Gempa berkekuatan M5,5 yang meluluhlantahkan Bangladesh merupakan gempa terkuat dalam 100 tahun terakhir

Minggu, 23 November 2025 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa berkekuatan M5,5 yang meluluhlantahkan Bangladesh merupakan gempa terkuat dalam 100 tahun terakhir

i

Gempa berkekuatan M5,5 yang meluluhlantahkan Bangladesh merupakan gempa terkuat dalam 100 tahun terakhir

BANDASAPULUAH.COM – Gempa berkekuatan 5,5 skala Richter yang mengguncang Bangladesh pada Jumat (21/11/2025) tercatat sebagai gempa terkuat dalam 100 tahun terakhir, menurut otoritas meteorologi setempat.

Guncangan yang meluluhlantahkan ibu kota Dhaka dan sekitarnya menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai ratusan warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Guncangan Terkuat dalam Satu Abad

Rubayet Kabir, pejabat Pusat Pengamatan dan Penelitian Gempa Bumi, Badan Meteorologi Bangladesh, membenarkan bahwa gempa berkekuatan M5,5 ini merupakan gempa terkuat yang dirasakan di Bangladesh selama lebih dari satu abad.

“Meski negara kita cukup sering mengalami gempa bumi, namun tidak ada gempa yang sekuat guncangan pada 21 November,” ujarnya.

Baca Juga :  Target perdagangan Utah Jazz yang paling mungkin selama musim perdagangan NBA

Bangladesh berada di wilayah yang rawan aktivitas seismik akibat pertemuan beberapa lempeng tektonik. Namun intensitas guncangan kali ini disebut melebihi apa yang dialami warga selama beberapa generasi.

Pejabat badan penanggulangan bencana Bangladesh, Ishtiaqe Ahmed, mengatakan sebagian besar korban mengalami luka akibat jatuhnya puing-puing bangunan. Guncangan yang kuat menyebabkan banyak bangunan retak, tembok runtuh, dan warga yang panik berhamburan ke jalan.

Ratusan Korban Luka-luka, Bangunan Retak, Warga Panik

Gempa utama dirasakan sangat kuat di Dhaka dan sekitarnya. Banyak warga yang mengaku belum pernah merasakan guncangan sebesar itu, meski gempa kecil kerap terjadi.

Baca Juga :  Heboh, Mantan Istri Virgoun, Inara Rusli Dilaporkan ke Polisi karena Dugaan Perselingkuhan dan Zina!

“Saya berpegangan pada pohon mahoni karena tidak tahan,” kata Shahnaj Parvin (44), warga sekitar episentrum gempa, kepada AFP, dikutip Minggu (23/11/2025).

Ketika dia kembali ke rumah, dia menemukan kacanya pecah dan dindingnya retak.

“Saya belum pernah mengalami guncangan seperti itu,” ujarnya lagi.

Ratusan orang dirawat karena luka-luka, beberapa disebabkan oleh jatuhnya material bangunan.

Parahnya Khawatir Akan Terjadinya Gempa Susulan

Departemen Meteorologi Bangladesh mencatat beberapa gempa susulan pada hari Sabtu, termasuk gempa berkekuatan M3,3 yang berpusat di Palash, Distrik Narsingdi, sekitar 29 km dari Dhaka.

Baca Juga :  Halal Bihalal IKWAL Jakarta 2024 Sukses Digelar

Meski lebih kecil, gempa susulan ini menambah ketakutan warga terhadap potensi gempa yang lebih besar.

“Bagi sebagian orang, gempa susulan membuat mereka semakin khawatir,” kata pejabat meteorologi Toriful Newaz Kabir.

Bangladesh, negara berpenduduk 170 juta jiwa dan wilayah padat penduduk, diketahui rawan gempa karena faktor geografis. Namun guncangan yang terjadi saat ini menandai salah satu peringatan terbesar dalam sejarah modern negara tersebut

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru