BANDASAPULUAH.COM – Ketua Karang Taruna Kabupaten Pesisir Selatan, Nasrul, mengajak seluruh generasi muda untuk memperkuat persatuan dan mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, perbedaan latar belakang bukan menjadi penghalang bagi pemuda untuk bersama-sama memberikan kontribusi bagi kemajuan Pesisir Selatan.
Ajakan tersebut disampaikan Nasrul dalam kegiatan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Karang Taruna sekaligus Bulan Bakti Karang Taruna Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2026 yang dipusatkan di kawasan wisata Carocok Painan, Sabtu (24/10/2026) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Nasrul menegaskan, Karang Taruna merupakan wadah pemersatu generasi muda yang memiliki beragam latar belakang, profesi, pemikiran, dan pengalaman.
Keberagaman tersebut, katanya, harus menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan dan mendorong kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Walaupun kami berbeda latar belakang, atas nama pemuda kami bersatu membangun Pesisir Selatan,” ujarnya.
Ia berharap semangat persatuan itu terus terjaga di seluruh jajaran Karang Taruna, baik di tingkat kabupaten maupun nagari. Dengan kebersamaan, pemuda diharapkan mampu mengesampingkan perbedaan dan mengutamakan kepentingan masyarakat serta kemajuan daerah.
Nasrul juga mendorong pengurus dan anggota Karang Taruna agar tidak hanya menjadikan organisasi sebagai tempat berkumpul, tetapi turut menghadirkan kegiatan nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, pemuda memiliki potensi besar untuk terlibat dalam kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta berbagai program yang mendukung pembangunan di tingkat nagari.
Momentum HUT ke-66 Karang Taruna, lanjutnya, harus menjadi pengingat bagi seluruh anggota untuk memperkuat komitmen pengabdian. Organisasi kepemudaan tersebut diharapkan terus berkembang menjadi ruang bagi generasi muda untuk bertukar gagasan, meningkatkan kemampuan, dan melahirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Dalam kesempatan itu, Nasrul juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan atas dukungan terhadap Karang Taruna melalui pemberian dana hibah sebesar Rp50 juta pada 2026.
“Di masa pemerintahan inilah kami dapat anggaran hibah,” ungkapnya, yang disambut tepuk tangan hadirin.
Nasrul menyebut, berdasarkan informasi yang diketahuinya, Karang Taruna Kabupaten Pesisir Selatan menjadi satu-satunya Karang Taruna di Sumatera Barat yang menerima dana hibah tersebut. Ia mengapresiasi perhatian pemerintah daerah dan berharap dukungan terhadap kegiatan kepemudaan dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.
Ia menilai dukungan anggaran tersebut dapat membantu organisasi menjalankan program kerja, meningkatkan kapasitas pengurus, serta memperluas kegiatan sosial yang melibatkan generasi muda. Namun, ia menekankan bahwa dukungan itu harus diiringi dengan semangat kerja, kebersamaan, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah organisasi.
Kegiatan puncak HUT ke-66 Karang Taruna Kabupaten Pesisir Selatan tahun ini mengusung tema “Bersatu, Bergerak, Berdampak – Energi Baru untuk Generasi Maju”. Tema tersebut sejalan dengan ajakan agar pemuda tidak berhenti pada semangat persatuan, tetapi juga bergerak melaksanakan kegiatan yang hasilnya dapat dirasakan masyarakat.
Rangkaian Bulan Bakti Karang Taruna berlangsung selama dua hari dengan sejumlah agenda, di antaranya rapat kerja dan peningkatan kapasitas kepengurusan, aksi bersih pantai di kawasan Carocok, serta kegiatan outbound di Pulau Cingkuak. Kegiatan tersebut juga diisi dengan sosialisasi Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) bersama Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pesisir Selatan, serta audiensi dengan anggota DPR RI Komisi VIII, Lisda Hendrajoni.
Berbagai kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas organisasi sekaligus meningkatkan kepedulian sosial dan keterlibatan pemuda dalam menjawab persoalan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim dalam sambutannya saat membuka kegiatan juga mengajak Karang Taruna memperkuat pengetahuan, keterampilan, serta etika dan moral generasi muda. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah membutuhkan keterlibatan organisasi kepemudaan untuk mendukung pembangunan dan membantu menangani persoalan sosial.
Risnaldi juga mendorong Karang Taruna berperan aktif dalam membantu mengidentifikasi warga yang membutuhkan bantuan sosial, mencegah penyalahgunaan narkoba, serta berkontribusi dalam mengatasi pengangguran dan meningkatkan keterampilan pemuda.
Ia mengingatkan agar perbedaan latar belakang maupun pilihan politik tidak menjadi sumber perpecahan di tubuh organisasi. Sebaliknya, seluruh anggota harus mencari persamaan dan membangun kerja sama demi kepentingan masyarakat Pesisir Selatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Karang Taruna Provinsi Sumatera Barat Taufiqurahman beserta jajaran, Ketua Komisi IV DPRD Pesisir Selatan Efrianto Dt Rajo Panjang, anggota DPRD Pesisir Selatan Hanafi Herman, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Yendi, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ilham Rahmadsyah Putra, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta pengurus Karang Taruna dan undangan lainnya.








Komentar