Menuju Indonesia Bersih 2029, Pemkab Pesisir Selatan Dorong Partisipasi Bersama Atasi Sampah

Rabu, 24 September 2025 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDASAPULUAH.COM – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melaksanakan aksi bersih-bersih dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD) 2025 dengan tema Menuju Indonesia Bersih 2029, Rabu (29/9/2025). Kegiatan ini mengambil rute dari Pantai Carocok hingga Pantai Salido.

Kegiatan bersih-bersih ini turut dihadiri Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim, para kepala perangkat daerah, ASN dan non ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.

Dalam kesempatan itu, Risnaldi menegaskan, persoalan sampah merupakan tantangan global yang juga dihadapi oleh Kabupaten Pesisir Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), timbulan sampah di daerah ini pada tahun 2025 mencapai 58.449,57 ton per tahun atau 160,13 ton per hari.

Dari jumlah tersebut, pengelolaan sampah baru mencapai 38,12 persen. Kondisi ini menunjukkan masih perlunya kerja keras bersama dalam mengatasi persoalan sampah di Pesisir Selatan.

Sebagai daerah dengan garis pantai yang panjang, Pesisir Selatan juga sangat rentan terhadap pencemaran laut. Sampah yang dibuang sembarangan di darat pada akhirnya akan bermuara ke sungai, terbawa arus ke laut, dan mencemari pantai.

“Apabila tidak ditangani secara serius, hal ini dapat merusak ekosistem, menurunkan daya tarik wisata, bahkan membahayakan kehidupan nelayan kita,” jelas Risnaldi.

Ia menambahkan, kegiatan World Cleanup Day bukan hanya sekadar gerakan gotong royong membersihkan lingkungan, melainkan juga sebuah gerakan moral dan budaya.

Dengan mengutip pepatah Minangkabau “Alam takambang jadi guru”, Risnaldi mengingatkan bahwa alam adalah sumber ilmu, sumber kehidupan, dan sumber penghidupan.

“Jika kita merusak alam, sesungguhnya kita sedang merusak masa depan kita sendiri,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemkab Pesisir Selatan terus berupaya memperkuat program pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Program tersebut di antaranya melalui pendirian bank sampah, pengembangan unit pengelolaan sampah terpadu, serta gerakan Sekolah Adiwiyata agar generasi muda tumbuh dengan kebiasaan mencintai lingkungan sejak dini.

Namun demikian, Risnaldi menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Partisipasi masyarakat, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, komunitas, hingga sektor swasta sangat dibutuhkan untuk menjadikan kepedulian lingkungan sebagai budaya bersama di Pesisir Selatan.

Lebih lanjut, Risnaldi juga menekankan tiga hal penting kepada masyarakat. Pertama, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan langkah sederhana seperti membawa botol minum sendiri, menggunakan tas kain, dan menghindari sedotan plastik.

Kedua, membiasakan memilah sampah sejak dari rumah, sehingga mempermudah proses daur ulang dan mengurangi beban TPA. Ketiga, menjadikan aksi bersih-bersih sebagai budaya sehari-hari, tidak hanya di Pantai Carocok dan Pantai Salido, tetapi juga di sekolah, pasar, sungai, jalan, hingga lingkungan perumahan.

“Marilah kita jadikan kegiatan World Cleanup Day Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2025 sebagai tonggak penting lahirnya gerakan masyarakat Pesisir Selatan yang semakin peduli, semakin cinta, dan semakin bertanggung jawab terhadap lingkungan,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BADKO HMI Sumbar Apresiasi Optimalisasi Distribusi BBM, Dorong Pelayanan Energi Merata dan Berkeadilan
GOW Pessel Gelar Peringatan HAN ke-42, Dorong Anak Tumbuh Aman dan Percaya Diri
Reses di SMAN 1 Sutera, Zarfi Deson Tekankan Pentingnya Pendidikan dan Jauhi Narkoba
Oktarina Risnaldi: Bundo Kanduang Bukan Sekadar Simbol Adat, tetapi Mitra Niniak Mamak Menjaga Nagari
Buka Sosialisasi KTA Digital Pramuka, Risnaldi Targetkan Seluruh Anggota Miliki KTA
Buka P3AB Ampalu Cup II, Wabup Risnaldi Puji Semangat Pemuda Bangun Olahraga Nagari
Lewat Tanam Serentak, Wabup Risnaldi Dorong Peningkatan Produksi dan Kesejahteraan Petani
Dukung Program Nagari Pandai, Dispusker Pessel Gelar Lomba Bertutur

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:04 WIB

BADKO HMI Sumbar Apresiasi Optimalisasi Distribusi BBM, Dorong Pelayanan Energi Merata dan Berkeadilan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:32 WIB

GOW Pessel Gelar Peringatan HAN ke-42, Dorong Anak Tumbuh Aman dan Percaya Diri

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:20 WIB

Reses di SMAN 1 Sutera, Zarfi Deson Tekankan Pentingnya Pendidikan dan Jauhi Narkoba

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:16 WIB

Oktarina Risnaldi: Bundo Kanduang Bukan Sekadar Simbol Adat, tetapi Mitra Niniak Mamak Menjaga Nagari

Senin, 8 Juni 2026 - 12:08 WIB

Buka Sosialisasi KTA Digital Pramuka, Risnaldi Targetkan Seluruh Anggota Miliki KTA

Berita Terbaru