BANDASAPULUAH.COM – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan meluncurkan dan menyosialisasikan ASN Corporate University (ASN Corpu) sebagai terobosan baru dalam memperkuat tata kelola birokrasi dan pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah.
Kegiatan launching dan sosialisasi ASN Corpu tersebut digelar di Painan Convention Center (PCC), Senin (28/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim, Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran Aparatur Sipil Negara Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) Erna Irawati, Kepala Kepala BPSDM Sumbar Medi Iswandi dan jajaran, para asisten, staf ahli, serta jajaran pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim mengatakan, peluncuran ASN Corpu memiliki makna strategis dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan daerah.
“Keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan anggaran maupun pembangunan infrastruktur, tetapi juga sangat ditentukan oleh kualitas ASN yang menjalankan pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Risnaldi.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut, khususnya Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang terus memberikan pembinaan serta pendampingan dalam pengembangan sumber daya manusia aparatur.
Menurut Risnaldi, selama dua tahun terakhir kepemimpinan HJ-RI, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan telah berupaya melakukan berbagai langkah untuk memperbaiki tata kelola birokrasi.
Langkah tersebut antara lain melalui pembangunan manajemen talenta, penguatan evaluasi kinerja pegawai, profiling ASN, serta digitalisasi layanan kepegawaian.
“Hari ini kita menambahkan satu lagi terobosan penting dalam tata kelola birokrasi, yaitu ASN Corporate University,” katanya.
Risnaldi menegaskan, penerapan ASN Corpu tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Ia menginginkan adanya perubahan nyata setelah program tersebut diluncurkan.
“Kami berharap peluncuran ASN Corpu hari ini tidak berhenti hanya pada acara seremonial. Setelah kegiatan ini, saya ingin melihat adanya perubahan nyata,” tegasnya.

Ia meminta agar pembelajaran ASN semakin terhubung dengan persoalan nyata yang dihadapi organisasi. Dengan demikian, pengembangan kompetensi tidak hanya berorientasi pada peningkatan pengetahuan individu, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap penyelesaian persoalan dan peningkatan kinerja organisasi.
“Kami ingin pembelajaran ASN semakin terhubung dengan masalah nyata yang dihadapi organisasi,” ujarnya.
Risnaldi juga mendorong agar pengetahuan, keterampilan, sikap, praktik-praktik baik dan inovasi yang berkembang di setiap perangkat daerah dapat menjadi sumber pembelajaran bersama.
“Kita ingin knowledge, skill, attitude, praktik-praktik baik dan inovasi di setiap perangkat daerah dapat menjadi sumber pembelajaran kita bersama,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap setiap anggaran yang dikeluarkan pemerintah daerah untuk pengembangan kompetensi ASN benar-benar memberikan nilai tambah terhadap kinerja pemerintahan.
“Pada akhirnya, kita ingin agar setiap rupiah yang kita keluarkan untuk pengembangan kompetensi benar-benar memberikan nilai tambah terhadap kinerja pemerintahan,” ungkapnya.
Risnaldi menyebutkan, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni telah memerintahkan Kepala BKPSDM Pesisir Selatan untuk mempersiapkan ASN Corpu secara serius dan berkelanjutan.
Ia juga meminta seluruh perangkat daerah memberikan dukungan agar ASN Corpu dapat terus dikembangkan dan menjadi bagian dari budaya kerja birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.
“Kami berharap ASN Corpu dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan dan mendapatkan dukungan seluruh perangkat daerah,” katanya.
Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran Aparatur Sipil Negara LAN RI Erna Irawati mengatakan, ASN Corpu harus mampu menyediakan ruang pembelajaran yang fleksibel sehingga seluruh pegawai memiliki kesempatan untuk terus belajar.
Menurutnya, penerapan ASN Corpu juga diarahkan untuk menciptakan budaya belajar di lingkungan birokrasi.
“Setiap pembelajaran harus berdampak, harus ada manfaatnya bagi organisasi,” ujar Erna.
Ia berharap implementasi ASN Corpu di Kabupaten Pesisir Selatan tidak berhenti setelah kegiatan launching, tetapi terus dikembangkan sehingga agenda pembelajaran ASN semakin tumbuh dan berkembang
Sementara itu, Kepala BKPSDM Pesisir Selatan Yozki Wandri selaku Ketua Panitia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam memperkuat transformasi tata kelola ASN.
Menurutnya, penerapan ASN Corpu merupakan salah satu terobosan dan inovasi dalam perbaikan tata kelola birokrasi yang telah dilakukan pemerintah daerah selama dua tahun terakhir.
“Kehadiran ASN Corpu melengkapi berbagai langkah transformasi yang telah dilakukan, antara lain melalui manajemen talenta, profiling ASN, evaluasi kinerja pegawai, digitalisasi layanan kepegawaian, dan berbagai upaya penguatan tata kelola ASN lainnya,” kata Yozki.
Ia menjelaskan, penggunaan konsep Corporate University atau ASN Corpu dalam pengembangan sumber daya manusia didasarkan pada cita-cita agar setiap ASN yang mengabdi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menjadi longlife learner atau pembelajar sepanjang hayat dan knowledge creator atau kreator pengetahuan baru.
Hal tersebut dinilai penting dalam menghadapi tantangan dan persoalan pembangunan yang semakin kompleks.
“Oleh sebab itu, platform ASN Corpu ini hadir untuk memberikan akses kepada seluruh ASN dalam menyerap ilmu dan mewadahi setiap OPD untuk menyumbangkan aset pengetahuannya di dalam platform ASN Corpu yang sudah kita bangun bersama ini,” ujarnya.
Yozki mengatakan, kegiatan launching dan sosialisasi tersebut juga bertujuan menyamakan persepsi seluruh pimpinan perangkat daerah mengenai konsep dan implementasi ASN Corpu.
Selain itu, kegiatan tersebut untuk membangun kesadaran bahwa pengembangan kompetensi ASN merupakan bagian strategis dari pencapaian kinerja organisasi dan bukan hanya menjadi tanggung jawab perangkat daerah yang menangani kepegawaian.
ASN Corpu juga diharapkan melahirkan komitmen bersama dari seluruh pimpinan dan unit kerja untuk mendukung penerapannya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.
“Tujuannya juga mendorong terciptanya budaya belajar yang berkelanjutan, kolaboratif, berbasis kebutuhan organisasi, dan berorientasi pada peningkatan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat,” katanya.






