Ahman Nurdin: Dinamika Munas VI PKPS Tunjukkan Semangat Demokrasi Perantau

Senin, 30 Juni 2025 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDASAPULUAH.COM – Musyawarah Nasional VI Perkumpulan Keluarga Pesisir Selatan (PKPS) yang digelar pada 28–29 Juni 2025 di Jakarta, tak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga panggung nyata demokrasi yang hidup di tengah komunitas perantau.

Suasana sidang yang berlangsung selama dua hari dipenuhi dengan dinamika adu argumentasi dari para peserta, khususnya para utusan dari Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dan Dewan Pengurus Daerah (DPD) yang hadir dari berbagai penjuru Indonesia.

Wakil Sekretaris Organizing Committee (OC) Munas VI PKPS, Ahman Nurdin menyebut bahwa dinamika tersebut merupakan cerminan dari semangat dan kepedulian para perantau terhadap keberlanjutan organisasi PKPS.

Ia mengaku menyaksikan langsung bagaimana berbagai pendapat, usulan, hingga perdebatan tajam bermunculan dalam forum, namun tetap dilandasi oleh rasa saling menghargai dan tujuan yang sama: membesarkan PKPS dan membangun Pesisir Selatan.

“Di dalam arena sidang, kita melihat bagaimana para utusan DPW dan DPD begitu semangat menyampaikan gagasan dan mempertahankan argumen masing-masing. Ini menunjukkan bahwa PKPS adalah organisasi yang hidup, dan dihuni oleh kader-kader yang kritis dan bertanggung jawab,” ujar Ahman, saat dimintai keterangan usai penutupan Munas.

Baca Juga :  XVI Provinsi Sumbar Resmi Dimulai, Kabupaten Solok Menjadi Tuan Rumah Cabor Karate

Meski forum berlangsung dengan tensi tinggi di beberapa sesi, namun suasana tetap terjaga dalam semangat kekeluargaan. Hal ini, menurut Ahman, tidak terlepas dari peran penting pimpinan sidang yang dipilih oleh peserta Munas dari unsur DPP, DPW, dan DPD.

Pimpinan sidang dinilai memiliki kepiawaian dalam merespons dinamika yang muncul, menjaga jalannya forum, dan menyatukan berbagai pandangan menjadi keputusan bersama.

“Tanpa kemampuan pimpinan sidang yang begitu sigap dan bijak, forum bisa saja berjalan alot atau bahkan tidak produktif. Tapi yang terjadi justru sebaliknya — mereka berhasil menyinkronkan berbagai pendapat dan merumuskan keputusan yang bisa diterima oleh semua pihak,” tambah Ahman.

Baca Juga :  Zulhendri Chaniago Silahturahmi dengan Puluhan Perantau Pessel di Padang

Ia juga menyebut bahwa keberhasilan mengelola dinamika dalam Munas ini harus menjadi inspirasi dalam perjalanan PKPS ke depan. Demokrasi yang terbuka, sehat, dan tetap dalam bingkai persatuan harus terus dirawat di setiap tingkatan organisasi.

Dengan berakhirnya Munas VI dan terpilihnya kepemimpinan baru, Ahman berharap seluruh elemen PKPS tetap menjaga semangat musyawarah, solidaritas, dan gotong royong.

“Apa yang terjadi di Munas ini adalah bukti bahwa kita mampu bersatu dalam perbedaan, dan itu adalah kekuatan utama PKPS sebagai rumah besar perantau Pesisir Selatan,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru