BANDASAPULUAH.COM – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan maksimal selama masa libur Lebaran 2026, khususnya di sepanjang jalur lintas Padang–Bengkulu yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Zainal Arifin, menegaskan bahwa seluruh fasilitas kesehatan di jalur tersebut diminta tetap siaga selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Semua fasilitas kesehatan di sepanjang perlintasan Padang ke Bengkulu kita minta memberikan pelayanan maksimal,” ujarnya di Painan pada Selasa (17/3/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan para pemudik maupun masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan bisa segera mendapatkan pertolongan medis.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Selatan, Agustina Rahmadani, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah pos pelayanan kesehatan yang akan beroperasi selama periode libur Lebaran.
Ia menyebutkan, terdapat beberapa Pos Pengamanan (Pos PAM) kesehatan yang disiagakan di sejumlah lokasi strategis, yakni di kawasan Mandeh, Pantai Carocok, dan Pasir Putih.
“Untuk pustu dan posko kesehatan di lokasi wisata dibuka sampai pukul 16.00 WIB,” jelas Agustina saat dikonfirmasi di Painan, Rabu (18/3/2026).
Selain itu, Dinas Kesehatan juga mengaktifkan 15 Puskesmas Pembantu (Pustu) yang berada di sepanjang Jalur Lintas Barat Sumatera untuk memperkuat layanan kesehatan bagi para pemudik.
“Untuk puskesmas yang ada di Pesisir Selatan sebanyak 21 unit tetap membuka layanan IGD selama 24 jam,” kata dia.
Ia menambahkan, pelayanan kesehatan tersebut akan berlangsung mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.
Selain itu, dua rumah sakit daerah juga disiagakan untuk mendukung pelayanan kesehatan selama masa libur Lebaran.
“Kami juga menyiapkan layanan IGD di RSUD dr M Zein Painan dan RSUD Pratama Tapan sebagai rujukan bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan lebih lanjut,” katanya.
Dengan kesiapan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berharap masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman, serta tetap mendapatkan akses layanan kesehatan apabila diperlukan selama perjalanan maupun saat berada di daerah tersebut.






