Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang Wajib Tahu, Inilah Asal Usul Nama Parak Jigarang

Kamis, 6 Oktober 2022 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masjid Al Bahri yang berada di Parak Jigarang, Kelurahan Anduring, Kota Padang

i

Masjid Al Bahri yang berada di Parak Jigarang, Kelurahan Anduring, Kota Padang

Arti Kata Garang

Sejak itu ia disapa masyarakat sebagai “Haji Garang” yang berarti haji yang rajin. Segera setelah dirasa cukup untuk tempat tinggal dan berladang Haji Daim membawa keluarganya pindah ke daerah itu.

Setelah Haji Daim dan keluarganya yang bersuku Chaniago menetap di daerah itu, ia tetap rajin manaruko parak.

Baca Juga :  Peserta Pilkada Pesisir Selatan dari 2005 hingga 2020

Hal ini sengaja dilakukan agar hasilnya dapat dinikmati oleh orang lain. “Setelah parak ko barasih tibolah suku-suku yang lain, tanjuang, guci, jo malayu.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak ada kejelasan, apakah yang dimaksud suku-suku yang lain itu juga berasal dari Singkarak atau masyarakat sekitarnya.

Baca Juga :  PT PKSS Buka Lowongan Kerja Untuk Posisi Frontliner, Penempatan di Padang

Kemungkinan besar, suku-suku lainnya itu merupakan warga masyarakat di sekitar daerah Parak Jigarang.

Yang pasti, jerih payah Haji Garang manaruko parak-parak di daerah itu telah menjadikan Parak Jigarang semakin ramai oleh penduduk dan secara perlahan menjadi pemukiman baru di kawasan tersebut.

Baca Juga :  Festival Siti Nurbaya Akan Meriahkan HUT ke-354 Kota Padang

Menurut Ratna, sewaktu ia masih kanak-kanak di daerah ini hanya terdapat 5 buah rumah gadang dan sekarang sudah berkembang penduduk pun semakin padat.

Klik berikutnya untuk melanjutkan membaca halaman selanjutnya…

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Orang Tionghoa di Batang Kapas dan Painan
Ke Rumah Pewaris dan Makam Pewaris Sultan Tarusan.
Jejak Keindahan Pesisir Selatan dalam Catatan Penjelajah Asing
Perburuan Zaini Zen Gagal, Lumpo Dibombardir Belanda
Kala Surantih, Amping Parak dan Kambang Melawan Belanda Tahun 1745
Sultan Indra Azhir Osman Seuntai Salam Sinopsis Kesultanan Indrapura
Selayang Pandang Cimpu
Pertalian Darah Pesisir Selatan dengan Kesultanan Brunei Darussalam

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 15:05 WIB

Jejak Orang Tionghoa di Batang Kapas dan Painan

Selasa, 7 Oktober 2025 - 07:25 WIB

Ke Rumah Pewaris dan Makam Pewaris Sultan Tarusan.

Senin, 14 April 2025 - 16:43 WIB

Jejak Keindahan Pesisir Selatan dalam Catatan Penjelajah Asing

Minggu, 23 Maret 2025 - 22:12 WIB

Perburuan Zaini Zen Gagal, Lumpo Dibombardir Belanda

Jumat, 21 Maret 2025 - 15:17 WIB

Kala Surantih, Amping Parak dan Kambang Melawan Belanda Tahun 1745

Berita Terbaru

Elkan Baggot (kiri) bersama rekannya berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Timnas Thailand dalam pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026). (ANTARA FOTO/Rivan<!-- -->

Nasional

Update Peringkat Indonesia Usai Juara Piala ASEAN FIFA 2026

Selasa, 6 Okt 2026 - 09:35 WIB