomentar.

“Saya baru mau melaksanakan ibadah Jumat. Saya belum mau berkomentar apa-apa, mohon maaf,” ujarnya singkat.

Kedua sosok tersebut kemudian meninggalkan kawasan Masjidil Haram tanpa insiden, sementara jamaah yang hadir melanjutkan aktivitasnya masing-masing.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru