BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Sumbar, Warga Diminta Waspadai Bencana Hidrometeorologi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir dan Longsor Meluas, Aceh Dinyatakan Darurat Bencana

i

Banjir dan Longsor Meluas, Aceh Dinyatakan Darurat Bencana

BANDASAPULUAH.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi pada 10-12 Oktober 2026.

Peringatan tersebut disampaikan BMKG melalui unggahan di akun Instagram resmi @infobmkg, Sabtu (10/10/2026), terkait informasi peringatan dini cuaca di sejumlah wilayah Indonesia selama tiga hari ke depan.

Sumatera Barat termasuk salah satu provinsi yang masuk dalam daftar wilayah berstatus waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat. Kondisi cuaca tersebut berpotensi menimbulkan berbagai dampak, seperti genangan air, luapan sungai, hingga tanah longsor yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam informasi yang disampaikan, BMKG menjelaskan bahwa potensi hujan dan dampak yang ditimbulkannya dapat berbeda pada setiap wilayah dan waktu kejadian. Karena itu, masyarakat diimbau untuk memperhatikan perkembangan informasi cuaca serta meningkatkan kesiapsiagaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi berlangsung.

Baca Juga :  Tutup Pertikaracab VII 2025, Wabup Risnaldi Ajak Gen Z Melek Teknologi, Kreatif dan Inovatif

Peringatan dini untuk Sumatera Barat berlaku pada 10, 11, dan 12 Oktober 2026. Pada 10 Oktober, provinsi ini termasuk dalam sejumlah wilayah yang diimbau waspada bersama Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Papua.

Selanjutnya, pada 11 Oktober, Sumatera Barat kembali masuk dalam daftar wilayah waspada bersama Aceh, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Selatan.

Sementara itu, pada 12 Oktober, peringatan dini waspada hujan sedang hingga lebat masih mencakup Sumatera Barat, Riau, Sumatera Selatan, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, dan Papua Barat Daya.

Baca Juga :  Capai 1.000 Kejadian, Banjir dan Puting Beliung Dominasi Bencana di Indonesia 2021

BMKG menjelaskan, potensi hujan sedang hingga lebat pada tingkat waspada dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi, seperti genangan, luapan sungai, dan tanah longsor. Dampak tersebut berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat apabila tidak diantisipasi dengan baik.

Selain Sumatera Barat, BMKG juga memberikan perhatian terhadap wilayah Aceh dan Sumatera Utara yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat pada periode yang sama.

Di Aceh, status waspada hujan lebat hingga sangat lebat berlaku pada 10 Oktober untuk wilayah Aceh Jaya, Aceh Besar, dan Pidie. Peringatan serupa kembali berlaku pada 12 Oktober untuk wilayah Aceh Selatan.

Adapun di Sumatera Utara, potensi hujan lebat hingga sangat lebat pada 10 Oktober meliputi Nias Selatan, Nias Barat, Mandailing Natal, dan Pakpak Bharat. Pada 11 Oktober, potensi tersebut diperkirakan terjadi di Langkat, Simalungun, dan Pematangsiantar.

Baca Juga :  Satelit Berisiko? AI Baru Memprediksi Cuaca Luar Angkasa Dengan Akurasi Terobosan

Selanjutnya, pada 12 Oktober, wilayah yang berpotensi terdampak di Sumatera Utara meliputi Pakpak Bharat, Dairi, Samosir, Humbang Hasundutan, Nias Selatan, dan Nias Barat.

Menghadapi potensi cuaca tersebut, BMKG mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam mengantisipasi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem. Masyarakat diharapkan tetap waspada, khususnya ketika beraktivitas di sekitar sungai, kawasan rawan longsor, serta daerah yang berpotensi mengalami genangan saat hujan deras.

BMKG juga mengajak masyarakat untuk bersinergi dalam penanganan bencana dengan melaporkan kejadian bencana di lingkungan sekitar melalui tautan bit.ly/laporbencanabot.

