Wali Nanggroe Tekankan Data sebagai Fondasi Penanganan Masalah Sosial di Aceh

Rabu, 19 November 2025 - 05:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Nanggroe Tekankan Data sebagai Fondasi Penanganan Masalah Sosial di Aceh

i

Wali Nanggroe Tekankan Data sebagai Fondasi Penanganan Masalah Sosial di Aceh

BANDASAPULUAH.COM – Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar, Wali Nanggroe Aceh bersama Dinas Sosial Aceh menekankan pentingnya penerapan Satu Data Aceh sebagai kunci penanganan berbagai permasalahan kesejahteraan sosial. Komitmen tersebut muncul dalam audiensi resmi yang berlangsung di Meuligoe Wali Nanggroe Aceh, Selasa 18 November 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Dinas Sosial Aceh menjelaskan sejumlah program prioritas yang meliputi bidang Perlindungan Sosial, Rehabilitasi Sosial, Pemberdayaan Sosial, Penanganan Fakir Miskin, dan Penanggulangan Bencana. Program ini diwujudkan melalui layanan bantuan sosial, pemutakhiran data kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, penanganan darurat bencana, dan rehabilitasi kelompok rentan.

Baca Juga :  Kementerian Sosial akan memberikan santunan kepada korban banjir Sumatera yang meninggal dunia dan mengalami luka berat sebesar itu

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Audiensi ini juga dihadiri oleh para kepala seksi dan kepala lembaga UPTD Dinas Sosial Aceh, serta unsur pilar sosial Aceh yaitu TAGANA, TKSK, Karang Taruna, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Pelopor Perdamaian, Program Keluarga Harapan (PKH), dan LKKS Aceh. Kehadiran mereka menekankan pentingnya kolaborasi lintas elemen untuk memperkuat integrasi data, mempercepat respons lapangan, dan meningkatkan efektivitas layanan sosial.

Salah satu agenda utamanya adalah finalisasi Sistem Akses Perlindungan Sosial Aceh (ASPAS), sebuah platform terintegrasi yang akan mengintegrasikan seluruh layanan perlindungan sosial berdasarkan satu identitas Aceh Social ID (ASID). Melalui sistem ini, masyarakat dapat mengecek bantuan, menyampaikan permintaan layanan, dan memantau proses distribusi secara digital dan transparan.

Baca Juga :  Anggota BlueCross di Tennessee didesak untuk bertindak setelah pelanggaran data mengungkap informasi pribadi

Wali Nanggroe Aceh, Tgk. Malik Mahmud Al Haythar menegaskan, koordinasi lintas sektor menjadi faktor kunci keberhasilan pelayanan sosial.

“Satu Data menjadi landasan penanganan permasalahan sosial secara lebih terukur, efektif dan berpihak pada masyarakat yang membutuhkan,” kata Wali Nanggroe.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Aceh Chaidir menyampaikan komitmen pihaknya untuk memperkuat integrasi data dan menindaklanjuti arahan Wali Nanggroe, termasuk pembentukan One Stop Service (OSS) sebagai pusat pelayanan sosial terpadu yang mudah diakses masyarakat.

Baca Juga :  KSAD Maruli meminta media tidak membeberkan kekurangan pemerintah dalam penanganan bencana Sumatera

“Dinas Sosial akan menindaklanjuti arahan Yang Mulia Wali Nanggroe, termasuk mendorong dukungan berbagai pihak agar integrasi data sosial Aceh berjalan maksimal,” tegas Chaidir.

Rapat dengar pendapat ditutup dengan penegasan bersama bahwa penguatan Satu Data Aceh dan pengembangan ASPAS merupakan langkah strategis menuju transformasi pelayanan sosial Aceh menjadi lebih modern, terintegrasi dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. ()

Agensi Digital JetMedia

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru