Pfor Jimly Bantah Luhut Soal Bandara IMIP, Singgung Masuknya Ribuan TKA

Rabu, 3 Desember 2025 - 02:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pfor Jimly Bantah Luhut Soal Bandara IMIP, Singgung Masuknya Ribuan TKA

i

Pfor Jimly Bantah Luhut Soal Bandara IMIP, Singgung Masuknya Ribuan TKA

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BANDASAPULUAH.COM – Polemik keberadaan Bandara Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) kembali memanas setelah Ketua Komite Tim Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie mengutarakan pendapat berbeda dari Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Jimly menegaskan keberadaan bandara ini telah mengancam kedaulatan negara, khususnya terkait lalu lintas tenaga kerja asing (TKA).

Sebelumnya, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengecam keras operasional Bandara IMIP yang dirasa tidak diawasi oleh otoritas negara seperti imigrasi dan bea cukai.

Baca Juga :  Anies Desak Presiden Tetapkan Banjir Sumatera sebagai Status Bencana Nasional

Sjafrie mengatakan, kondisi tersebut berpotensi menciptakan “negara di dalam negara” dan mengancam kedaulatan ekonomi Indonesia.

Namun Luhut membantah anggapan tersebut.

Ia menegaskan, Bandara IMIP tidak pernah ilegal atau mengancam kedaulatan negara.

Menurut dia, bandara tersebut tidak diperuntukkan sebagai jalur penerbangan internasional sehingga tidak memerlukan fasilitas imigrasi layaknya bandara umum.

Luhut mengaku telah berkoordinasi langsung dengan perwakilan Tiongkok yang ditugaskan Presiden Xi Jinping untuk memastikan operasional bandara sesuai aturan dan tidak membuka celah praktik kenegaraan di dalam negeri.

Baca Juga :  Menhub Dudy, Mantan Tim Kampanye Jokowi, Sosok di Balik Penetapan dan Pencabutan Status Internasional Bandara IMIP

Namun Jimly Asshiddiqie punya pandangan berbeda.

Ia meyakini Bandara IMIP pernah difungsikan sebagai pintu masuk ribuan tenaga kerja asing ke kawasan industri Morowali.

Jimly menilai hal ini bisa berdampak serius pada aspek kedaulatan negara jika tidak diawasi secara ketat.

“Bandara yang beroperasi tanpa pengawasan imigrasi dan bea cukai dapat membuka risiko praktik ilegal dan mengganggu kedaulatan negara,” ujarnya.

Jimly menyatakan dukungannya terhadap pengusutan tuntas dugaan pelanggaran pidana selama operasional bandara.

Dia yakin, siapa pun petugas yang terlibat harus diadili sesuai hukum.

Baca Juga :  Sarjana Mengungkap Rahasia Hilang Selama 1.500 Tahun yang Tersembunyi di Balik Gelas Kaca Romawi

Menurut Jimly, pemerintah kini telah bergerak memberantas berbagai aktivitas ilegal, antara lain penertiban penambangan timah ilegal di Bangka Belitung dan penegakan hukum di kawasan Morowali yang dinilai “berkesan seperti negara di dalam negara”.

Ia menegaskan, pengendalian dan pengawasan ketat terhadap bandara dan kawasan industri strategis merupakan bagian krusial dalam menjamin terpeliharanya kedaulatan, keamanan, dan kepentingan nasional.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions
Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus
Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday
Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik
Kementerian Agama Rejang Lebong
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Pasca Dilanda Banjir dan Longsor
Bupati M. Syukur Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP dan Melepaskan Kepentingan Pribadi
Cetak Sejarah di Kampar, Koperasi Plasma Berkat Lestari Dapatkan Hibah PSR untuk Peremajaan Kelapa Sawit — Sawit Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Calvin Verdonk berpeluang mengukir sejarah sebagai WNI pertama di Liga Champions

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Komnas HAM Dalami Alasan Komdigi Blokir Konten 486 Saat Demo Agustus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Siswa SMAN 1 Taman Ubah Rumus Matematika Menjadi Batik Berbasis AI – monitorday

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Tinjauan Lengkap – BMKG: Titik Panas di Sumatera Capai 3.663, di Lampung Ada 471 Titik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kementerian Agama Rejang Lebong

Berita Terbaru