BANDASAPULUAH.COM – Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim resmi menakhodai Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pesisir Selatan masa bakti 2025–2030.
Ia dilantik bersama pengurus dan dewan kehormatan oleh Ketua PMI Sumatera Barat Aristo Munandar di Aula Dinas Pendidikan, Rabu (6/5/2026).
Dalam kesempatan itu, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni menegaskan pentingnya penguatan layanan kemanusiaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Bupati Hendrajoni menyampaikan ucapan selamat datang kepada Ketua PMI Sumatera Barat beserta rombongan di Kabupaten Pesisir Selatan yang dikenal sebagai “negeri sejuta pesona”.
Ia menilai kehadiran jajaran PMI provinsi menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi pemerintah daerah dan seluruh unsur PMI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kemanusiaan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, kami menyampaikan selamat datang kepada Ketua PMI Sumatera Barat beserta rombongan. Kehadiran bapak dan ibu sekalian menjadi kehormatan bagi kami, sekaligus menjadi penyemangat bagi pemerintah daerah dan seluruh jajaran PMI untuk terus menguatkan pelayanan kemanusiaan di daerah ini,” ujar Hendrajoni.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan arah pembangunan daerah melalui program unggulan Nagari Sehat, yang menitikberatkan pada pemerataan layanan kesehatan hingga ke pelosok nagari.
Program ini, kata dia, menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah dalam memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang layak.
“Melalui program Nagari Sehat, kami bertekad agar pelayanan dasar, khususnya di bidang kesehatan, benar-benar mampu menjangkau dan melayani seluruh masyarakat Pesisir Selatan tanpa terkecuali,” tegasnya.
Ia menekankan, pemerintah daerah berkomitmen memastikan tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan.
“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada lagi warga Pesisir Selatan yang sakit namun tidak mendapatkan akses pelayanan dan pengobatan yang layak. Kami juga berkomitmen agar tidak ada lagi ibu hamil yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik, aman, dan terjangkau,” lanjutnya.
Untuk mendukung hal tersebut, Hendrajoni menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus melakukan peningkatan sarana dan prasarana kesehatan.
Saat ini, Pesisir Selatan telah memiliki tiga rumah sakit umum, termasuk satu rumah sakit swasta, 21 puskesmas, serta puluhan puskesri yang tersebar hingga ke wilayah nagari.
“Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana kesehatan, termasuk mendorong peningkatan status puskesmas rawat inap agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih maksimal,” katanya.
Dalam konteks itu, Bupati menegaskan bahwa keberadaan PMI sangat dibutuhkan sebagai mitra strategis pemerintah daerah, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan darah, penanganan kegawatdaruratan, serta berbagai aksi sosial kemasyarakatan.
“PMI selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Oleh karena itu, kami sangat membutuhkan dukungan PMI dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang menyeluruh,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Hendrajoni menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus dan dewan kehormatan PMI yang baru dilantik.
“Saya mengucapkan selamat kepada pengurus dan dewan kehormatan PMI Kabupaten Pesisir Selatan masa bakti 2025–2030. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, ikhlas, dan semangat pengabdian untuk kemanusiaan,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua PMI Pesisir Selatan yang juga Wakil Bupati, Risnaldi Ibrahim, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan kegiatan pelantikan tersebut.
“Terima kasih kepada semua pihak. Acara ini sukses terselenggara karena kerja sama panitia, relawan, dan PMR, sehingga pelantikan pada pagi hari ini dapat terlaksana,” ujarnya.
Ia juga secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Hendrajoni dan Anggota DPR RI Lisda Hendrajoni yang tetap menyempatkan hadir meskipun memiliki agenda penting di luar daerah.
“Terima kasih pak Bupati dan Bunda Lisda, ini menunjukkan kecintaan beliau kepada PMI dan bagaimana PMI bisa berkembang dalam menjalankan tugas-tugas relawan kemanusiaan,” ungkapnya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ketua PMI Sumatera Barat beserta jajaran atas dukungan dan kehadiran dalam pelantikan tersebut.
Risnaldi menegaskan, PMI merupakan organisasi yang bergerak atas dasar kemanusiaan tanpa pamrih.
