3,3 Juta Orang Terdampak di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

3,3 Juta Orang Terdampak di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat

i

3,3 Juta Orang Terdampak di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat

– Sebanyak 3,3 juta orang terdampak banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar). Jumlah tersebut berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Rabu (3/12/2025).

Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Pusdatin) BNPB melaporkan 753 orang meninggal dunia, 650 orang masih hilang, dan 2.600 lainnya luka-luka. Angka tersebut menjadikan bencana di Sumatera sebagai salah satu yang paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari kedatangan tersebut tercatat kerusakan rumah warga mencapai ribuan unit.

“Rumah rusak berat 3.600 rumah, rusak ringan 2.100 rumah, dan rusak ringan 3.700 rumah,” tulis BNPB, dikutip Rabu (3/12/2025).

Selain pemukiman, fasilitas umum juga terkena dampak parah. Data BNPB menunjukkan 39,34% jembatan rusak, sarana ibadah rusak 16,97%, dan fasilitas pendidikan rusak 42,5%

1,18% fasilitas kesehatan rusak. Hal ini menunjukkan skala kerusakan yang sangat besar dan memerlukan penanganan jangka panjang.

Jumlah pengungsi juga terus meningkat seiring dengan upaya evakuasi dan pendataan. BNPB mencatat pengungsi di Sumbar berjumlah 106.200 jiwa, Sumut 538.000 jiwa, dan Aceh 1,5 juta jiwa. Total pengungsi mencapai 2,1 juta jiwa yang kini tersebar di ratusan titik pengungsian dengan kondisi logistik dan akses yang bervariasi.

Dari sisi jumlah penduduk terdampak, BNPB mencatat 141.800 orang di Sumbar, kemudian 1,7 juta orang terdampak di Sumut, dan 1,5 juta orang di Aceh. Secara keseluruhan, 3,3 juta orang merasakan dampak langsung dari bencana banjir bandang dan tanah longsor ini. Banyak dari mereka kehilangan tempat tinggal, akses terhadap air bersih, mata pencaharian dan fasilitas vital lainnya.

BNPB menyatakan penanganan darurat masih menjadi prioritas, sementara pemulihan jangka panjang dipersiapkan bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan lembaga kemanusiaan.

Di tengah situasi yang masih cepat berubah, pemerintah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Altusa 87 Gelar Temu Kangen, Perkuat Silaturahmi dan Jejaring Alumni
Silaturrahim MDN-G Perkuat Konsolidasi Diaspora Minang di Berbagai Negara
Jafri Syair Tutup Usia, Tokoh Pesisir Selatan yang Pernah Melatih SBY hingga Prabowo di Militer
Rumor Jordan Peele–Marvel muncul kembali di tengah penundaan fitur keempatnya — World of Reel
Video viral yang menunjukkan Clavicular dan N3on diserang dengan cairan merah selama siaran langsung tabrakan di masa lalu telah muncul kembali di tengah larangan Kick yang sedang berlangsung.
Cara menonton & poin pembicaraan: Adelaide v Perth
Sixers bertujuan untuk menutup tahun 2025 dengan kemenangan melawan Wildcats
Berita NFL: Chicago Bears meraih NFC North untuk pertama kalinya sejak 2018 setelah Green Bay Packers kalah dari Baltimore Ravens