Polemik NU Dampak 10 Tahun Dipaksa Dukung Jokowi

Senin, 24 November 2025 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polemik NU Dampak 10 Tahun Dipaksa Dukung Jokowi

i

Polemik NU Dampak 10 Tahun Dipaksa Dukung Jokowi

BANDASAPULUAH.COM -Peneliti politik dan media Buni Yani mengaku sama sekali tidak terkejut dengan gejolak di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU).

“NU terseret ke dalam politik praktis dan mendukung Joko Widodo yang kejam selama 10 tahun,” kata Buni Yani, dikutip dari akun Facebook pribadinya, Senin 24 November 2025.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Menurut Buni Yani, NU terseret ke wilayah yang tidak terlalu mendesak bagi kaum Nahdliyin yang sebagian besar masih tinggal di pedesaan dan berpendidikan rendah.

“NU sedang disuapi ide-ide pluralisme, inklusivitas, dan ide-ide aneh lainnya yang berasal dari Barat – yang jelas tidak mendesak bagi jemaah NU secara keseluruhan,” kata Buni Yani.

Baca Juga :  Pembaruan Cedera Minggu ke-15, Saran Awal 'Em/Sit' Em, Proyeksi Titik, dan Dampak Cuaca

Buni Yani menilai NU membutuhkan pendidikan modern, peningkatan kapasitas organisasi di bidang administrasi, pemberdayaan, kemandirian, dan hal-hal yang dapat meningkatkan taraf hidup kaum Nahdliyin.

Padahal, hal terakhir ini tidak ditanggapi serius oleh pengurus NU, pungkas Buni Yani.

Baca Juga :  Saat menguburkan suaminya, Richa Novisha memeluk erat foto Gary Iskak

Diketahui, nama Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya belakangan ramai diperbincangkan di masyarakat karena didesak mundur dari jabatan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Agensi Digital JetMedia

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru