Konferensi Nasional APTIKOM VII Bahas Transformasi Perguruan Tinggi Era AI

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi Nasional APTIKOM VII Bahas Transformasi Perguruan Tinggi Era AI

i

Konferensi Nasional APTIKOM VII Bahas Transformasi Perguruan Tinggi Era AI

BANDASAPULUAH.COM –

Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menjadi tuan rumah Konferensi Nasional (MUNAS) VII Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM) Tahun 2026. Mengusung tema “Transformasi Pendidikan Tinggi Informatika di Era Kecerdasan Buatan: Memajukan Kampus Berbasis Dampak dan Hilirisasi Penelitian untuk Sumber Daya Manusia yang Kompetitif di IndonesiaRangkaian kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 8 Oktober 2026 hingga Jumat, 9 Oktober 2026. Acara dilaksanakan di dua lokasi utama yaitu Gedung Bonaventura Kampus III UAJY dan Sahid Raya Hotel & Convention Yogyakarta.

Rangkaian acara hari pertama Kamis 8 Oktober 2026 yaitu kegiatan Konferensi Internasional tentang Informatika dan Komputasi (ICIC) 2026 dilaksanakan di Gedung Bonaventura Kampus III UAJY, sedangkan sesi Klinik Akademik dan Workshop Industri dilaksanakan di Sahid Raya Hotel & Convention Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 1.152 peserta dari berbagai universitas dan institusi terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konferensi internasional ICIC 2026 diawali dengan pemaparan laporan dari Ketua Konferensi ICIC 2026, Dr. Yusuf Durachman, M.Si., M.IT. Dalam laporannya, dia menyebut tahun ini ada 670 kirim dokumen (kertas)dan menerima 312 dokumen dipilih dari 26 negara berbeda.

“Tahun ini ada 670 naskah yang masuk. Namun yang kami terima hanya 312 naskah. Naskah ini berasal dari 26 negara berbeda,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Ketua Departemen Informatika UAJY, Paulus Mudjihartono, ST, MT, Ph.D., mengungkapkan bahwa bagi UAJY, menjadi tuan rumah ICIC 2026 bukan hanya sekedar menyediakan ajang acara akademik, namun lebih merupakan kesempatan penting untuk saling belajar, bertukar pikiran, memperkuat jaringan akademik, dan membuka peluang kolaborasi penelitian baru.

“Bagi kami di UAJY, menjadi tuan rumah Konferensi Internasional ICIC bukan sekedar menyediakan wadah untuk menyelenggarakan kegiatan akademik. Kami memandang konferensi ini sebagai kesempatan penting untuk saling belajar, bertukar pikiran, memperkuat jaringan akademik, dan membuka peluang baru untuk kolaborasi penelitian,” ujarnya.

Ketua Umum APTIKOM Prof.Dr.rer.nat. Achmad Benny Mutiara, S.Si., S.Kom., juga berharap konferensi internasional ini tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, namun juga sebagai ajang silaturahmi. platform untuk berbagi pengetahuan dan hasil penelitian.

“Saya berharap konferensi internasional ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan, tapi juga wadah berbagi ilmu dan hasil penelitian. Kita harus beradaptasi karena teknologi berkembang sangat cepat,” tegasnya.

Baca Juga :  4 Pengakuan AKBP B Terkait Meninggalnya Dosen Untag Semarang, Terungkap Detik Sebelum Jenazah Ditemukan

Sesi dilanjutkan dengan pemaparan keynote speaker oleh Rektor Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Profesor Ts. Dr Mohd Shafry bin Mohd Rahim. Dalam pemaparannya yang fokus pada penelitian Pelatihan Otaksinyal otak (gelombang otak), dan analisis emosi manusia, Prof. Mohd Shafry menjelaskan bagaimana gelombang otak dan emosi dapat dilatih dan dianalisis untuk meningkatkan fokus belajar. Dia menambahkan bahwa melalui pelatihan otak (pelatihan otak) yang memanfaatkan perangkat lunak dan gelombang otak (mis Alfa Dan Gelombang Delta).

Acara dilanjutkan dengan sesi presentasi makalah (sesi paralel). Sesi ini dibagi ke dalam beberapa ruang kelas di Gedung Bonaventura Kampus III UAJY, tempat para peneliti dan akademisi mempresentasikan hasil penelitiannya.

