Kesaksian Korban Banjir, Prabowo Mau Datang, BNPB Buru Pasang Tenda di Aceh Tamiang

Sabtu, 13 Desember 2025 - 00:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kesaksian Korban Banjir, Prabowo Mau Datang, BNPB Buru Pasang Tenda di Aceh Tamiang

i

Kesaksian Korban Banjir, Prabowo Mau Datang, BNPB Buru Pasang Tenda di Aceh Tamiang

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

– Tenda bergambar BNPB tiba-tiba dipasang di lokasi pengungsian korban banjir di Jembatan Sungai Tamiang, Kuala Simpang, Aceh Tamiang.

Padahal sudah seminggu lebih warga yang mengungsi di sana sudah menggunakan tenda sendiri dan hidup berdesakan bersama keluarga lain di tenda warga.

Tenda BNPB ini rupanya dipasang menjelang kedatangan Presiden Prabowo Subianto yang rupanya datang ke sana pada Jumat (12/12).

Salah satu warga, Amri, mengaku sudah lebih dari seminggu mengungsi di jembatan Sungai Tamiang. Awalnya dia menginap di tenda warga lain, sedangkan tenda BNPB baru dipasang beberapa jam sebelumnya pada Rabu lalu.

“Hari pertama di titi (jembatan) ini kami menumpang, kalau BNPB baru satu jam yang lalu,” kata Amri, Rabu (12/10/2025).

Di tenda pribadi warga ini, ternyata masih banyak keluarga lain yang menginap. Satu tenda diisi 4 Kepala Keluarga (KK).

Puluhan anggota keluarga tidur berkerumun di dalam tenda seperti ikan di tumpukan ijuk.

Setelah tenda BNPB tiba, mereka bisa tidur dan istirahat dengan lebih nyaman karena setiap kepala keluarga diberikan satu tenda.

Alhamdulillah di sini baik-baik saja, hanya selimut dan air bersih untuk memasak, ujarnya seperti dilansir detikcom.

Di pengungsian jembatan Sungai Tamiang, ia mengeluhkan betapa jauhnya air bersih ketika ada mobil pengangkut air melintas.

Ia juga berharap pemerintah membangun penampungan air untuk pengungsi di jembatan Sungai Tamiang.

Hal senada juga diungkapkan Suriani, warga yang mengungsi di Jembatan Sungai Tamiang, tenda BNPB baru dipasang pada Rabu lalu.

Selama lebih dari seminggu mereka mendirikan tenda sendiri untuk berteduh dan beristirahat.

“Yang ini (tenda BNPB) baru masuk tenda ini. Tadinya saya bikin tenda sendiri di sini,” kata Suriani.

Di tenda lama ada 7 Kepala Keluarga (KK) dalam satu tenda. Ada puluhan orang yang tidur dan berlindung di dalam tenda. Sedangkan di tenda BNPB diberikan satu tenda per keluarga.***

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Altusa 87 Gelar Temu Kangen, Perkuat Silaturahmi dan Jejaring Alumni
Silaturrahim MDN-G Perkuat Konsolidasi Diaspora Minang di Berbagai Negara
Jafri Syair Tutup Usia, Tokoh Pesisir Selatan yang Pernah Melatih SBY hingga Prabowo di Militer
Rumor Jordan Peele–Marvel muncul kembali di tengah penundaan fitur keempatnya — World of Reel
Video viral yang menunjukkan Clavicular dan N3on diserang dengan cairan merah selama siaran langsung tabrakan di masa lalu telah muncul kembali di tengah larangan Kick yang sedang berlangsung.
Cara menonton & poin pembicaraan: Adelaide v Perth
Sixers bertujuan untuk menutup tahun 2025 dengan kemenangan melawan Wildcats
Berita NFL: Chicago Bears meraih NFC North untuk pertama kalinya sejak 2018 setelah Green Bay Packers kalah dari Baltimore Ravens

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:23 WIB

Altusa 87 Gelar Temu Kangen, Perkuat Silaturahmi dan Jejaring Alumni

Senin, 25 Mei 2026 - 18:39 WIB

Silaturrahim MDN-G Perkuat Konsolidasi Diaspora Minang di Berbagai Negara

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:11 WIB

Jafri Syair Tutup Usia, Tokoh Pesisir Selatan yang Pernah Melatih SBY hingga Prabowo di Militer

Minggu, 28 Desember 2025 - 12:40 WIB

Rumor Jordan Peele–Marvel muncul kembali di tengah penundaan fitur keempatnya — World of Reel

Minggu, 28 Desember 2025 - 12:19 WIB

Video viral yang menunjukkan Clavicular dan N3on diserang dengan cairan merah selama siaran langsung tabrakan di masa lalu telah muncul kembali di tengah larangan Kick yang sedang berlangsung.

Berita Terbaru