BANDASAPULUAH.COM –
Lamongan (beritajatim.com) – Provinsi Jawa Timur kini berusia 81 tahun. Perjalanan panjang dan jejak pemerintahan Jawa Timur telah tercatat selama berabad-abad, ketika berbagai kerajaan tumbuh dan berkembang di Pulau Jawa bagian timur.
Jejak awal pemerintahan ini salah satunya tercatat dalam Prasasti Dinoyo tahun 781 Masehi. Memasuki abad ke-10, Jawa Timur berkembang menjadi pusat kekuasaan sejumlah kerajaan, yang turut meletakkan landasan pemerintahan dan struktur daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Perkembangan pemerintahan semakin terlihat pada abad ke-13, ketika struktur yang terdiri dari pusat kerajaan (kraton), nagara (provinsi), watek (kabupaten), dan wanua (desa) diakui. Struktur ini merupakan bagian dari perjalanan panjang terbentuknya sistem pemerintahan di Jawa Timur.
Pada masa Mataram Islam, wilayah Jawa Timur dikenal dengan nama Bang Wetan. Memasuki masa kolonial, pemerintah Hindia Belanda kemudian membentuk Pemerintahan Provinsi Jawa Timur pada tahun 1929 sebagai bagian dari intensifikasi penyelenggaraan pemerintahan.
Babak baru dimulai setelah Indonesia memproklamirkan kemerdekaan. Pada tanggal 19 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) menetapkan pembentukan provinsi-provinsi di Indonesia beserta gubernurnya.
RMT Soerjo diangkat sebagai Gubernur Jawa Timur pertama dan dilantik pada tanggal 5 September 1945. Setelah menyelesaikan tugasnya di Bojonegoro, ia kemudian pindah ke Surabaya pada tanggal 12 Oktober 1945. Tanggal tersebut menandai dimulainya mekanisme pemerintahan Provinsi Jawa Timur dan ditetapkan sebagai dasar peringatan Hari Jadi Jawa Timur.
Kini, 81 tahun setelah terbentuknya pemerintahan provinsi di masa kemerdekaan, Jawa Timur melanjutkan perjalanan pembangunannya dengan mengusung tema “Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan”.
Pada Upacara HUT ke-81 Provinsi Jawa Timur di Lamongan, Senin (10/12/2026), Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang bertindak sebagai inspektur upacara menyampaikan sambutan utama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
Dalam pidatonya, usia 81 tahun dimaknai sebagai perjalanan panjang yang dibangun melalui perjuangan, kerja keras, dan dedikasi lintas generasi. Capaian pembangunan yang telah dicapai memberikan landasan bagi peningkatan daya saing, mendorong inovasi dan memperkuat transformasi di berbagai sektor.
“81 tahun merupakan perjalanan panjang yang dibangun melalui kerja keras dan dedikasi lintas generasi,” demikian pidato Gubernur yang dibacakan pada upacara tersebut.
Perjalanan panjang Jatim, lanjutnya, harus terus diarahkan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata. Pendidikan yang berkualitas, kesempatan kerja bagi generasi muda, dan kemampuan menghasilkan lapangan kerja yang mampu menembus pasar dunia merupakan bagian dari aspirasi pembangunan masa depan.
“Jawa Timur tidak boleh ketinggalan. Pak Gubernur mengajak kita semua untuk bersatu padu, agar semakin banyak keluarga yang hidup sejahtera, anak-anak mendapat pendidikan yang baik, dan generasi muda mendapat ruang untuk berkarya,” kata Yuhronur.
Peringatan HUT Jawa Timur ke-81 menjadi momentum untuk menengok kembali perjalanan sejarah sekaligus memperkuat komitmen untuk terus melanjutkan pembangunan. Dari jejak pemerintahan kerajaan hingga terbentuknya provinsi di era kemerdekaan, Jawa Timur diharapkan terus tumbuh menjadi daerah yang unggul, berdaya saing dan mampu membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. (palsu/aje)
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency



Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyerahkan secara simbolis bantuan seragam kepada siswa SMA usai upacara peringatan HUT Ke-27 Provinsi Papua Barat di Manokwari, Senin (12/10/2026). ANTARA/Fransiskus Salu Weking" width="225" height="129" />


Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyerahkan secara simbolis bantuan seragam kepada siswa SMA usai upacara peringatan HUT Ke-27 Provinsi Papua Barat di Manokwari, Senin (12/10/2026). ANTARA/Fransiskus Salu Weking" width="129" height="85" />