Buronan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp 5 Triliun Dewi Astutik Ditangkap di Kamboja

Selasa, 2 Desember 2025 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buronan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp 5 Triliun Dewi Astutik Ditangkap di Kamboja

i

Buronan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp 5 Triliun Dewi Astutik Ditangkap di Kamboja

– Buronan internasional penyelundup sabu untuk jaringan Segitiga Emas, Dewi Astutik alias Mami ditangkap di Kamboja. Dewi diketahui menjadi dalang penyelundupan sabu seberat 2 ton atau Rp 5 triliun.

Dewi ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, Atase Pertahanan RI di Kamboja, dan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dewi Astutik yang juga buronan asal Korea Selatan ditangkap dalam perjalanan menuju lobi sebuah hotel di Sihanoukville, kata Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto dalam keterangannya, Selasa (2/12/2025).

Suyudi menjelaskan, operasi penangkapan berlangsung cepat, tepat dan tidak menimbulkan keresahan masyarakat. Setelah diamankan, Dewi dipindahkan ke Phnom Penh untuk proses verifikasi identitas dan serah terima resmi antar pihak yang berwenang.

Ia mengatakan Dewi Astutik akan menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap aliran pendanaan, logistik, dan pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan internasional yang beroperasi di sejumlah negara setibanya di Indonesia.

Jaringan ini diketahui aktif mengambil dan mengedarkan berbagai jenis narkotika, antara lain kokain, sabu, dan ketamin, ke Asia Timur dan Tenggara, kata Suyudi.

“BNN menegaskan, penindakan tidak berhenti pada penangkapan saja, namun akan terus membongkar seluruh struktur jaringan yang selama ini beroperasi secara masif dan terorganisir,” ujarnya.

Penangkapan Dewi Astutik dilakukan di Sihanoukville, Kamboja, melalui operasi senyap lintas negara yang dipimpin Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN Roy Hardi Siahaan.

Operasi ini mendapat dukungan penuh dari Atase Pertahanan RI di Kamboja dan BAIS TNI yang dipimpin oleh Yudi Abrimantyo yang berperan penting dalam pemetaan pergerakan lintas negara dan koordinasi regional.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Altusa 87 Gelar Temu Kangen, Perkuat Silaturahmi dan Jejaring Alumni
Silaturrahim MDN-G Perkuat Konsolidasi Diaspora Minang di Berbagai Negara
Jafri Syair Tutup Usia, Tokoh Pesisir Selatan yang Pernah Melatih SBY hingga Prabowo di Militer
Rumor Jordan Peele–Marvel muncul kembali di tengah penundaan fitur keempatnya — World of Reel
Video viral yang menunjukkan Clavicular dan N3on diserang dengan cairan merah selama siaran langsung tabrakan di masa lalu telah muncul kembali di tengah larangan Kick yang sedang berlangsung.
Cara menonton & poin pembicaraan: Adelaide v Perth
Sixers bertujuan untuk menutup tahun 2025 dengan kemenangan melawan Wildcats
Berita NFL: Chicago Bears meraih NFC North untuk pertama kalinya sejak 2018 setelah Green Bay Packers kalah dari Baltimore Ravens