Di Hotel Sahid Raya, Klinik Akademik dibagi menjadi 7 ruangan sekaligus. Sesi ini meliputi pembahasan Sistem Penjaminan Mutu Internal, Penulisan Karya Ilmiah Bereputasi, Kurikulum Berbasis OBE/KKNI/SKKNI, Tips Sukses Menyusun Proposal DRTPM & BRIN, Akreditasi Internasional IABEE, Mengenal Pusat Indeks Kematangan OBE (PIKOBE), dan Manajemen Perguruan Tinggi.

Sementara itu, Workshop Industri dilaksanakan pada sesi berikutnya bersamaan dengan Academic Clinic on Governance of Internationally Reputable and Globally Indexed Journals (SCOPUS/WOS).

Rangkaian acara hari kedua, Jumat, (9/10/2026), yakni Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SEMNASTIC) Tahun 2026 yang dilaksanakan di Kampus III UAJY St.

Kegiatan SEMNASTIK 2026 diawali dengan pemaparan laporan oleh Ketua Panitia SEMNASTIK 2026, Aloysius Bagas Pradipta Irianto, S.Kom, M.Eng., Ph.D., mengenai pelaksanaan konferensi dan penyerahan karya-karya dari berbagai daerah di Indonesia yang menjadi wadah perluasan jaringan dan kolaborasi akademik.

“Sampai tahap penerimaan kiriman, kami sudah menerima 86 karya yang masuk untuk diserahkan. Kemudian, dari jumlah tersebut, sudah diproses sebanyak 52 kiriman,” kata Aloysius.

Sesi pemaparan materi disampaikan oleh dua orang pembicara utama Prof.Dr.Ir. Anastasia Rita Widiarti, dosen Program Studi Informatika dan Kepala Pusat Kajian Teknologi Cerdas Fakultas Sains & Teknologi Universitas Sanata Dharma dan Martinus Maslim, ST, MT, Ph.D. selaku Wakil Dekan II Fakultas Kedokteran UAJY. Diskusi dimoderatori oleh Prof. Dr. Andi Wahyu R. Emanuel, BSEE, MSSE, Dosen Program Studi Informatika UAJY.

Baca Juga :  Mengapa Wagyu Rasanya Sangat Enak: Peneliti Menemukan Gen “Tersembunyi”.

Dalam pemaparannya, Anastasia menjelaskan transformasi pendidikan tinggi yang berdampak pada era kecerdasan buatan dengan memperhatikan indikator pencapaian peningkatan kualitas hidup, penguatan daya saing UMKM, dan pelestarian budaya. Melalui penelitiannya, Anastasia memaparkan berbasis pembelajaran pemindahan aksara jawa cetak ke aksara latin dalam bentuk aplikasi realitas tertambah berbasis penanda, diberi nama Jawalens. Menurutnya, transformasi terjadi ketika inovasi penelitian dimanfaatkan dalam pembelajaran. Hasil penelitian berupa kumpulan data, algoritma dan prototipe menjadi aset pengetahuan untuk digunakan kembali di masa depan.

Martinus Maslim menjelaskan tentang penelitian AI yang berdampak pada pendidikan tinggi. Menurutnya, hilirisasi penelitian AI ke dalam alat atau layanan pembelajaran memerlukan tanggung jawab dosen dan mahasiswa. Ada beberapa prinsip AI yang bertanggung jawab berupa: keandalan, privasi data, keadilan & inklusivitas, transparansi, pengawasan manusiaDan akuntabilitas.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi presentasi makalah (sesi paralel) yang dilakukan peneliti di beberapa ruang kelas Kampus III UAJY dan secara daring melalui Zoom. SEMNASTIK 2026 ditutup dengan pengumuman pembawa acara terbaik dari ruangan mana pun dan Zoom. Kemudian diumumkan kertas terbaik untuk masukmenerbitkan dalam Jurnal Sistem Informasi Indonesia (IJIS) terindeks SINTA 2 yang diraih oleh R. Wiryasaputra, FR Purba, Fredicia, YT Yonatah.

Rangkaian Musyawarah Nasional APTIKOM VII Tahun 2026 di Sahid Raya Hotel & Convention Yogyakarta dimulai dengan Berbagi Pendidikan tentang visi dan arah pengembangan pendidikan tinggi informatika dalam menghadapi sepuluh megatrend menuju Indonesia Emas 2045. Sharing ini disampaikan oleh Rektor Universitas Pradita, Prof. Richardus Eko Indrajit, M.Si., MBB, M.Phil., MA

Kegiatan ini dilanjutkan dengan Membagikan Dekan Fakultas Informatika dan Komputer. termasuk Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) UAJY, Prof.Dr.Ir. Parama Kartika Dewa SP., ST, MT IPU., Asean Eng; Dekan FTI Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Prof.Dr.Ir. Siti Jamilatun, MT, IPM.; Dekan Fakultas Teknik (FT) Universitas Dian Nuswantoro, Prof. Ir. Heru Agus Santoso, Ph.D., IPM., ASEAN Eng.; dan Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Kuwat Triyana, M.Sc.