“PMI tidak ada pamrihnya, tidak ada bayaran atau honor. Ini murni kemanusiaan. Kepada kita semua yang hadir, kami ucapkan ribuan terima kasih. Ini adalah tugas kemanusiaan, dan mudah-mudahan pekerjaan ini diridai Allah Subhanahu wa Ta’ala, amin ya rabbal alamin,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik, sekaligus mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjalankan amanah tersebut.
“Kepada kawan-kawan yang ikut dilantik, kami ucapkan selamat. Semoga kita semua dapat menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Di sisi lain, Ketua PMI Sumatera Barat Aristo Munandar menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan awal dari tanggung jawab besar dalam menjalankan misi kemanusiaan.
“Atas nama Palang Merah Indonesia Provinsi Sumatera Barat, saya mengucapkan selamat kepada Bapak Risnaldi Ibrahim Dt. Batuah beserta jajaran yang baru saja dilantik. Amanah ini merupakan kepercayaan besar sekaligus tanggung jawab kemanusiaan yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan dan dedikasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa PMI memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat, baik dalam penanggulangan bencana, pelayanan donor darah, maupun berbagai aksi sosial lainnya, dengan berpegang teguh pada prinsip-prinsip kemanusiaan yang diakui secara internasional, yakni kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan.
“Oleh karena itu, kami berharap kepengurusan yang baru ini dapat segera bergerak aktif, memperkuat koordinasi dengan PMI Provinsi, memperpanjang jangkauan melalui PMI Kecamatan, serta menjalin sinergi dengan pemerintah daerah, relawan, dan seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Pesisir Selatan,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memperkuat layanan kemanusiaan di Ranah Pasisia.
“Dalam menjalankan tugas sebagaimana amanah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan, PMI tidak bisa bergerak sendiri. Kita membutuhkan dukungan masyarakat Pesisir Selatan untuk menghantarkan layanan kemanusiaan ini kepada sesama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Aristo menekankan pentingnya penguatan kapasitas relawan sebagai ujung tombak pelayanan PMI.
“PMI Kabupaten Pesisir Selatan membutuhkan relawan yang tangguh, sukarela, dan berjiwa kemanusiaan tinggi. Kami harap ke depan dapat meningkatkan kapasitas relawan melalui perekrutan Korps Sukarela, Tenaga Sukarela, serta pembentukan SIBAT di tingkat desa. Tanpa relawan, layanan kemanusiaan PMI tidak akan menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan,” paparnya.
Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan laporan terkait peran PMI dalam penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada November 2025 lalu.
“Pada saat tanggap darurat bencana tersebut, PMI Provinsi Sumatera Barat bersama PMI Pesisir Selatan tetap memastikan seluruh daerah terdampak menerima bantuan, meskipun saat itu kepengurusan belum terbentuk. Bantuan tetap didistribusikan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Hal tersebut, lanjutnya, menjadi bukti nyata bahwa PMI selalu hadir dalam setiap kondisi.
“Ini menjadi bukti bahwa PMI tidak pernah diam untuk membantu masyarakat. PMI selalu hadir, baik dalam keadaan bencana maupun non bencana. Layanan kemanusiaan akan terus berjalan setiap saat,” tegasnya.

Ia juga menyatakan optimisme terhadap kepengurusan PMI Pesisir Selatan periode 2025–2030 yang dinilai sebagai orang-orang pilihan dengan semangat kemanusiaan tinggi.
“Saya yakin kepengurusan ini akan mampu membawa PMI semakin dekat dan terasa kehadirannya di tengah masyarakat,” ujarnya.
“Selamat bekerja kepada Ketua PMI Kabupaten Pesisir Selatan beserta seluruh jajaran. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya dan membawa keberkahan bagi masyarakat luas. Kami berharap adanya kerja sama dan dukungan dari semua pihak,” tutupnya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Anggota DPR RI Lisda Hendrajoni, Ketua GOW Oktarina Risnaldi, Ketua Dharma Wanita Persatuan, unsur Forkopimda, Kepala Lapas Painan, para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, wali nagari, kepala sekolah, serta tamu undangan lainnya.






