Setidaknya 25 warga Gaza tewas, 77 terluka dalam serangan udara Israel meski gencatan senjata – BANDASAPULUAH.COM

Kamis, 20 November 2025 - 03:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setidaknya 25 warga Gaza tewas, 77 terluka dalam serangan udara Israel meski gencatan senjata – RakyatPos.id

i

Setidaknya 25 warga Gaza tewas, 77 terluka dalam serangan udara Israel meski gencatan senjata – RakyatPos.id

Setidaknya 25 warga Palestina tewas dan 77 lainnya terluka dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza pada hari Rabu, kata Kementerian Kesehatan, menandai pelanggaran baru terhadap perjanjian gencatan senjata yang rapuh sejak bulan lalu. Anadolu laporan.

Sebuah pernyataan kementerian mengatakan bahwa beberapa warga sipil yang terluka berada dalam kondisi kritis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tentara Israel melancarkan serangkaian serangan di beberapa wilayah di Gaza pada Rabu malam. Militer mengklaim bahwa serangan itu merupakan respons terhadap tembakan yang menargetkan pasukannya di Rafah di Gaza selatan.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Juru bicara Pertahanan Sipil Mahmoud Basal mengatakan serangan Israel menargetkan beberapa wilayah di Jalur Gaza sejak sore.

Basal mengatakan serangan itu dimulai dengan tembakan artileri yang menargetkan sebuah rumah di lingkungan Shujaiya di Kota Gaza, menewaskan seorang pemuda Palestina.

Serangan lain menimpa sekelompok warga sipil di lingkungan yang sama, menewaskan satu warga sipil dan melukai puluhan lainnya, tambahnya.

Pesawat-pesawat tempur Israel juga menyerang markas besar Kementerian Wakaf Gaza di lingkungan Zeitoun di Kota Gaza, menewaskan lima orang, termasuk seorang wanita hamil dan seorang anak perempuan, kata juru bicara tersebut.

Di Gaza selatan, tiga warga Palestina tewas, dan beberapa lainnya terluka dalam serangan Israel terhadap sekelompok warga sipil di Khan Younis, kata juru bicara tersebut.

Menurut koresponden Anadolu, serangan itu menargetkan daerah tempat tentara Israel mundur dari Gaza berdasarkan perjanjian gencatan senjata yang mulai berlaku pada 10 Oktober.

Sejak Oktober 2023, tentara Israel telah membunuh hampir 70.000 orang di Gaza, sebagian besar wanita dan anak-anak, melukai lebih dari 170.000 orang, dan menjadikan daerah kantong itu menjadi puing-puing.

Agensi Digital JetMedia

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. bandasapuluah.com tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Altusa 87 Gelar Temu Kangen, Perkuat Silaturahmi dan Jejaring Alumni
Silaturrahim MDN-G Perkuat Konsolidasi Diaspora Minang di Berbagai Negara
Jafri Syair Tutup Usia, Tokoh Pesisir Selatan yang Pernah Melatih SBY hingga Prabowo di Militer
Rumor Jordan Peele–Marvel muncul kembali di tengah penundaan fitur keempatnya — World of Reel
Video viral yang menunjukkan Clavicular dan N3on diserang dengan cairan merah selama siaran langsung tabrakan di masa lalu telah muncul kembali di tengah larangan Kick yang sedang berlangsung.
Cara menonton & poin pembicaraan: Adelaide v Perth
Sixers bertujuan untuk menutup tahun 2025 dengan kemenangan melawan Wildcats
Berita NFL: Chicago Bears meraih NFC North untuk pertama kalinya sejak 2018 setelah Green Bay Packers kalah dari Baltimore Ravens

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:23 WIB

Altusa 87 Gelar Temu Kangen, Perkuat Silaturahmi dan Jejaring Alumni

Senin, 25 Mei 2026 - 18:39 WIB

Silaturrahim MDN-G Perkuat Konsolidasi Diaspora Minang di Berbagai Negara

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:11 WIB

Jafri Syair Tutup Usia, Tokoh Pesisir Selatan yang Pernah Melatih SBY hingga Prabowo di Militer

Minggu, 28 Desember 2025 - 12:40 WIB

Rumor Jordan Peele–Marvel muncul kembali di tengah penundaan fitur keempatnya — World of Reel

Minggu, 28 Desember 2025 - 12:19 WIB

Video viral yang menunjukkan Clavicular dan N3on diserang dengan cairan merah selama siaran langsung tabrakan di masa lalu telah muncul kembali di tengah larangan Kick yang sedang berlangsung.

Berita Terbaru