BANDASAPULUAH.COM – Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Agama Islam (FAI), Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar melaksanakan pengabdian masyarakat melalui program pendidikan dan dakwah di Kampung Pemulung Mappakabaji, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Minggu (11/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Praktik Kerja Lapangan (PKL) sekaligus Kuliah Kerja Profesi (KKP) tahun ajaran 2026/2027. Pengabdian tersebut dilaksanakan di kawasan binaan Lembaga Dakwah Masyarakat (LDM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan.
Tiga mahasiswa yang menjalankan program pengabdian tersebut adalah Nusratunnisa Alawiyah Syam, Selviani, dan Ummul Maghfirah. Mereka didampingi pembimbing, Dr. M. Zakaria Al Anshori, M.Sos.I.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui program ini, para mahasiswa berupaya memperluas akses pendidikan dan pembelajaran agama bagi anak-anak serta keluarga pemulung. Berbagai kegiatan dilaksanakan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pengajian ibu-ibu, pembelajaran membaca Al-Qur’an, hingga bimbingan tahsin untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an.
Selain itu, mahasiswa juga mengelola Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan membuka sanggar belajar bagi anak-anak putus sekolah di kawasan tersebut. Program ini diharapkan dapat membantu anak-anak memperoleh kesempatan belajar sekaligus mendapatkan pendampingan dalam pendidikan agama.
Kegiatan berlangsung di Pondok Pesantren Jalan Cahaya yang memiliki bangunan sederhana dengan konsep semi terbuka. Beralaskan tikar dan karpet, anak-anak serta warga mengikuti rangkaian kegiatan dalam suasana kekeluargaan.
Di tengah keterbatasan fasilitas, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperoleh layanan pendidikan dan dakwah. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat mendukung keberlanjutan proses belajar anak-anak sekaligus memperluas pembinaan keagamaan bagi warga setempat.
Dalam kegiatan tersebut, Zakaria Al Anshori mengingatkan pentingnya kepedulian bersama terhadap pendidikan dan kesejahteraan generasi penerus. Ia mengutip Surat An-Nisa ayat 9 sebagai landasan moral dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.
“Dan hendaklah orang-orang itu bertakwa (kepada Allah) jika mereka meninggalkan keturunan lemah yang (kesejahteraannya) mereka takuti,” kata Zakaria mengutip ayat tersebut.
Menurutnya, pemberdayaan keluarga pemulung, terutama melalui pendidikan anak, merupakan tanggung jawab bersama. Upaya tersebut tidak hanya berkaitan dengan penguatan keyakinan dan kemampuan intelektual, tetapi juga menyangkut kesejahteraan sosial generasi penerus.
Melalui program KKP ini, mahasiswa KPI Unismuh Makassar menjalankan pengabdian masyarakat sebagai bagian dari Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Program tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus berkontribusi langsung kepada masyarakat.
Kehadiran para mahasiswa di Kampung Pemulung Mappakabaji diharapkan dapat membantu menjaga keberlangsungan pendidikan anak-anak, memperluas akses pembelajaran Al-Qur’an, serta memperkuat pelayanan dakwah di kawasan tersebut.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency






