BANDASAPULUAH.COM -Dunia media sosial dihebohkan dengan tagar #PrayForSumatra dan #SumatraGrief menanggapi bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), hingga Sumatera Utara (Sumut).
Pantauan redaksi pada Sabtu 29 November 2025, kedua tagar ini menduduki peringkat kedua trending dengan lebih dari 102 ribu unggahan berisi informasi kondisi terkini, doa, hingga ajakan menggalang donasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
IKLAN
GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN
“Sumatera berduka atas banjir bandang dan tanah longsor di berbagai lokasi. Mohon doa dan perhatiannya agar bantuan segera tiba bagi semua yang terdampak. #PrayForSumatera,” tulis pengguna X.
Sementara itu, akun lain menyampaikan kritik. “Mari kita jujur pada diri kita sendiri. Ini bukan soal cuaca ekstrem. Ini bukan soal siklus iklim, berhenti menyalahkan alam, karena ini soal keserakahan dan ketidakadilan,” tulisnya.
Bencana tersebut menyebabkan kerusakan yang luas. Ribuan rumah terendam dan tertimbun material banjir, sejumlah batang kayu yang terendam banjir dilaporkan menghantam rumah warga, sejumlah akses jalan utama lumpuh total, hingga beberapa kawasan terisolasi total.
Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban jiwa mencapai 174 orang. Di Sumut, 116 korban ditemukan tewas dan 42 lainnya masih dalam pencarian. Sementara di Aceh, 25 korban tercatat meninggal dunia dan 25 lainnya belum ditemukan. Sementara di Sumbar, 23 orang dilaporkan tewas dan 12 orang lainnya masih dalam pencarian.
Agensi Digital JetMedia
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.