Peringatan dini ini diharapkan menjadi perhatian bagi masyarakat dan pihak terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta mengantisipasi kemungkinan dampak cuaca buruk selama periode 10-12 Oktober 2026.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20 Warga Dilaporkan Terjebak Banjir di Tapan Pessel, Tim Evakuasi Diharapkan Segera Turun
Buka LKP3 Jilid 4 di MAN 2 Pessel, Wabup Risnaldi Motivasi Siswa Raih Masa Depan
Kuliah Umum di STAI Balai Selasa, Wabup Risnaldi Tekankan Pentingnya Ilmu, Skill dan Karakter Hadapi Masa Depan Gemilang
Sepaktakraw Porprov XVI Sumbar 2026 Resmi Bergulir di Pessel, Hamdanus Ingatkan Atlet Jaga Fair Play
Pemkab Pessel Ajukan 4 Ranperda, Mulai Kawasan Tanpa Rokok hingga Penanaman Modal
Buka Sepaktakraw Porprov XVI Sumbar 2026, Wabup Risnaldi Tekankan Sportivitas
Hadiri HUT ke-81 TNI di Makodim Pessel, Wabup Risnaldi Ajak Perkuat Kolaborasi
Taekwondo Kembali Sumbang Emas, Pessel Kini Koleksi 8 Medali di Porprov XVI Sumbar 2026
Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Prof Mamun Murad, M Si, memberikan sambutan saat kegiatan Silaturahim Orangtua/Wali Mahasiswa Baru di Auditorium KH Ahmad Azhar Basyir, Gedung Cendekia UMJ, pada Sabtu (10/10/2026).
" width="225" height="129" />

Nasional

Perkuat Peran Orang Tua Dalam Pendidikan, UMJ Jalin Sinergitas Dengan Wali Mahasiswa Baru

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Sulsel (FOTO:ILUSTRASI/HO).

Nasional

BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi, Ini Wilayah Terdampak Sulsel

Mahasiswa KPI Unismuh Dampingi Pendidikan dan Dakwah di Kampung Pemulung

Nasional

Mahasiswa KPI Unismuh Dampingi Pendidikan dan Dakwah di Kampung Pemulung

Sosialisasi PP Tunas di Bali.(Dok. Antara)

Nasional

Meutya Hafid Ajak Keluarga Membangun Kebiasaan di Luar Layar untuk Melindungi Anak dari Risiko Digital

Ilustrasi era pembangunan jalan Anyer-Panarukan. Collectie Stichting Nationaal Museum van Wereldculturen

Nasional

Jalan Raya Pos: 30 Ribu Ringgit dari Daendels, Banyak Pekerja yang Menderita

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:15 WIB

20 Warga Dilaporkan Terjebak Banjir di Tapan Pessel, Tim Evakuasi Diharapkan Segera Turun

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Sumbar, Warga Diminta Waspadai Bencana Hidrometeorologi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Buka LKP3 Jilid 4 di MAN 2 Pessel, Wabup Risnaldi Motivasi Siswa Raih Masa Depan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Kuliah Umum di STAI Balai Selasa, Wabup Risnaldi Tekankan Pentingnya Ilmu, Skill dan Karakter Hadapi Masa Depan Gemilang

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Sepaktakraw Porprov XVI Sumbar 2026 Resmi Bergulir di Pessel, Hamdanus Ingatkan Atlet Jaga Fair Play

Berita Terbaru

Kunjungi Atlet Paralayang Korban Crash Landing di Porprov XIV, Lisda Hendrajoni Pastikan Biaya Pengobatan Ditanggung BPJS Ketenagakerjaan

Nasional

Kunjungi Atlet Paralayang Korban Crash Landing di Porprov XIV, Lisda Hendrajoni Pastikan Biaya Pengobatan Ditanggung BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 11 Okt 2026 - 22:00 WIB



      <div class= Foto: Dok. UMJ
Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Prof Mamun Murad, M Si, memberikan sambutan saat kegiatan Silaturahim Orangtua/Wali Mahasiswa Baru di Auditorium KH Ahmad Azhar Basyir, Gedung Cendekia UMJ, pada Sabtu (10/10/2026).
" width="129" height="85" />

Nasional

Perkuat Peran Orang Tua Dalam Pendidikan, UMJ Jalin Sinergitas Dengan Wali Mahasiswa Baru

Minggu, 11 Okt 2026 - 21:35 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Sulsel (FOTO:ILUSTRASI/HO).

Nasional

BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi, Ini Wilayah Terdampak Sulsel

Minggu, 11 Okt 2026 - 21:10 WIB

Mahasiswa KPI Unismuh Dampingi Pendidikan dan Dakwah di Kampung Pemulung

Nasional

Mahasiswa KPI Unismuh Dampingi Pendidikan dan Dakwah di Kampung Pemulung

Minggu, 11 Okt 2026 - 20:45 WIB

Sosialisasi PP Tunas di Bali.(Dok. Antara)

Nasional

Meutya Hafid Ajak Keluarga Membangun Kebiasaan di Luar Layar untuk Melindungi Anak dari Risiko Digital

Minggu, 11 Okt 2026 - 20:20 WIB