BANDASAPULUAH.COM – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menyambut baik pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri. Menurut Jokowi, pertemuan kedua tokoh nasional tersebut merupakan hal yang sangat baik.
“Iya bagus sekali. Pertemuan Presiden Prabowo dengan seluruh tokoh nasional, menurut saya bagus sekali. Termasuk Bu Megawati, bagus sekali,” kata Jokowi di Sumber, Banjarsari, Solo, Kamis (1/10/2026).
Jokowi yang kini menjadi kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menilai pertemuan antar tokoh nasional penting untuk menjaga silaturahmi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelumnya, Prabowo mendatangi kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta, Senin (28/9/2026). Prabowo datang untuk menyampaikan belasungkawa dan belasungkawa atas meninggalnya adik Megawati, Guruh Soekarnoputra.
Prabowo datang didampingi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Tedy Indra Wijaya. Sementara Megawati didampingi putrinya yang juga Ketua DPR RI Puan Maharani dan Ketua DPP PDIP Said Abdullah.
Dalam pertemuan itu, Prabowo dan Megawati saling mendoakan. Pertemuan tersebut pun membuka kesempatan keduanya bertemu kembali dalam suasana yang lebih santai.
Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, pertemuan lanjutan antara Prabowo dan Megawati akan diatur di lain waktu, termasuk agenda makan nasi goreng bersama.
Nanti kita atur waktu lain untuk makan nasi goreng bersama. Kemarin nasi gorengnya belum keluar karena belum jam makan malam, kata Dasco di DPR, sehari setelah rapat.
Ketua DPP PDIP Puan Maharani pun membenarkan adanya pertemuan lanjutan antara kedua tokoh tersebut.
“Sesegera mungkin,” kata Puan.
Ketua DPP PDIP Said Abdullah bahkan berharap pertemuan lanjutan bisa dilakukan pada 17 Oktober 2026, bertepatan dengan hari ulang tahun Prabowo.
“Mudah-mudahan pertemuan lanjutannya bisa dilakukan pada tanggal 17 Oktober yang bertepatan dengan hari ulang tahun Presiden kita,” kata Said.
Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menyambut positif rencana pertemuan lanjutan tersebut. Menurut dia, Gerindra dan Prabowo terbuka untuk membangun komunikasi dengan berbagai pihak.
“Gerindra dan Pak Prabowo selalu terbuka kepada semua pihak, dan prinsip Ketua Umum kita adalah seribu teman terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak,” kata Bahtra.
Direktur Eksekutif Trias Politica Agung Baskoro menilai pertemuan Prabowo dan Megawati menunjukkan hubungan kedua tokoh tetap terjaga meski beberapa kali berada di poros politik yang berbeda dalam pemilu.
Keduanya merupakan sahabat lama yang hubungannya tetap terjalin baik meski berkali-kali berbeda poros politik dalam pemilu, kata Agung kepada redaksi, Jumat (2/10/2026).
Agung juga melihat hubungan Gerindra dan PDIP semakin erat seiring memudarnya pengaruh Poros Solo. Menurut dia, pemerintah memerlukan dukungan politik yang solid, baik dari dalam maupun luar pemerintahan.
Hal ini sangat wajar karena Presiden membutuhkan dukungan politik yang solid, baik dari dalam maupun luar, termasuk dari PDI Perjuangan, kata Agung.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency






