Heboh Wanita Diarak ke Laut hingga Ditelanjangi Warga di Pessel, Korban Akhirnya Buka Suara

Rabu, 12 April 2023 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video yang memperlihatkan seorang perempuan yang diduga pemandu karaoke di Pesisir Selatan diarak ke laut dan nyaris ditelanjangi oleh beberapa orang warga

i

Tangkapan layar video yang memperlihatkan seorang perempuan yang diduga pemandu karaoke di Pesisir Selatan diarak ke laut dan nyaris ditelanjangi oleh beberapa orang warga

Bandasapuluah.com – Wanita yang menjadi korban perundungan oleh warga di Kecamatan Lengayang, Pesisir Selatan buka suara. Kepada media, ia menceritakan ulang peristiwa yang dialaminya tersebut.

Korban yang diketahui berinisial P (22 tahun) itu mengungkapkan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (8/4/2023) sekitar pukul 23.30 WIB. Ia dan seorang temannya berinisial I (20 tahun), tengah duduk di belakang salah satu kafe di Pasir Putih Kambang, Kecamatan Lengayang.

“Kami hanya duduk-duduk saja dan saling bercerita. Ke kafe itu, saya hanya berkunjung dan melepaskan suntuk, tak lebih dari itu. Tapi, tanpa ada ditanya apa masalahnya, kami diarak seperti binatang. Kami shock, diseret paksa dan diceburkan ke laut,” ujar P, kepada wartawan, Rabu (12/4/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukan saja diseret dan diceburkan ke laut, kedua wanita muda yang dalam kondisi basah kuyup itupun dipaksa menanggalkan pakaiannya. Video tanpa busana kedua wanita itupun beredar di media sosial.

Dalam kejadian itu, P tidak tahu harus berbuat apalagi. Ia berupaya untuk memberikan penjelasan. Akan tetapi, tak dihiraukan masyarakat yang merundung dirinya. Kata dia, ratusan warga dari sejumlah dusun di Lengayang ikut menyaksikan peristiwa malam itu.

Di tengah kegelapan malam, ia pun berharap akan ada orang yang menolong dirinya, tapi tak satupun yang mau. Semua orang hanya menyaksikan tubuhnya yang sudah ditelanjangi.

“Waktu itu, yang diarak ke laut duluan adalah teman saya I. Sementara, saya berusaha lari ke kafe. Masih ingat malam itu, ada seorang bos orgen tunggal namanya Ijap melihat saya. Saya pikir dia akan menolong. Tapi, malah sebaliknya, ia meneriaki warga untuk menelanjangi saya dan diseret ke laut,” terangnya.

Klik untuk melanjutkan membaca halaman selanjutnya…

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tutup Rakernas I PKPS, Wabup Risnaldi Ajak Perantau Bersinergi Bangun Pesisir Selatan
Sapi Pesisir Jadi Prioritas, Kecamatan Sutera Disiapkan Sebagai Pusat Pengembangan 
Pemkab Pessel Sudah Anggarkan Jembatan Luhung di Tahun 2025, Tertunda Karena Kondisi Fiskal
Bupati Dharmasraya Kagumi Keindahan Pulau Kapo-Kapo, Ajak Wisatawan Kunjungi Pesisir Selatan
Turnamen Voli Padang Rubiah Resmi Dibuka, Zarfi Deson Apresiasi Semangat Generasi Muda
Wabup Risnaldi Tutup Semarak Idul Fitri dengan Meriah, Pantai Carocok Dipadati Ribuan Pengunjung
Safari Ramadhan ke Linggo Sari Baganti, Wabup Risnaldi Ajak Warga Syukuri Nikmat Allah
PGRI Koto XI Tarusan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Bayang Utara

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:25 WIB

Tutup Rakernas I PKPS, Wabup Risnaldi Ajak Perantau Bersinergi Bangun Pesisir Selatan

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:54 WIB

Sapi Pesisir Jadi Prioritas, Kecamatan Sutera Disiapkan Sebagai Pusat Pengembangan 

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:02 WIB

Pemkab Pessel Sudah Anggarkan Jembatan Luhung di Tahun 2025, Tertunda Karena Kondisi Fiskal

Senin, 30 Maret 2026 - 18:58 WIB

Bupati Dharmasraya Kagumi Keindahan Pulau Kapo-Kapo, Ajak Wisatawan Kunjungi Pesisir Selatan

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:50 WIB

Turnamen Voli Padang Rubiah Resmi Dibuka, Zarfi Deson Apresiasi Semangat Generasi Muda

Berita Terbaru