BANDASAPULUAH.COM — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pesisir Selatan terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah dua cabang olahraga (cabor) pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026, yakni Sepak Takraw dan Catur.
Persiapan tersebut tidak hanya difokuskan pada kelancaran teknis pertandingan, tetapi juga pada pelayanan dan kenyamanan seluruh atlet, official serta pendukung kontingen yang datang ke Pesisir Selatan.
Ketua KONI Pesisir Selatan M Adli, mengatakan pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan maksimal agar pelaksanaan pertandingan dua cabor tersebut dapat berlangsung aman, tertib dan lancar.
“Kami di KONI Pessel siap melayani dengan sebaik-baiknya. Prinsipnya, kami ingin memastikan seluruh atlet, official, dan pendukung yang datang merasa aman, nyaman, dan pertandingannya berjalan lancar,” ujar Adli, Minggu (4/10/2026).
Menurutnya, menjadi tuan rumah Porprov bukan hanya persoalan menyiapkan lokasi pertandingan. Lebih dari itu, terdapat tanggung jawab untuk memastikan setiap peserta mendapatkan pengalaman yang baik selama berada di Pesisir Selatan.
Karena itu, KONI Pessel terus membangun koordinasi dengan panitia pelaksana, pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait. Koordinasi dilakukan untuk memastikan berbagai kebutuhan peserta selama mengikuti pertandingan di Pesisir Selatan dapat terpenuhi dengan baik.
Adli mengatakan kepercayaan yang diberikan kepada Pesisir Selatan untuk menjadi tuan rumah Sepak Takraw dan Catur merupakan kesempatan bagi daerah untuk menunjukkan kesiapan dalam menyelenggarakan ajang olahraga tingkat provinsi.
Selain itu, momentum tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperlihatkan keramahan masyarakat Pesisir Selatan kepada para kontingen dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
“Ini bukan sekadar tugas kepanitiaan. Ini momentum bagi kita untuk menunjukkan bahwa Pesisir Selatan mampu menjadi tuan rumah yang baik, ramah, dan memberikan kesan positif bagi seluruh peserta,” katanya.
Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan dapat menjaga suasana kompetisi tetap kondusif. Menurutnya, keberhasilan Porprov tidak hanya ditentukan oleh kelancaran teknis pertandingan, tetapi juga oleh terjaganya sportivitas, ketertiban dan rasa saling menghargai antarpeserta.
“Kita ingin semua pertandingan berjalan sportif, tertib, dan sukses. Lebih dari sekadar kompetisi, Porprov ini adalah ajang silaturahmi antar daerah dan wadah untuk melahirkan atlet-atlet terbaik yang akan mengharumkan nama Sumatera Barat,” ucapnya.






