Keributan hebat! Turis Muda Meninggal di Bali Diduga Keracunan Kutu Busuk

Kamis, 20 November 2025 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keributan hebat! Turis Muda Meninggal di Bali Diduga Keracunan Kutu Busuk

i

Keributan hebat! Turis Muda Meninggal di Bali Diduga Keracunan Kutu Busuk

– Turis muda asal Tiongkok, Deqing Zhuoga, ditemukan tewas di salah satu hostel murah di Bali. Penyebab kematiannya diduga karena keracunan kutu busuk.

Menurut laporan New York Post, 10 turis lainnya dirawat di rumah sakit karena serangan kutu busuk. Sebelum jatuh sakit, korban dilaporkan mengalami muntah-muntah hebat, demam, menggigil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kasus Zhuoga, setelah serangan gejala yang menakutkan, dia ditemukan tidak sadarkan diri di tempat tidurnya dan dinyatakan meninggal pada tanggal 2 September 2025.

Baca Juga :  KPK Soroti Peran Putra Gubernur Kalbar dalam Kasus Korupsi Jalan Mempawah

Laporan Daily Mail mengungkap turis asal China itu menghembuskan nafas terakhirnya di setengah tempat tidur, korban ditemukan hanya mengenakan kemeja berwarna biru yang tidak dikancing.

Teman sekamar korban, Leila Li dikabarkan dirawat di rumah sakit selama lima hari. Li baru mengetahui sahabatnya telah meninggal setelah dia diizinkan pulang.

“Dia terlalu sakit untuk bergerak atau meminta bantuan, berbaring di tempat tidur sambil muntah-muntah saat berjalan, sementara tamu lain berebut mencari pertolongan,” kata Li kepada Daily Mail, dikutip Kamis (20/11/2025).

Baca Juga :  Pemilik pasar dekat Mattapan Square didakwa melakukan penipuan SNAP, menjual beras yang dimaksudkan untuk disumbangkan kepada anak-anak kelaparan

“Saya pribadi berhasil meminta pertolongan, dan dibawa ke klinik sebanyak 3 kali hingga akhirnya memanggil ambulans untuk dibawa ke rumah sakit. Sesampainya di rumah sakit, saya mengirimkan pesan ke Zhouga, namun pesan tersebut tidak pernah terbalas hingga saat ini,” tambah Li.

Berbicara mengenai korban ‘keracunan’ kutu busuk, selain Li dan Zhouga, ada juga Melanie Irene dan Alisa Kokonozi dari Jerman; lalu turis Arab Saudi bernama Alahmadi Yousef Mohammed; Tamu Filipina Cana Clifford Jay; kepada turis Tiongkok lainnya bernama Leslie Zhoa.

Baca Juga :  Paus raksasa ini memakan hingga 202 cumi dalam sehari

Penyelidikan lebih lanjut kini masih dilakukan, termasuk pengecekan asrama. Sampai saat ini, penyebab kematian yang dilaporkan adalah gastroenteritis akut dan syok hipovolemik. Namun, asal muasal keracunan masih belum dapat dikonfirmasi.

Di sisi lain, Li mengaku malam sebelumnya dia melihat kamar sebelahnya ditutup dan dikarantina setelah membasmi kutu busuk. Jadi, ada dugaan wisatawan sakit karena keracunan pestisida

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia