Hadiri Kasus Khusus Ijazah Palsu Jokowi, Wartawan Berharap Roy Suryo Cs Segera Ditahan

Senin, 15 Desember 2025 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hadiri Kasus Khusus Ijazah Palsu Jokowi, Wartawan Berharap Roy Suryo Cs Segera Ditahan

i

Hadiri Kasus Khusus Ijazah Palsu Jokowi, Wartawan Berharap Roy Suryo Cs Segera Ditahan

BANDASAPULUAH.COM – Polda Metro Jaya meluncurkan kasus khusus terkait dugaan pemalsuan ijazah ke-7 Presiden Joko Widodo (Jokowi), Senin (15/12/2025). Kasus khusus ini dilakukan atas permintaan tersangka kasus fitnah ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo cs.

Berdasarkan pantauan di lokasi, baik pelapor, kuasa hukum Jokowi, maupun kuasa hukum Roy Suryo Cs sudah tiba di Polda Metro Jaya. Pelapor berharap dengan adanya gelar perkara khusus hari ini, para tersangka dugaan ijazah palsu Jokowi segera ditangkap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Perbuatannya diulang-ulang, sehingga kalau tidak ditangkap terus berteriak, ini akan semakin memperparah polarisasi di masyarakat, kata Ketua Umum Peradi Bersatu Zevrijn Boy Kanu, Senin (15/12/2025).

“Kami mohon nanti dalam kasus ini kami berharap mereka yang menjadi tersangka bisa ditahan,” ujarnya.

Sedangkan terlapor atau Roy Suryo Cs tampak tak hadir di Polda Metro Jaya. Kuasa hukum Roy Suryo Cs, Ahmad Khozinudin menjelaskan, dirinya datang mewakili kliennya untuk mengikuti gelar perkara khusus.

Judul perkara khusus ini tidak lepas dari yang kami minta, kami ajukan sebanyak dua kali, pertama pada 21 Juli 2025 dan terakhir pada 20 November 2025, kata Ahmad.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, kasus khusus ini dilakukan atas permintaan Roy Suryo Cs.

Dijadwalkan Senin 15 Desember 2025 sekitar pukul 10.00 akan digelar sidang khusus atas permintaan tersangka Roy Suryo dan kawan-kawan, kata Budi, dikutip Minggu (14/12/2025).

Budi menambahkan, acara khusus kasus ini akan dihadiri sejumlah pihak internal dan eksternal. Di antaranya Irwasum, Propam, Kompolnas, dan Ombudsman.

Jadi Senin depan akan ada acara khusus yang dihadiri pihak internal dan eksternal. Misalnya dari Irwasum, dari Propam, Divkum, dan dari luar ada Kompolnas, Ombudsman, ini akan kita hadiri, ujarnya.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Altusa 87 Gelar Temu Kangen, Perkuat Silaturahmi dan Jejaring Alumni
Silaturrahim MDN-G Perkuat Konsolidasi Diaspora Minang di Berbagai Negara
Jafri Syair Tutup Usia, Tokoh Pesisir Selatan yang Pernah Melatih SBY hingga Prabowo di Militer
Rumor Jordan Peele–Marvel muncul kembali di tengah penundaan fitur keempatnya — World of Reel
Video viral yang menunjukkan Clavicular dan N3on diserang dengan cairan merah selama siaran langsung tabrakan di masa lalu telah muncul kembali di tengah larangan Kick yang sedang berlangsung.
Cara menonton & poin pembicaraan: Adelaide v Perth
Sixers bertujuan untuk menutup tahun 2025 dengan kemenangan melawan Wildcats
Berita NFL: Chicago Bears meraih NFC North untuk pertama kalinya sejak 2018 setelah Green Bay Packers kalah dari Baltimore Ravens

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:23 WIB

Altusa 87 Gelar Temu Kangen, Perkuat Silaturahmi dan Jejaring Alumni

Senin, 25 Mei 2026 - 18:39 WIB

Silaturrahim MDN-G Perkuat Konsolidasi Diaspora Minang di Berbagai Negara

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:11 WIB

Jafri Syair Tutup Usia, Tokoh Pesisir Selatan yang Pernah Melatih SBY hingga Prabowo di Militer

Minggu, 28 Desember 2025 - 12:40 WIB

Rumor Jordan Peele–Marvel muncul kembali di tengah penundaan fitur keempatnya — World of Reel

Minggu, 28 Desember 2025 - 12:19 WIB

Video viral yang menunjukkan Clavicular dan N3on diserang dengan cairan merah selama siaran langsung tabrakan di masa lalu telah muncul kembali di tengah larangan Kick yang sedang berlangsung.

Berita Terbaru