Minang Diaspora, UNAND, dan Wardah Group Bersinergi Majukan Pendidikan dan SDM Minang

Jumat, 15 Agustus 2025 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDASAPULUAH.COM – Universitas Andalas (UNAND), Minang Diaspora Network-Global (MDN-G), dan Wardah Group sepakat membangun sinergi untuk memajukan pendidikan serta sumber daya manusia (SDM) Minangkabau.

Kesepahaman ini terjalin dalam pertemuan yang berlangsung pada Jumat (15/8/2025) di kediaman Owner Wardah Paragon Group, DR (HC) Nurhayati Subakat.

Dalam rombongan Unand hadir Rektor Dr. Efa Yonnedi, Wakil Rektor Dr. Hefrizal Handra, dan Sekretaris Unand Dr. Aidinil Zetra, MA, yang didampingi Presiden MDN-G Prof. Dr. Fasli Jalal, Direktur Eksekutif MDN-G Burmalis Ilyas, serta Wakil Bendahara MDN-G Mulyeni.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada awal pertemuan, Rektor Unand Efa Yonnedi menyampaikan apresiasi kepada Nurhayati Subakat atas dukungan yang diberikan selama pandemi Covid-19, berupa bantuan alat PCR untuk RS Unand, alat pelindung diri (APD), dan beasiswa bagi mahasiswa yang disalurkan melalui MDN-G maupun langsung dari Wardah/Paragon.

Wardah juga tercatat pernah memberikan donasi sebesar Rp3 miliar untuk penanganan Covid-19 di Sumatera Barat. Selain itu, Wardah juga sebar donasi sebesar Rp40 Miliar untuk bantu atasi pandemi Corona COVID-19

Baca Juga :  Ubur-Ubur Lele, Kita Baru Saja Mengesahkan KUHAP...

Efa Yonnedi memaparkan, sejumlah peluang kerja sama, mulai dari program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu yang diperkuat melalui dana abadi Unand, kolaborasi riset kosmetik dan program magang mahasiswa di Paragon, hingga pengembangan UMKM dan nagari.

Selain itu, kata dia, Unand juga mendorong penggalangan wakaf produktif dan zakat yang dialokasikan untuk beasiswa.

Saat ini UNAND telah memiliki dana abadi sebesar Rp32 miliar hasil efisiensi anggaran kas universitas, dan diharapkan dukungan para donatur, termasuk dari Nurhayati Subakat, dapat memperluas manfaat program ini.

Efa Yonnedi menegaskan, universitas yang dipimpinnya memiliki reputasi nasional dan internasional, dengan mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara, terutama dari ASEAN dan Afrika.

Menurutnya, kemitraan dengan diaspora Minang berpotensi besar menghadirkan akses jaringan global, pertukaran pengetahuan, dan peluang riset yang saling menguntungkan.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat melahirkan beasiswa diaspora, pertukaran pengetahuan, serta workshop bersama pakar luar negeri untuk memperkuat identitas, warisan, dan daya saing SDM Minang,” kata Efa.

Nurhayati Subakat menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan kesediaannya untuk berkontribusi pada program dana abadi Unand.

Baca Juga :  Barlius Paparkan Tantangan dan Terobosan Pendidikan Sumbar di Forum Diaspora Minang Sedunia

Sebelumnya, melalui Paragon Technology and Innovation, ia telah memberikan dana abadi sebesar Rp52 miliar untuk ITB dan Rp50 miliar untuk UI.

Ia berharap Unand mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, serta memiliki keterampilan dalam bidang kewirausahaan, ekonomi, peternakan, perikanan, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta kecerdasan buatan (AI).

“Saya percaya, dengan sinergi yang tepat, kita bisa melahirkan anak-anak muda Minang yang kreatif, inovatif, dan siap membawa nama baik daerah di kancah dunia,” katanya

Sebagai bentuk dukungan, Paragon akan menjajaki kolaborasi melalui program Mini MBA untuk pelatihan kewirausahaan bagi mahasiswa Unand.

Nurhayati juga membuka peluang kerja bagi lulusan Unand yang cerdas, berintegritas, dan profesional.

Ia mencontohkan sosok Devid, calon mahasiswa ITB dari keluarga kurang mampu yang pernah dibantu Paragon hingga dijemput langsung oleh Rektor ITB sebagai bentuk kepercayaan pada potensi SDM.

Presiden MDN-G Prof. Dr. Fasli Jalal menyatakan dukungan penuh terhadap rencana kolaborasi ini.

Ia mendorong Unand menjalin kerja sama dengan INS Kayutanam dalam program kewirausahaan, perikanan, dan peternakan.

Baca Juga :  Hasril Chaniago Ungkap Kiprah Tokoh Minang di Forum Minang Sedunia

Fasli mengapresiasi kontribusi Nurhayati yang telah membangun 54 kamar dan fasilitas lain di INS, sehingga 90 persen lulusannya diterima di perguruan tinggi negeri.

Dukungan lain juga datang dari H. Yendra Fahmi yang memberikan bantuan sebesar Rp300 juta.

Dalam kesempatan itu, Bendahara MDN-G Mulyeni melaporkan bahwa program beasiswa MDN-G berjalan baik berkat dukungan dari Nurhayati dan para tokoh Minang lainnya di dalam maupun luar negeri.

Direktur Eksekutif MDN-G Burmalis Ilyas turut mengapresiasi langkah Rektor UNAND yang aktif membangun jejaring dengan diaspora Minang.

Menurutnya, keteladanan filantropi Nurhayati Subakat patut ditiru dan diperluas agar manfaatnya semakin besar bagi masyarakat Minangkabau dan Indonesia.

Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat program beasiswa dan dana abadi, riset aplikatif, program magang, serta pelatihan kewirausahaan yang menjangkau kampus, UMKM, dan nagari.

Sinergi antara Unand, MDN-G, dan Wardah diharapkan mampu melahirkan SDM Minang yang unggul, berkarakter, dan berdaya cipta demi kemajuan Sumatera Barat dan komunitas Minang di seluruh dunia.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru