BANDASAPULUAH.COM — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pesisir Selatan menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran rumah di Kampung Anakan, Nagari Koto Nan Duo IV Koto Hilie, Kecamatan Batangkapas, Senin (6/4/2026).
Kebakaran yang terjadi pada 1 April 2026 tersebut menghanguskan satu unit rumah dan berdampak pada dua kepala keluarga (KK), dengan kerugian ditaksir mencapai Rp180 juta.
Sebanyak empat personel diterjunkan langsung ke lokasi kejadian untuk mendistribusikan bantuan kepada korban terdampak. Sementara itu, dua personel lainnya bertugas di Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) di markas untuk mendukung pengolahan data dan pelaporan kegiatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan dasar bagi korban, di antaranya paket sembako, hygiene kit, pakaian, baskom, serta peralatan seperti sekop dan cangkul guna membantu proses pembersihan pascakebakaran.
Kepala Markas PMI Pesisir Selatan, Aldianto Chan, menyampaikan bahwa kehadiran PMI merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.
“PMI hadir untuk memastikan kebutuhan dasar korban dapat segera terpenuhi, terutama di masa darurat seperti ini. Kami berharap bantuan ini dapat membantu korban untuk bertahan sekaligus memulai pemulihan pascakejadian,” ujarnya.
Ia menambahkan, PMI juga terus berupaya memperkuat koordinasi dengan pihak terkait agar penanganan lanjutan bagi para korban dapat berjalan secara optimal.
Dalam mendukung operasional di lapangan, PMI turut mengerahkan satu unit ambulans gawat darurat sebagai sarana mobilisasi tim dan distribusi bantuan.
Selain itu, posko penanganan bencana didirikan di Markas PMI Kabupaten Pesisir Selatan dengan dukungan tiga personel serta fasilitas seperti laptop, printer, jaringan internet, dan alat tulis kantor untuk memastikan kelancaran koordinasi dan administrasi kegiatan.






