30 persen itu kuota Kapolri

Sabtu, 29 November 2025 - 00:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

30 persen itu kuota Kapolri

i

30 persen itu kuota Kapolri

BANDASAPULUAH.COM – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI, Prof Mahfud MD kembali menyedot perhatian publik usai mengungkap dugaan praktik “titipkan titipan” di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), termasuk adanya kuota khusus dalam proses rekrutmen dan promosi. Mahfud mengatakan ada kebijakan internal yang memberikan porsi tertentu kepada pimpinan tertinggi Polri.

“Di Polri sendiri ada kebijakannya, misalnya ada kebijakan resmi yang saya dengar. Bahwa kalau ada penerimaan dalam jumlah tertentu, 30 persen itu hak prerogratif Kapolri,” kata Mahfud, Kamis (27/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menjelaskan, praktik tersebut tidak hanya terjadi saat promosi, tapi juga saat penerimaan pejabat baru.

Misalnya saja menerima perwira baru, 30 persennya adalah Kapolri, lanjutnya.

Meski demikian, Mahfud menegaskan dirinya tidak menuding Kapolri melakukan tindak pidana korupsi.

Dia mengatakan, tekanan politik menjadi faktor utama yang melahirkan praktik tersebut.

“Apakah Kapolri korup? Tidak juga. Karena dia punya relasi politik yang tidak bisa dipungkiri,” tegasnya.

Mahfud mengungkapkan, intervensi politik kerap mempengaruhi jalannya promosi di institusi kepolisian, termasuk titipan dari pihak tertentu.

“Misalnya kalau ada di DPR yang lolos. Iya kan? Mereka mau angkat, ledakan di DPR. Tapi nanti baik-baik saja lalu ambil alih kasusnya, titipkan ada yang jadikan saudaranya jadi Kapolri,” jelasnya.

Ia juga menyoroti nasib sejumlah anggota Polri yang seharusnya bisa naik pangkat, namun terkendala karena tak punya “jalur khusus”.

“Jadi ada kalanya ada yang mau naik tapi tidak bisa. Padahal sudah lama dan semua persyaratan sudah terpenuhi. Mereka juga tidak bisa sekolah,” ujarnya.

Saat ditanya apakah praktik penjatahan perlu dihapuskan, Mahfud menjawab tegas.

“Iya harus dihilangkan. Jadi semuanya harus meritokrasi. Masyarakat mau naik pangkat, kenapa? Ukurannya berapa?,” tegasnya.

Ia menegaskan, sistem promosi harus mengacu pada aturan yang obyektif.

“Ada aturannya misalnya. Misalnya saya belum tahu angka pastinya. Tapi kalau masyarakat mau mendapat bintang satu, minimal pengabdian Polri adalah 26 tahun di lapangan,” ujarnya.

Mahfud juga menyinggung fenomena promosi yang dinilai tidak masuk akal.

“Nah, kalau ada yang baru 22 tahun dan bekerja, naik jabatan di mana? Nah, metrokrasi itu tidak ada,” ujarnya.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa semua yang disampaikannya berdasarkan data.

“Dan yang saya bicarakan itu bukan fitnah. Buktinya nanti saya bawa rapat. Ini lho, belum waktunya. Ini lho, yang sudah dipecat itu balik lagi. Semua ada di sana,” kata kuncinya.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Altusa 87 Gelar Temu Kangen, Perkuat Silaturahmi dan Jejaring Alumni
Silaturrahim MDN-G Perkuat Konsolidasi Diaspora Minang di Berbagai Negara
Jafri Syair Tutup Usia, Tokoh Pesisir Selatan yang Pernah Melatih SBY hingga Prabowo di Militer
Rumor Jordan Peele–Marvel muncul kembali di tengah penundaan fitur keempatnya — World of Reel
Video viral yang menunjukkan Clavicular dan N3on diserang dengan cairan merah selama siaran langsung tabrakan di masa lalu telah muncul kembali di tengah larangan Kick yang sedang berlangsung.
Cara menonton & poin pembicaraan: Adelaide v Perth
Sixers bertujuan untuk menutup tahun 2025 dengan kemenangan melawan Wildcats
Berita NFL: Chicago Bears meraih NFC North untuk pertama kalinya sejak 2018 setelah Green Bay Packers kalah dari Baltimore Ravens

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:23 WIB

Altusa 87 Gelar Temu Kangen, Perkuat Silaturahmi dan Jejaring Alumni

Senin, 25 Mei 2026 - 18:39 WIB

Silaturrahim MDN-G Perkuat Konsolidasi Diaspora Minang di Berbagai Negara

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:11 WIB

Jafri Syair Tutup Usia, Tokoh Pesisir Selatan yang Pernah Melatih SBY hingga Prabowo di Militer

Minggu, 28 Desember 2025 - 12:40 WIB

Rumor Jordan Peele–Marvel muncul kembali di tengah penundaan fitur keempatnya — World of Reel

Minggu, 28 Desember 2025 - 12:19 WIB

Video viral yang menunjukkan Clavicular dan N3on diserang dengan cairan merah selama siaran langsung tabrakan di masa lalu telah muncul kembali di tengah larangan Kick yang sedang berlangsung.

Berita Terbaru