Baca Juga :  Tari Babalu dan Panggung Nasional, Cara Seniman Batang Peduli Warisan Budaya – infojateng.id

Acara dilanjutkan dengan Pengumuman dan Penyerahan Hadiah Pemenang Kompetisi APTIKOMFEST 2026:

1. Hackathon APTIKOM

  1. Juara 1 : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta
  2. Juara Kedua: Universitas Adzkia
  3. Juara 3: Universitas Pignatelli Triputra

2. Partai Data Nasional (Pedas)

  1. Juara I : Universitas Darma Persada
  2. Juara II : Universitas Ciputra Surabaya
  3. Juara 3 : Universitas Nusa Mandiri

3. Keamanan Siber Nusantara (NCS)

  1. Juara 1 : Universitas Diponegoro Semarang
  2. Juara II : Universitas PGRI Wiranegara
  3. Juara 3 : Universitas Islam Syarif Hidayatullah

Setelah itu, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan materi mengenai Kebijakan Pendidikan Nasional yang disampaikan secara daring oleh Direktur Sumber Daya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Ristek, Prof.Dr.Ir. Sri Suning Kusumawardani, ST, MT serta materi mengenai Kompetensi INFOKOM yang disampaikan oleh Bonifasius Wahyu Pudjianto, Ph.D., selaku Kepala Badan Komunikasi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Seri ini berlanjut dengan industri berbagi diisi oleh LAM INFOKOM dan PT Kinobi Technologies Indonesia.

Rangkaian Musyawarah Nasional APTIKOM VII juga dibarengi dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Memorandum of Understanding (MoU) yang melibatkan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia dengan perguruan tinggi Malaysia. Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum APTIKOM dengan perwakilan dari Malaysia.

Ketua Umum APTIKOM Prof.Dr.rer.nat. Achmad Benny Mutiara, S.Si., S.Kom., menyatakan penandatanganan ini merupakan kesempatan bagi perguruan tinggi di Indonesia untuk menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi di Malaysia.

“Jadi kerjasama kita tidak hanya antar perguruan tinggi yang ada di Indonesia saja, tapi bisa juga sampai ke luar negeri, jadi ini kesempatan kita bagi teman-teman yang ingin kuliah di Malaysia,” ujarnya.

Melalui MUNAS VII APTIKOM 2026 diharapkan terjalin kerjasama yang lebih luas antar perguruan tinggi di tingkat nasional dan internasional untuk mendorong inovasi, pengembangan penelitian dan meningkatkan daya saing sumber daya manusia di era ini. Kecerdasan Buatan.

###

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Taklukkan Lintasan Menuju Payo, Atlet Road Race Porprov XVI Sumbar Adu Daya Tahan
Peduli Keselamatan Lalu Lintas, Polres Serang Bagikan 50 Helm Gratis kepada Pengguna Jalan
Sekilas tentang sejarah Jawa Timur, dari jejak kerajaan hingga menjadi provinsi yang kini berusia 81 tahun
Sungai Meluap, Rumah Hanyut, Jalan Lumpuh: Pesisir Selatan Masuk Status Darurat
Siapakah Bintang Matematika Expo XI FKIP USN Kolaka Tahun 2026? Resmi Dimulai!
Kepala Kanwil Kemenag Jateng dan Bupati Tegal Resmikan Mushola MAN 1 Tegal
Seragam Kontingen Provinsi Jateng XVII/2026 Mulai Dibagikan KONI Kendal – Hallo Semarang
Ratusan Siswa SD Ikuti Lomba Megala-gala, Babinsa Dukung Pelestarian Budaya Lokal

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Taklukkan Lintasan Menuju Payo, Atlet Road Race Porprov XVI Sumbar Adu Daya Tahan

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Peduli Keselamatan Lalu Lintas, Polres Serang Bagikan 50 Helm Gratis kepada Pengguna Jalan

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Sekilas tentang sejarah Jawa Timur, dari jejak kerajaan hingga menjadi provinsi yang kini berusia 81 tahun

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Sungai Meluap, Rumah Hanyut, Jalan Lumpuh: Pesisir Selatan Masuk Status Darurat

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Siapakah Bintang Matematika Expo XI FKIP USN Kolaka Tahun 2026? Resmi Dimulai!

Berita Terbaru