Tutup Festival Seni dan Budaya, Wabup Risnaldi Tegaskan Komitmen Pemkab Perkuat Warisan Leluhur

Senin, 17 November 2025 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDASAPULUAH.COM – Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam memperkuat dan melestarikan warisan leluhur saat menutup Festival Seni dan Budaya sekaligus meresmikan Sanggar Salibu Boneh di Nagari Limau Gadang Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Senin (17/11/2025).

Festival yang mengusung tema “Harmonisasi Budaya dan Alam, Mambangkik Batang Tarandam, Manjapuik nan Tatingga” itu berlangsung meriah selama dua hari, Minggu hingga Senin (16–17/11/2025).

Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim saat memberikan sambutan

Dalam sambutannya, Wabup Risnaldi menegaskan bahwa pembangunan kebudayaan merupakan fondasi penting dalam memajukan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai kemajuan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi dari kemampuan masyarakat menjaga nilai, tradisi, dan identitas di tengah perkembangan zaman.

“Festival budaya seperti ini memiliki makna yang sangat penting. Setidaknya ada tiga poin utama: pelestarian nilai dan tradisi, penguatan ekonomi masyarakat, serta pemersatu sosial,” ujar Risnaldi.

Baca Juga :  Ini Alasan Ali Tanjung Mundur dalam Pencalonan Ketua DPC Partai Demokrat Pessel

Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga warisan budaya, sekaligus memanfaatkan event seni untuk mendorong UMKM, kuliner, kerajinan, dan pariwisata lokal.

“Generasi muda harus tahu dari mana mereka berasal. Merekalah pewaris dan penjaga budaya nagari. Dan yang paling penting, budaya menyatukan kita di atas segala perbedaan,” katanya.

Ia pun menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menguatkan agenda budaya agar menjadi event tahunan dalam kalender pariwisata Pesisir Selatan.

“Kita ingin Lumpo menjadi salah satu pusat kegiatan seni dan budaya yang mampu menarik perhatian di tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional,” tutupnya.

Sementara itu ,Darmantos dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari dan sekaligus menjadi momentum peresmian Sanggar Salibu Boneh.

Sanggar tersebut telah berdiri sejak 2018 dan selama tujuh tahun telah mengikuti berbagai kegiatan di luar Kecamatan IV Jurai.

Baca Juga :  Respon Keresahan Publik, Pemkab Pessel Luruskan Isu Bangunan Mirip Klenteng di Kawasan Mandeh

“Dengan prestasi demi prestasi yang telah diraih, itulah dasar bagi pemerintah nagari mendorong legalitas sanggar ini. Empat bulan lalu, sanggar sudah diaktakan secara notaris,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa acara ini juga menjadi wadah melestarikan berbagai kesenian yang ada di Nagari Limau Gadang Lumpo.

“Kami berharap sanggar ini menjadi perhatian bersama, baik pemerintah nagari hingga pemerintah daerah. Mohon binaan agar seni budaya khususnya di Limau Gadang dan Pessel umumnya dapat terus dilestarikan,” ujarnya.

Anggota DPRD Pessel Hanafi Herman mengapresiasi pelaksanaan festival ini dan mendorong agar kegiatan budaya mendapat dukungan bersama, baik dari Pemkab, kecamatan, maupun nagari.

“Kepada sanggar, insyaallah akan terus kita perhatikan. Karena ini juga dapil saya, tentu ada tanggung jawab moral. Jika APBD kembali normal, dana pokir saya siap diarahkan untuk sanggar dalam bentuk hibah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Gawat, Perempuan Diduga Pemandu Karaoke di Pessel Diarak ke Laut dan Nyaris Ditelanjangi Warga

Seniman Minang yang juga Anggota DPRD Pesisir Selatan, Andra Respati juga memberikan apresiasi atas peresmian sanggar tersebut.

Ia menegaskan, budaya adalah jati diri bangsa dan harus dijaga bersama.

“Budaya adalah identitas kita. Jika itu hilang, maka hilanglah jati diri kita sebagai orang Minangkabau,” ujarnya.

“Dengan diresmikannya sanggar ini, saya berharap Salibu Boneh semakin dikenal, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga di tingkat provinsi dan nasional,” katanya menambahkan.

Dalam kesempatan itu, Andra menyatakan komitmennya untuk berkolaborasi dengan Sanggar Selibu Boneh dalam berbagai karya seni.

“Saya sedang mempersiapkan video klip untuk lagu Minang terbaru saya. Insyaallah, saya ingin Sanggar Selibu Boneh terlibat mengisi visual dalam video klip tersebut. Semoga kolaborasi ini bisa mengangkat seni budaya Lumpo ke panggung yang lebih luas,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Risnaldi Tegaskan Bantuan Bencana Jangan Ditahan, Segera Salurkan ke Masyarakat
Menembak Pessel Raih 1 Emas dan 2 Perak di Porprov XVI Sumbar 2026
Ringankan Beban Warga, Ketua GOW Pessel Serahkan Bantuan Kursi Roda di Ranah Pesisir
Wabup Risnaldi Pimpin Rapat Evaluasi Pilwana, Pastikan Tahapan Berjalan Sesuai Juknis
Buka Bimtek Jitupasna, Wabup Risnaldi Minta OPD Perkuat Kapasitas dan Kesiapsiagaan
Tutup Rakernas I PKPS, Wabup Risnaldi Ajak Perantau Bersinergi Bangun Pesisir Selatan
Sapi Pesisir Jadi Prioritas, Kecamatan Sutera Disiapkan Sebagai Pusat Pengembangan 
Pemkab Pessel Sudah Anggarkan Jembatan Luhung di Tahun 2025, Tertunda Karena Kondisi Fiskal

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Wabup Risnaldi Tegaskan Bantuan Bencana Jangan Ditahan, Segera Salurkan ke Masyarakat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Menembak Pessel Raih 1 Emas dan 2 Perak di Porprov XVI Sumbar 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Ringankan Beban Warga, Ketua GOW Pessel Serahkan Bantuan Kursi Roda di Ranah Pesisir

Senin, 28 September 2026 - 00:14 WIB

Wabup Risnaldi Pimpin Rapat Evaluasi Pilwana, Pastikan Tahapan Berjalan Sesuai Juknis

Selasa, 22 September 2026 - 11:06 WIB

Buka Bimtek Jitupasna, Wabup Risnaldi Minta OPD Perkuat Kapasitas dan Kesiapsiagaan

Berita Terbaru