BANDASAPULUAH.COM –
Batang, infojateng.id – Sebanyak 200 seniman tari Babalu turut meramaikan Karnaval SCTV di Alun-alun Kabupaten Batang, Minggu (10/11/2026).
Kolaborasi seni tradisional dengan penampilan seniman papan atas menjadi sarana ekspresi sekaligus upaya memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat luas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Para penari yang didominasi pelajar SMP hingga SMA/SMK ini memadukan gerak khas tari Babalu dengan iringan musik dari lagu-lagu yang dibawakan para seniman di atas panggung.
Pertunjukan ini menambah kemeriahan acara sekaligus membawakan kesenian tradisional Batang kepada penonton secara langsung maupun melalui siaran televisi.
Bagi para artis, keterlibatan dalam Karnaval SCTV bukan sekadar kesempatan tampil di panggung hiburan. Momentum ini juga menjadi ruang untuk menampilkan karya seni warisan nenek moyang agar semakin dikenal dan terus dilestarikan oleh generasi muda.
Pemilik Sanggar Putra Budaya, Suningsih mengapresiasi terselenggaranya acara yang digagas Pemkab Batang bersama salah satu televisi swasta.
Menurutnya, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswanya untuk menampilkan kesenian daerah di hadapan khalayak yang lebih luas.
“Kami sangat bangga dan senang dipercaya menjadi bagian dari acara Karnaval SCTV. Semoga setelah acara ini tari Babalu semakin dikenal masyarakat luas, untuk dilestarikan di tingkat nasional,” ujarnya saat ditemui di Alun-Alun Batang, Minggu (10/11/2026).
Suningsih mengungkapkan, proses penyusunan pola gerak kolaborasi ini tidak memakan waktu lama.
Karena para penari sudah terbiasa menampilkan tari Babalu, maka mereka hanya membutuhkan waktu sekitar satu minggu untuk mempersiapkan koreografi yang dipadukan dengan lagu tersebut. Goyang Nasi Padang dibawakan oleh Duo Anggrek.
Ia menilai kolaborasi ini akan menjadi pengalaman berharga bagi para penari sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan identitas budaya Kabupaten Batang.
Suningsih pun mengapresiasi antusiasme masyarakat yang menikmati hiburan akhir pekan tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus memberikan ruang bagi seniman lokal untuk berkarya dan memperkenalkan kekayaan daerah.
“Yang jelas masyarakat Batang senang dengan adanya hiburan di akhir pekan ini, terima kasih atas hiburan yang diberikan,” jelasnya.
Semangat serupa diungkapkan Dinda Ratu Mahadewi, salah satu penari Babalu yang tampil di Karnaval SCTV. Ia mengaku senang karena mendapat kesempatan menampilkan tari khas Batang untuk pertama kalinya di acara yang dihadiri banyak penonton.
Apalagi pementasannya disiarkan langsung di televisi sehingga berkesempatan disaksikan oleh masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.
“Senang sekali bisa tampil di SCTV Carnival, ini pertama kalinya, apalagi penontonnya banyak sekali. Yang pasti Babalu semakin dikenal dan mudah-mudahan semakin banyak yang mengetahuinya, sehingga terus lestari,” kata Dinda.
Keterlibatan 200 penari Babalu dalam Karnaval SCTV merupakan upaya memperkenalkan kesenian tradisional Batang melalui panggung hiburan berskala nasional.
Kerjasama ini diharapkan dapat menumbuhkan kebanggaan generasi muda terhadap budaya daerah sekaligus mendorong keberlangsungan pelestarian tari Babalu. (ramah lingkungan/editorial)
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency






