BANDASAPULUAH.COM – Universitas Andalas (UNAND) memperkuat upaya pencegahan kekerasan di lingkungan kampus melalui pelantikan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) periode 2026–2028, Jumat (30/10/2026).
Dalam kesempatan yang sama, UNAND juga melantik pejabat struktural dan fungsional. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat integritas, meningkatkan pelayanan, dan menciptakan lingkungan kampus yang aman.
Rektor UNAND Dr. Efa Yonnedi, S.E., MPPM., Akt., menegaskan pentingnya tanggung jawab dan kerja nyata dalam menjalankan amanah. Menurutnya, setiap pejabat dan anggota Satgas PPK memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan warga kampus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jabatan adalah amanah, bukan sekedar jabatan. Jabatan adalah kesempatan untuk memberikan manfaat, bukan sekedar mencari kehormatan,” ujarnya.
Satgas PPK Perkuat Perlindungan Warga Kampus
Rektor menegaskan bahwa integritas harus tercermin dalam upaya melindungi warga kampus. Perlindungan tersebut mencakup pencegahan kekerasan, pelecehan, perundungan, diskriminasi, dan penyalahgunaan kekuasaan.
Karena itu, ia meminta Satgas PPK memperkuat edukasi dan langkah pencegahan. Satgas juga perlu membangun sistem pelaporan yang aman dan mudah diakses.
Selain itu, setiap laporan harus mendapat penanganan secara profesional, objektif, adil, dan penuh empati. Rektor turut menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan laporan serta menghormati hak semua pihak.
Melalui langkah tersebut, UNAND berharap warga kampus merasa aman saat menjalani kegiatan akademik maupun aktivitas lainnya. Lingkungan yang aman juga mendukung proses belajar dan bekerja secara optimal.
Rektor Dorong Pelayanan Kampus Lebih Baik
Selain menyoroti perlindungan warga kampus, Efa Yonnedi meminta pejabat struktural meningkatkan kualitas pelayanan. Ia secara khusus mendorong kepala subdirektorat dan kepala bagian agar aktif memahami persoalan serta mencari solusi.
Menurutnya, pimpinan perlu membangun komunikasi dengan jajaran dan memberikan keteladanan. Etika serta kepedulian terhadap tim juga menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas.
Peningkatan pelayanan dapat dimulai melalui langkah sederhana. Misalnya, mempercepat penyelesaian surat, menyederhanakan prosedur, memperbaiki sistem informasi, dan mengurangi pekerjaan berulang.
Sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH), UNAND juga perlu memperkuat profesionalisme, kemandirian, dan akuntabilitas. Pemanfaatan teknologi digital harus mempermudah layanan bagi mahasiswa serta meningkatkan efektivitas kerja dosen dan tenaga kependidikan.
Sementara itu, pejabat fungsional perlu meningkatkan kompetensi sesuai bidang keahlian. Mereka juga harus mengikuti perkembangan teknologi dan perubahan peraturan agar dapat memberikan kontribusi optimal.
Daftar Pejabat Struktural yang Dilantik
Dalam kegiatan tersebut, UNAND melantik 17 pejabat struktural dan fungsional yang bertugas di berbagai unit universitas.
- Yuerlita, S.Si., M.Si., Ph.D. — Kasubdit Pengembangan Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran, Direktorat Pendidikan dan Pembelajaran.
- Ali Armon, S.E. — Kasubdit Umum dan Rumah Tangga, Direktorat Jenderal dan Pengelolaan Aset.
- Hendra Yulianto, S.T. — Kepala Bagian Rumah Tangga, Direktorat Jenderal dan Pengelolaan Aset.
- Masrifah Aini, S.S. — Kepala Bagian Administrasi Pelayanan Internasional.
- Azmaineti Fadila, S.IP., M.AP. — Kepala Seksi Pengembangan Bentuk Pembelajaran dan Internasionalisasi Pendidikan, Direktorat Pendidikan dan Pembelajaran.
- Sari Dewi Hidayani, S.E., M.M. — Kepala Bagian Humas dan Protokol, Sekretaris Universitas.
- Sri Mitrawati, S.Kes. — Kepala Seksi Pembentukan Usaha dan Unit Usaha, Direktorat Pembinaan Usaha dan Unit Usaha.
- Hari Abrian, S.Kom., M.Cio. — Kepala Seksi Pusat Data, Sistem dan Analisis Data, Direktorat Teknologi Informasi.
- Yusmaini, A.Md. — Kepala Seksi Penerangan, Pelayanan dan Pemanfaatan Arsip, Kantor Tata Usaha dan Kearsipan.
- Vivi Irawati, S.Kom., M.Kom. — Kepala Bagian Administrasi Umum Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
- Iffa Sulastri, A.Md. — Kepala Bagian Keuangan dan Aset Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
- Hasnul Fuad Eldhawan, S.AP. — Kepala Bagian Administrasi Umum Fakultas Kesehatan Masyarakat.
- Eka Suryani, S.H., M.Si. — Kepala Bagian Pelayanan Hukum dan Organisasi, Sekretaris Universitas.
- Eriyontoni, S.T. — Kepala Bagian Perencanaan Strategis dan Penetapan Kinerja, Direktorat Perencanaan dan Pengembangan.
- Aminah Elvina, S.Pd., M.Hum. — Kepala Bagian Anggaran Tahunan dan Perencanaan Kerja, Direktorat Perencanaan dan Pembangunan.
- Rina Mayang Sari, S.E. — Kepala Seksi Evaluasi Anggaran, Direktorat Perencanaan dan Pembangunan.
- Irfandi, A.Md. — Kepala Seksi Pembangunan Fisik dan Nonfisik, Direktorat Perencanaan dan Pembangunan.
Daftar Anggota Satgas PPK Periode 2026–2028
UNAND juga melantik anggota Satgas PPK yang berasal dari unsur dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan pelajar.
Unsur Dosen:
- Noverika Windasari, Sp.FM.
- Febby Apri Wenando, M.Eng., Ph.D.
- Vivi Amalia, M.Psi., Psikolog.
- Zimtya Zora. Z, S.H., M.H.
- Yerri Satria Putra, S.S., M.A., CIIQA.
Kependidikan:
- Eka Suryani, S.H., M.Si.
- Azmaineti Fadila, S.IP., M.AP.
Mahasiswa dan pelajar:
- Nasywa Putri Chaira — Mahasiswa.
- Safira Salsabila — Mahasiswa.
- Jordan Rifandani Fanis Bocane — Pelajar.
- Rafi Nanda Yovinal — Mahasiswa.
- Intan Deora Doriska — Mahasiswa.
- Chairani Mencintai — Mahasiswa.
UNAND Siapkan Program Menuju 2027
Menjelang 2027, Rektor mengajak seluruh pimpinan unit menyusun program yang tepat sasaran, realistis, dan terukur. Ia juga meminta setiap unit menggunakan anggaran secara bertanggung jawab.
Dengan demikian, setiap program harus memiliki hasil yang jelas dan dapat dievaluasi. Langkah tersebut diharapkan memperkuat tata kelola universitas sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga kampus.
Dalam kegiatan tersebut, UNAND juga memberikan penghargaan kepada pejabat struktural yang memasuki masa pensiun. Universitas turut mengapresiasi anggota Satgas PPK periode 2024–2026 atas dedikasi dan pengabdian mereka.
Melalui pelantikan ini, UNAND menegaskan komitmennya untuk membangun tata kelola yang berintegritas sekaligus menghadirkan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan mendukung kegiatan akademik.








Komentar