BANDASAPULUAH.COM — Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim meminta seluruh kepala perangkat daerah beserta jajaran mengikuti proses Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2026 dengan sungguh-sungguh serta menindaklanjuti setiap arahan dan masukan yang disampaikan tim evaluator.
Hal itu disampaikan Risnaldi saat membuka Evaluasi SAKIP Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2026 yang digelar di Aula Bapperida Pesisir Selatan, Kamis (18/9/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan tersebut diikuti para Asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta para camat se-Kabupaten Pesisir Selatan. Evaluasi juga dihadiri Tim Evaluator Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) via daring .
Dalam sambutannya, Risnaldi mengatakan, evaluasi SAKIP merupakan momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan untuk melihat sejauh mana penerapan sistem akuntabilitas kinerja telah berjalan sekaligus mengidentifikasi berbagai aspek yang masih perlu diperbaiki.
“Kami memandang pelaksanaan evaluasi ini sebagai kesempatan yang sangat penting bagi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan untuk mendapatkan arahan, masukan, dan rekomendasi dari Tim Evaluator Kementerian PANRB, sehingga ke depan penerapan SAKIP dapat semakin baik,” ujar Risnaldi.
Menurutnya, SAKIP memiliki posisi penting dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel, efektif dan berorientasi pada hasil. Karena itu, penerapan SAKIP tidak boleh dimaknai sebatas pemenuhan administrasi maupun penyusunan dokumen.
“SAKIP bukan hanya berkaitan dengan penyusunan dokumen, tetapi merupakan suatu sistem manajemen kinerja yang mendorong agar setiap penyelenggaraan pemerintahan dilaksanakan secara terencana, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Risnaldi menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terus berkomitmen memperkuat penerapan SAKIP di seluruh perangkat daerah.
Manajemen kinerja, kata dia, harus menjadi bagian dari pelaksanaan tugas dan tanggung jawab setiap aparatur dalam menjalankan roda pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Risnaldi juga mengingatkan bahwa masih terdapat berbagai hal dalam pelaksanaan SAKIP yang perlu terus diperbaiki dan ditingkatkan.
Untuk itu, hasil evaluasi dan rekomendasi dari tim evaluator diharapkan tidak berhenti pada proses evaluasi, tetapi menjadi bahan perbaikan bagi perangkat daerah.
Ia meminta seluruh kepala perangkat daerah dan jajaran memberikan informasi yang diperlukan tim evaluator secara terbuka dan benar. Selain itu, setiap arahan dan masukan yang diberikan selama proses evaluasi agar diperhatikan secara serius.
“Kami meminta kepada seluruh kepala perangkat daerah dan jajaran agar mengikuti seluruh proses evaluasi ini dengan sungguh-sungguh, memberikan informasi yang diperlukan secara terbuka dan benar, serta memperhatikan setiap arahan dan masukan yang disampaikan oleh tim evaluator,” tegasnya.
Pada evaluasi SAKIP tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan juga telah mempersiapkan sejumlah perangkat daerah untuk mengikuti proses pendalaman atau in-depth interview.
Tiga perangkat daerah tersebut yakni Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, serta Dinas Perikanan dan Pangan.
Risnaldi berharap seluruh rangkaian evaluasi dapat berlangsung lancar dan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas manajemen kinerja Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.
“Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan memberikan hasil yang bermanfaat bagi perbaikan penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Pesisir Selatan,” ujarnya.






