Jokowi Jadi Kader PSI, Efriza Bongkar Sikap PDIP

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDASAPULUAH.COM –

Jokowi memamerkan kartu anggota (KTA) PSI miliknya pada Rapat Koordinasi PSI Kota Bandung, Sabtu (26/9/2026). Foto: dokumen sumber

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

jpnn.comJAKARTA – Keputusan Joko Widodo bergabung dengan PSI diperkirakan tidak akan membuat PDI Perjuangan (PDIP) mengambil langkah politik terburu-buru.

Peneliti senior Citra Institute Efriza menilai PDIP akan lebih fokus memperkuat konsolidasi internal.

Baca Juga :  Arsenal vs Bayern Munich: Liga Champions UEFA – berita tim, permulaan, susunan pemain | Berita Sepak Bola

Menurut Efriza, PDIP punya sejarah panjang dengan Jokowi sehingga partainya memahami dinamika politik mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

“PDIP tentu sangat memperhatikan langkah Jokowi, namun tidak perlu menyikapinya secara berlebihan. Konsolidasi internal sebenarnya tugas utama,” kata Efriza kepada JPNN.com, Kamis (1/10).

Dia menilai, tanggapan sejumlah kader PDIP terhadap keputusan Jokowi menunjukkan partai tidak memandang kehadiran Jokowi di PSI sebagai ancaman langsung.

Baca Juga :  Bisakah wajib militer kembali ke Eropa? | Berita

Puan Maharani misalnya, mengucapkan selamat kepada Jokowi.

Sementara itu, Ketua DPP PDIP Said Abdullah menyatakan keputusan Jokowi bergabung dengan partai lain merupakan hak politik setiap warga negara.

Efriza menilai sikap tersebut merupakan bagian dari cara PDIP mengelola dinamika politik tanpa memperparah konflik terbuka.

Baca Juga :  'Dia berikutnya': Donald Trump mengancam Presiden Kolombia Gustavo Petro | Berita Donald Trump

Keputusan Joko Widodo bergabung dengan PSI diperkirakan tidak akan membuat PDI Perjuangan (PDIP) mengambil langkah politik terburu-buru.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News


Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang PHPU Gibran: Pakar Hukum UNS Bela Pasal PKPU yang Kontroversial, Sebut Atur Keadaan Khusus
Mantan Ketua KPU Beberkan Asal Mula Pasal PKPU yang Disoal Soal Ijazah Gibran
Ejek Korban Keracunan MBG Saat Live TikTok, 2 Pegawai SPPG di Sumut Dipecat
BMKG memperkirakan sebagian besar wilayah Sumut akan diguyur hujan pada 2 Oktober mendatang
Mengapa Gibran dibiarkan berjuang sendirian di sidang Mahkamah Konstitusi?
Lantik FK Tagana Kepri, Dewi Ansar: Garda Terdepan Selesaikan Bencana — Batam Hari Ini
Kapolri Terpilih Akan Mengubah Stigma Polisi Tidak Viral, Tidak Ada Keadilan
11 Idol K-Pop Comeback di Bulan Oktober 2026, Siap Melesat dengan Karya Terbaru: Okezone Celebrity

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Sidang PHPU Gibran: Pakar Hukum UNS Bela Pasal PKPU yang Kontroversial, Sebut Atur Keadaan Khusus

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Mantan Ketua KPU Beberkan Asal Mula Pasal PKPU yang Disoal Soal Ijazah Gibran

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Ejek Korban Keracunan MBG Saat Live TikTok, 2 Pegawai SPPG di Sumut Dipecat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:20 WIB

BMKG memperkirakan sebagian besar wilayah Sumut akan diguyur hujan pada 2 Oktober mendatang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Mengapa Gibran dibiarkan berjuang sendirian di sidang Mahkamah Konstitusi?

Berita Terbaru