Kita Tidak Bisa Terus Menyalahkan Hujan

Kamis, 4 Desember 2025 - 16:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Kita Tidak Bisa Terus Menyalahkan Hujan

i

Kita Tidak Bisa Terus Menyalahkan Hujan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

– Komisi IV DPR R menggelar rapat kerja dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi atau biasa disapa Titiek Soeharto.

Agenda pertemuan tersebut adalah meminta penjelasan Kementerian Kehutanan terkait bencana ekologi di Sumatera yang diperparah dengan aliran banjir yang membawa kayu gelondongan.

Titiek mengatakan, bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi bukan hanya karena faktor cuaca saja, namun menurutnya ada juga faktor kerusakan alam yang membuat bencana tersebut semakin parah.

Baca Juga :  Tidak ada republik lain di NKRI!

“Bencana hidrometeorologi di ujung barat Indonesia ini bukan lagi sekedar anomali cuaca. Ini menjadi alarm keras bagi kita semua. Hujan deras akibat siklon tropis sebenarnya merupakan faktor alam, namun ketidakmampuan lahan menahan air akibat hutan yang gundul adalah ulah manusia,” kata Titiek, Kamis (4/12).

“Kita tidak bisa terus menyalahkan curah hujan yang tinggi sementara kita menutup mata terhadap fakta di lapangan.”

–Ketua Komisi IV DPR Titiek Soeharto

Titiek menegaskan, Aceh, Sumut, dan Sumbar terhubung dalam satu ekologi yakni Pegunungan Bukit Barisan. Oleh karena itu, ketika ketiga wilayah tersebut dilanda bencana, ada yang tidak beres dengan kondisi alam di sana.

Baca Juga :  Laporan PBB – Monitor Timur Tengah

“Bila banjir terjadi secara bersamaan dan berulang, berarti ada yang salah dengan menara air kita di hulu,” ujarnya.

Baca Juga :  Membanggakan! Syafira Ramadhani Gabdika, Siswi SMA 5 Batam Wakili Kepulauan Riau di O2SN Nasional

Sementara itu, membuka pemaparannya, Raja Juli mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi.

“Kejadian ini juga memacu saya sebagai pimpinan dan pimpinan puncak Kementerian Kehutanan untuk melakukan refleksi dan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan hutan, sehingga kejadian serupa dapat dimitigasi dengan lebih baik di masa depan,” kata Rajul.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri: Jangan Ragu Laporkan Peredaran Narkoba, Termasuk Jika Melibatkan Polisi
Komdigi dan Polri Perkuat Sinergi Berantas Judi Online dan Penipuan Digital
BNN Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamine, Warga Taiwan Jadi Tersangka
Hadapi Tekanan Digital, Meutya Hafid Ingatkan Pentingnya Kesehatan Mental Jurnalis
Operasi Taat 2026 Dimulai, Polri Ajak Masyarakat Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas
Bantu Warga Hadapi Kemarau, Brimob Polda Kalbar Distribusikan Air Bersih
Muhammadiyah Dorong Potensi Lokal Jadi Peluang Usaha Pariwisata
Indonesia dan Australia Satukan Langkah Melindungi Anak dari Risiko Digital

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:31 WIB

Kapolri: Jangan Ragu Laporkan Peredaran Narkoba, Termasuk Jika Melibatkan Polisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:50 WIB

BNN Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamine, Warga Taiwan Jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Hadapi Tekanan Digital, Meutya Hafid Ingatkan Pentingnya Kesehatan Mental Jurnalis

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Operasi Taat 2026 Dimulai, Polri Ajak Masyarakat Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Bantu Warga Hadapi Kemarau, Brimob Polda Kalbar Distribusikan Air Bersih

Berita Terbaru