Kualitas Udara Sulsel Memburuk! BMKG Ungkap Asap Kebakaran Hutan dan Lahan Kalimantan Jadi Pemicunya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kualitas Udara Sulsel Memburuk! BMKG Ungkap Asap Kebakaran Hutan dan Lahan Kalimantan Jadi Pemicunya – Wama News oleh Wama Media

i

Kualitas Udara Sulsel Memburuk! BMKG Ungkap Asap Kebakaran Hutan dan Lahan Kalimantan Jadi Pemicunya – Wama News oleh Wama Media

BANDASAPULUAH.COM – Kualitas udara di Kota Makassar dan sekitarnya dilaporkan memburuk dalam beberapa hari terakhir. Konsentrasi partikel halus PM2.5 terpantau berada pada kategori tidak sehat hingga sedang.

Berdasarkan data BMKG, angka PM2,5 di wilayah pemantauan Maros pada Sabtu (3/10/2026) tercatat sebesar 55,7 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Angka tersebut sudah melampaui ambang batas aman bagi kesehatan.

Prakiraan cuaca dari Balai Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar Asriani Idrus membenarkan kondisi tersebut. Ia mengatakan kualitas udara buruk, terutama di Maros dan Makassar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi sudah berapa hari dipantau kualitasnya untuk indikator PM2.5 di Maros dan sekitarnya, termasuk Makassar, masuk kategori tidak sehat hingga sedang,” kata Asriani, Sabtu (3/10).

Baca Juga :  Bo Bichette beralih ke base kedua dan dikabarkan Alex Bregman

Asriani merinci, udara tidak sehat dominan terjadi pada malam hingga pagi hari. Puncak polusi terjadi pada pagi hari, tengah malam, dan sore hari.

“Tadi ini dipantau sampai jam 11. Nah, jam 12 sudah kembali,” ujarnya.

Dia menjelaskan, penyebab utama memburuknya kualitas udara adalah asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari luar Sulawesi. Asap tersebut terbawa angin menuju wilayah Sulawesi Selatan.

“Penyebabnya paling banyak adalah kebakaran, asap kebakaran hutan. Dilihat dari gambar peta sebarannya berada di Kalimantan Tengah,” jelas Asriani.

Baca Juga :  Perekonomian lokal yang terkait dengan Jalan Raya 2 khawatir bahwa kerusakan jalan akibat banjir dapat berlangsung berbulan-bulan

Berdasarkan pantauan Automatic Weather Station (AWS), angin di Sulawesi Selatan saat ini umumnya bertiup dari arah barat. Kondisi ini memudahkan asap kebakaran hutan dan lahan dari Kalimantan terbawa ke Makassar.

Selain dari arah barat, Asriani mengatakan asap juga berpotensi datang dari arah timur. Jika angin bertiup dari arah timur, sumber asap berasal dari kebakaran hutan dan lahan di Papua dan Maluku.

Jadi ada dua hal, kalau arahnya ke timur, asapnya bisa dari Papua, Maluku, sedangkan kalau angin tiba-tiba berubah arah dari barat, kemungkinan masuk Kalimantan, karena lebih dekat, jelasnya.

BBMKG memperkirakan kondisi udara tidak sehat akan terus berlanjut hingga beberapa hari ke depan. Sebab, titik panas di Kalimantan masih sangat kuat dan belum mereda.

Baca Juga :  Kapolda Babel Tinjau Kesiapan Personil dan Pelayanan Masyarakat di Polres Bangka Barat

“Mungkin beberapa hari ke depan masih sama, karena titik api di Kalimantan masih kuat sekali, belum surut,” pungkas Asriani.

Ia mengimbau warga mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama pada pagi hari hingga menjelang dini hari saat polusi berada pada titik tertinggi.

 

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gedang Lingping Poskam Ling Masuk 10 Besar Jogo Jatim
Dua SPGG Baru Beroperasi, Pelayanan MBG Perluas hingga Area 3 T
3 Drama Korea Terbaru Tayang Oktober 2026 di Netflix, Ada Genre Romantis hingga Medis
Update Rahasia Rilis Windows 11 26H2 174 KB dan Cara Installnya
Kemkomdigi Buka Ruang Pengaduan Masyarakat Terkait Perlindungan Kuota Internet
Praktek Deposit per Ompreng di MBG Kitchen Terungkap
Kondisi Terkini Aktivis KontraS Andrie Yunus, Korban Kekerasan Teror
Insentif SPPG Rp 2.000 per Porsi, BGN Perluas Layanan MBG dan Perketat Pengawasan Pasca Kasus Blora – wwb.co.id

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Kualitas Udara Sulsel Memburuk! BMKG Ungkap Asap Kebakaran Hutan dan Lahan Kalimantan Jadi Pemicunya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Gedang Lingping Poskam Ling Masuk 10 Besar Jogo Jatim

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:45 WIB

3 Drama Korea Terbaru Tayang Oktober 2026 di Netflix, Ada Genre Romantis hingga Medis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Update Rahasia Rilis Windows 11 26H2 174 KB dan Cara Installnya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Kemkomdigi Buka Ruang Pengaduan Masyarakat Terkait Perlindungan Kuota Internet

Berita Terbaru

Gedang Lingping Poskam Ling Masuk 10 Besar Jogo Jatim – SIDOARJO TERBARU

Nasional

Gedang Lingping Poskam Ling Masuk 10 Besar Jogo Jatim

Sabtu, 3 Okt 2026 - 22:57 WIB