Polisi Duga Ledakan San Antonio Surabaya Akibat Tekanan Gas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi bangunan di Kawasan San Antonio usai mengalami ledakan.

i

Kondisi bangunan di Kawasan San Antonio usai mengalami ledakan.

BANDASAPULUAH.COM –

SURABAYA (Lentera)– Polisi mengatakan ledakan yang terjadi di sebuah restoran di kawasan Perumahan San Antonio, Pakuwon City, Mulyorejo, Surabaya, Selasa (6/10/2026) pagi, diduga merupakan fenomena BLEVE (Ledakan Uap Memperluas Cairan Mendidih) akibat penumpukan gas di dalam ruangan.

Dugaan ini muncul setelah tim penjinak bom (Jibom) melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Polisi memastikan tidak menemukan unsur bahan peledak atau indikasi ledakan berasal dari bom.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sampai saat ini dari hasil penyelidikan kami belum menemukan adanya unsur bahan peledak atau unsur yang terkandung di dalam bom tersebut. Namun yang lebih tepat ledakan tersebut bersifat BLEVE,” kata petugas Jibom di lokasi.

Baca Juga :  Mantan Ketua KPU Beberkan Asal Mula Pasal PKPU yang Disoal Soal Ijazah Gibran

Menurutnya, BLEVE bisa terjadi ketika gas bertekanan menumpuk di dalam ruangan. Jika kondisi pemicu terpenuhi, maka tekanan tersebut dapat menimbulkan ledakan dan menimbulkan kerusakan pada area sekitar.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan tiga tabung elpiji berkapasitas masing-masing 50 kilogram. Namun polisi memastikan tabung tersebut tidak meledak.

Kapolrestabes Surabaya Kompol Dr Luthfie Sulistiawan mengatakan, dugaan awal ada kebocoran gas yang berasal dari pipa. Namun sumber kebocoran masih diselidiki.

“Tabungnya tidak meledak, tapi diduga karena kebocoran. Kebocoran tersebut diduga berasal dari pipa, sementara ini masih kami selidiki,” kata Luthfie.

Polisi pun memastikan ketiga tabung elpiji tersebut saat ini dalam keadaan kosong. Gas yang ada di dalam tabung sempat keluar sehingga petugas memastikan kondisi di lokasi untuk sementara aman.

Baca Juga :  Target perdagangan Utah Jazz yang paling mungkin selama musim perdagangan NBA

Terkait dugaan kebocoran hanya satu tabung, Luthfie mengatakan hal itu masih harus dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut. “Masih kami selidiki,” ujarnya.

Luthfie menjelaskan, kuatnya tekanan ledakan terlihat dari pola kerusakan ruangan tempat ledakan berasal. Tekanan tersebut tampak diarahkan ke sejumlah sisi bangunan, termasuk dinding dan bagian depan yang menggunakan kaca.

“Kacanya pecah, lalu muncul lubang di dinding, mendorong keluar,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, suara ledakan cukup keras. Namun polisi belum memastikan sejauh mana radius suara maupun dampak getarannya dan masih melakukan penyelidikan.

Baca Juga :  Ilmuwan Baru Saja Menemukan Bagaimana Rabies Membajak Sel Manusia

Sementara dampak ledakan tercatat sedikitnya 41 bangunan di sekitar lokasi. Bangunan yang terdampak terdiri dari ruko yang berada di sekitar lokasi dan rumah warga di bagian belakang.

Luthfie mengatakan, ada 15 rumah di bagian belakang yang terdampak, sedangkan bangunan lainnya merupakan ruko yang disewakan di kawasan tersebut.

Hingga saat ini, polisi masih melanjutkan olah TKP dan pemeriksaan untuk mengetahui sumber kebocoran dan rangkaian peristiwa yang menyebabkan ledakan.

Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Malam ini MK akan memutus kasus pendidikan Gibran
Jokowi Mendadak di Jakarta Jelang Putusan MK Soal Gugatan Pendidikan Gibran, PDIP Deteksi Hal Ini
Update AMDAL BDx Purwakarta, Bupati: Izin PBG Belum Rampung
Demo Buruh Dibubarkan, Jalan Gatot Subroto Menuju Slipi Dibuka Kembali: Okezone News
Istri Manuel Bihr Klarifikasi Momen Viral dengan Presiden Prabowo
Motor Ayah Gadai Rp 700 Ribu, Anak Ditahan Polsek Bukit Kapur
Prabowo Sibuk Ngobrol dengan SBY Sambil Abaikan Jokowi, Demokrat Terbuka, Singgung Perang dan Masa Lalu
Jaga Generasi Muda, Polsek Babelan Pantau Kehadiran dan Aktivitas Mahasiswa

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Malam ini MK akan memutus kasus pendidikan Gibran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Jokowi Mendadak di Jakarta Jelang Putusan MK Soal Gugatan Pendidikan Gibran, PDIP Deteksi Hal Ini

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Update AMDAL BDx Purwakarta, Bupati: Izin PBG Belum Rampung

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Demo Buruh Dibubarkan, Jalan Gatot Subroto Menuju Slipi Dibuka Kembali: Okezone News

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Polisi Duga Ledakan San Antonio Surabaya Akibat Tekanan Gas

Berita Terbaru

Malam ini MK akan memutus kasus pendidikan Gibran

Nasional

Malam ini MK akan memutus kasus pendidikan Gibran

Selasa, 6 Okt 2026 - 16:35 WIB

Update AMDAL BDx Purwakarta, Bupati: Izin PBG Belum Rampung

Nasional

Update AMDAL BDx Purwakarta, Bupati: Izin PBG Belum Rampung

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:25 WIB

Kondisi bangunan di Kawasan San Antonio usai mengalami ledakan.

Nasional

Polisi Duga Ledakan San Antonio Surabaya Akibat Tekanan Gas

Selasa, 6 Okt 2026 - 14:16 WIB