BANDASAPULUAH.COM – Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, mengunjungi Pulau Semangki Gadang dan Pulau Semangki Ketek pada Ahad (15/3/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi fasilitas serta potensi wisata bahari yang ada di kawasan tersebut.
Dalam kunjungan itu, Risnaldi didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Ronald Bernando, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Andi Syafinal, Kepala Dinas Perkimtan LH Roli Buchari, serta jajaran Dinas Perhubungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setibanya di lokasi, Risnaldi meninjau berbagai fasilitas yang telah dibangun di Pulau Semangki menggunakan dana pemerintah beberapa tahun lalu.
“Kita sudah sampai di Pulau Semangki. Ini dulu dibangun dengan dana DAK lebih kurang anggarannya Rp4 miliar. Kita lihat apa saja yang sudah dibangun dengan anggaran tersebut di pulau ini,” ujar Risnaldi.
Ia menyebutkan, kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan potensi wisata di Pesisir Selatan dapat dimanfaatkan secara optimal.
Menurutnya, Pulau Semangki Gadang dan Pulau Semangki Ketek memiliki panorama alam yang sangat indah dan layak menjadi destinasi wisata unggulan.
“Hari ini, kami mengunjungi Pulau Semangki Gadang dan Semangki Ketek di Kabupaten Pesisir Selatan. Luar biasa indahnya, pantainya bersih, pasirnya putih, spot memancing juga ada, fasilitas sudah tersedia,” katanya.
Namun demikian, Risnaldi menilai potensi tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal hingga saat ini.
“Namun memang belum termanfaatkan secara maksimal. Mudah-mudahan ke depan kita bisa menggarap pariwisata Pesisir Selatan ini lebih serius. Potensinya luar biasa,” ungkapnya.
Ia menambahkan, langkah yang perlu dilakukan ke depan adalah memperkuat promosi serta melakukan pengemasan destinasi wisata agar lebih menarik bagi wisatawan.
“Tinggal lagi bagaimana kita mempromosikan, mem-packaging, membungkus dan menjual potensi wisata ini agar dikenal luas,” jelasnya.
Risnaldi juga menekankan bahwa akses menuju Pulau Semangki cukup dekat dan mudah dijangkau dari daratan.
“Jarak dari Pelabuhan Penasahan ke sini hanya sekitar 10 menit perjalanan. Hanya 10 menit saja sudah sampai. Ini tentu menjadi keunggulan tersendiri,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, pada tahun 2022 lalu pemerintah melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) telah melaksanakan pembangunan sejumlah fasilitas wisata di Pulau Semangki dengan nilai anggaran sekitar Rp4,7 miliar.
Fasilitas yang dibangun antara lain gazebo, jalan setapak, musholla, toilet serta kios kuliner untuk menunjang aktivitas wisata di kawasan tersebut.
Akan tetapi, setelah pembangunan selesai, fasilitas tersebut dinilai tidak terurus dengan baik. Kondisi terkini sebagian fasilitas bahkan mengalami kerusakan cukup berat sehingga tidak dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pengunjung.
Risnaldi berharap, ke depan pengelolaan kawasan wisata dapat dilakukan lebih baik sehingga pembangunan yang telah dilakukan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta mampu mendukung pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Pesisir Selatan.
“Semoga ke depan konsep kinerja seperti ini tidak terjadi lagi, sehingga setiap pembangunan yang dilakukan dapat terawat dan dimanfaatkan secara maksimal,” harapnya.






