Yayasan Kemanusiaan Gaza yang didukung AS mengakhiri misinya setelah 9 bulan – BANDASAPULUAH.COM

Selasa, 25 November 2025 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yayasan Kemanusiaan Gaza yang didukung AS mengakhiri misinya setelah 9 bulan – RakyatPos.id

i

Yayasan Kemanusiaan Gaza yang didukung AS mengakhiri misinya setelah 9 bulan – RakyatPos.id

Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) yang didukung AS dan Israel pada hari Senin mengumumkan akhir misinya di Gaza, sembilan bulan setelah pendiriannya. Anadolu melaporkan.

“Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) hari ini mengumumkan keberhasilan penyelesaian misi daruratnya di Gaza setelah memberikan lebih dari 187 juta makanan gratis langsung kepada warga sipil yang tinggal di Gaza,” kata organisasi tersebut dalam sebuah pernyataan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Eksekutif GHF John Acree mengatakan kelompok itu “menghentikan operasi kami karena kami telah berhasil dalam misi kami untuk menunjukkan bahwa ada cara yang lebih baik untuk memberikan bantuan kepada masyarakat Gaza.”

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Acree mengatakan model GHF diadopsi dan diperluas oleh Pusat Koordinasi Militer Sipil (CMCC) dan organisasi internasional lainnya setelah pembicaraan berminggu-minggu.

PBB mengatakan perkembangan tersebut tidak akan mempengaruhi operasinya. “Kami belum pernah bekerja dengan mereka,” kata juru bicara PBB Stephane Dujarric kepada wartawan.

GHF, yang dibentuk oleh AS dan Israel untuk menggantikan badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA), mendapat kecaman karena gagal memenuhi tingkat pemberian bantuan yang disepakati.

Organisasi ini juga dikritik karena serangan yang menargetkan warga sipil yang menunggu makanan di pusat distribusi bantuannya.

Berdasarkan perjanjian gencatan senjata yang dicapai antara Hamas dan Israel pada 10 Oktober, 600 truk bantuan seharusnya memasuki Gaza setiap hari.

Namun Israel tidak mematuhi perjanjian tersebut dan melancarkan serangan hampir setiap hari yang telah menewaskan sedikitnya 342 warga Palestina sejak 10 Oktober.

Sejak Oktober 2023, tentara Israel telah membunuh hampir 70.000 orang di Gaza, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan melukai lebih dari 170.900 orang dalam serangan brutal yang membuat sebagian besar wilayah kantong itu menjadi puing-puing.

BACA: 2 juta warga Israel menghadapi krisis kesehatan mental setelah 2 tahun perang di Gaza: Laporan

Agensi Digital JetMedia

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Altusa 87 Gelar Temu Kangen, Perkuat Silaturahmi dan Jejaring Alumni
Silaturrahim MDN-G Perkuat Konsolidasi Diaspora Minang di Berbagai Negara
Jafri Syair Tutup Usia, Tokoh Pesisir Selatan yang Pernah Melatih SBY hingga Prabowo di Militer
Rumor Jordan Peele–Marvel muncul kembali di tengah penundaan fitur keempatnya — World of Reel
Video viral yang menunjukkan Clavicular dan N3on diserang dengan cairan merah selama siaran langsung tabrakan di masa lalu telah muncul kembali di tengah larangan Kick yang sedang berlangsung.
Cara menonton & poin pembicaraan: Adelaide v Perth
Sixers bertujuan untuk menutup tahun 2025 dengan kemenangan melawan Wildcats
Berita NFL: Chicago Bears meraih NFC North untuk pertama kalinya sejak 2018 setelah Green Bay Packers kalah dari Baltimore Ravens

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:23 WIB

Altusa 87 Gelar Temu Kangen, Perkuat Silaturahmi dan Jejaring Alumni

Senin, 25 Mei 2026 - 18:39 WIB

Silaturrahim MDN-G Perkuat Konsolidasi Diaspora Minang di Berbagai Negara

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:11 WIB

Jafri Syair Tutup Usia, Tokoh Pesisir Selatan yang Pernah Melatih SBY hingga Prabowo di Militer

Minggu, 28 Desember 2025 - 12:40 WIB

Rumor Jordan Peele–Marvel muncul kembali di tengah penundaan fitur keempatnya — World of Reel

Minggu, 28 Desember 2025 - 12:19 WIB

Video viral yang menunjukkan Clavicular dan N3on diserang dengan cairan merah selama siaran langsung tabrakan di masa lalu telah muncul kembali di tengah larangan Kick yang sedang berlangsung.

Berita Terbaru