Kisah Ayah Buya Hamka Belajar Al-Qur’an Selama Setahun di Pesisir Selatan

Rabu, 19 Maret 2025 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ayah Buya Hamka, Syekh Haji Abdul Karim Amrullah (Haka) yang dikenal sebagai Inyiak Rasul

i

Ayah Buya Hamka, Syekh Haji Abdul Karim Amrullah (Haka) yang dikenal sebagai Inyiak Rasul

Masa Kecil HAKA

Nenek Hamka menceritakan bahwa ketika HAKA masih kecil, ia dikenal sebagai anak yang sering menangis dengan suara yang sangat melengking dan memiliki tubuh yang kurus.

Setelah mulai pandai berjalan, kenakalannya bukan buatan. Semua orang hendak dilawannya dan semua perkara hendak ditanyakannya, sehingga membuat pusing

Selain itu, ia sangat gemar mengadu ayam, meskipun ayam-ayam yang diadunya itu bukanlah miliknya sendiri. Ia meninggalkan ayam yang kalah dan membawa pulang yang menang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, pada beberapa kesempatan, ia melakukan tindakan ekstrem seperti menusuk ekor ayam yang kalah dengan sagar hingga melintas ke mulutnya. Jika ada yang menegurnya, ia akan menanggapi dengan tatapan mata yang berapi-api.

Namun, di balik kenakalannya itu, tersimpan bakat dan potensi besar yang kelak akan mengukir sejarah.

Belajar ke Pesisir Selatan

Setelah genap usianya 7 tahun, HAKA sudah diperkenalkan pada ibadah dengan diperintahkan oleh orang tuanya untuk mengerjakan sembahyang dan puasa meskipun pada saat itu ia belum memahami rukun dan syaratnya. Pendidikan agama sejak usia dini telah menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter dan keilmuan beliau.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harimau Sumatera dalam Kearifan Adat-Budaya di Minangkabau
Tokoh Adat dan Ulama Sumbar Tolak Pendaftaran Tanah Ulayat dalam Permen ATR-BPN 14/2024
Ini Sejarah dan Filosofi Tari Kain, Warisan Budaya Tak Benda Nasional dari Pesisir Selatan
Jejak Keindahan Pesisir Selatan dalam Catatan Penjelajah Asing
Mengenal Posisi dan Ragam Sumando di Minangkabau
Profil Abdul Karim Rasyid: Pejuang, Jenderal, dan Dubes Pertama RI di Kamboja dari Pesisir Selatan
Mengenal Zairoel Zen: Putra Pesisir Selatan yang Menjadi “Orang Dekat” Jenderal AH Nasution
Balai Pagaduan: Pergulatan Hidup Masyarakat Menjelang Lebaran

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 08:59 WIB

Harimau Sumatera dalam Kearifan Adat-Budaya di Minangkabau

Senin, 26 Mei 2025 - 11:50 WIB

Tokoh Adat dan Ulama Sumbar Tolak Pendaftaran Tanah Ulayat dalam Permen ATR-BPN 14/2024

Minggu, 27 April 2025 - 10:02 WIB

Ini Sejarah dan Filosofi Tari Kain, Warisan Budaya Tak Benda Nasional dari Pesisir Selatan

Senin, 14 April 2025 - 16:43 WIB

Jejak Keindahan Pesisir Selatan dalam Catatan Penjelajah Asing

Kamis, 10 April 2025 - 14:06 WIB

Mengenal Posisi dan Ragam Sumando di Minangkabau

Berita Terbaru