Terjadi Dualisme Kepemimpinan KAN Surantih, Ini Kronologis Kejadiannya.

Senin, 13 April 2020 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


 

dualisme kerapatan adat surantih

Kantor Wali Nagari Surantih



Kerapatan Adat Nagari ( KAN ) Surantih melaksanakan pemilihan Ketua KAN  pada sabtu, 11 Januari 2020 di Aula Kantor Wali Nagari Surantih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses Pemilihan Ketua KAN yang baru tersebut terpaksa ditunda. Hal itu karenakan situasi yang mulai gaduh akibat proses pemilihan yang tidak lagi sesuai tata tertib (tatib) Pemilihan sebagaimana termaktub dalam AD/ART KAN Surantih.

ketua kerapatan adat surantih, rusli dt. rajo batuah

Rusli Dt. Rajo Batuah



Ketua KAN Surantih, Rusli Dt. Rajo Batuah, menerangkan kegaduhan tersebut berujung pada tertundanya rapat Pemilihan Ketua KAN yang baru.

“Akibat kegaduhan tersebut, terpaksa rapat kita ditunda dan di ‘diparambunkan‘ sampai waktu yang tepat,” ujar Rusli.

Menurutnya rapat terpaksa dihentikan, akibat rapat yang tidak lagi sesuai sasaran. Bahkan dalam rapat, sebutnya, sudah mulai masuk intrik-intrik politik menyebabkan para niniak mamak, anggota KAN Surantih akan menjadi tunggangan politik praktis.

Penundaan rapat tersebut, ujar Rusli, telah diberitahukan kepada Camat Sutera, Fachruddin, S.H, selaku payung panji KAN Surantih.

“Surat sudah kita kirim ke camat sebagai laporan selaku payung Panji lembaga kerapatan adat,” terang Rusli.

Baca Juga :  Ikesta Nusantara Galang Dana untuk Perobatan Afandi, Pelajar Sutera yang Terpaksa Berhenti Sekolah

Rapat lalu dilanjutkan pada Selasa, 4 Februari 2020. Akan tetapi, pihak Zulkardianto Dt. Rajo Indo juga melanjutkan proses pemilihan Ketua KAN Surantih.

“Disinilah awal silang sengketanya, pihak sebelah juga melaksanakan rapat lanjutan,” kata Rusli.

 

Dikatakan, rapat yang ia dilanjutkan tersebut, dihadiri 10 dari 17 Niniak mamak pemangku adat Nagari Surantih yang hadir pada rapat pertama.

“Seharusnya semua pihak beracuan pada rapat lanjutan yang diselenggarakan pada 4 Februari, bukan membuat rapat tandingan,” ucap Rusli.

Diterangkan Rusli, Pada rapat 11 Januari di Aula Kantor Wali Nagari Surantih, Anggota DPRD Pessel Fraksi PKS dari dapil 3, Drs. Jamalus, MM. Bandaro Itam, dipercaya sebagai pembawa atau pemandu acara.

Tapi, ia juga menyayangkan sikap anggota Komisi IV DPRD Pessel  tersebut yang dinilai tidak konsisten terhadap Tata tertib pemilihan Ketua KAN Surantih.

Baca Juga :  Studi Baru Menunjukkan Kondisi Awal Mars Cocok untuk Kehidupan

Dalam Ad/Art KAN Surantih, lanjutnya , dilakukan secara formatur dan langsung bila keduanya tidak terlaksana maka kedua proses tersebut dilakukan secara rahasia.

” Dalam rapat, para niniak mamak   banyak yang menginginkan rapat dilanjutkan akan tetapi pembawa acara tidak mengindahkan permintaan niniak mamak tersebut, maka rapat terpaksa ditunda” ujar Rusli.

Rusli juga menilai  Jamalus sebagai biang kerok terkait dualisme kepemimpinan KAN yang ada Surantih. Hal itu dikarenakan, Jamalus memutar alur persidangan, sehingga terkesan bolak-balik. Padahal mekanisme pemilihan sudah ada.

“Dalam rapat banyak niniak mamak yang mengusulkan  agar rapat dilanjutkan sesuai Ad/art, seperti Rusli Dt. Rajo Bujang, Akmal Dt. Rajo Bagindo dan niniak mamak lainnya yang  mengusulkan agar cara pemilihan dipilih rahasia, karena pemilihan secara formatur dan langsung tidak terselesaikan. Karena tidak didengar dan pembahasan diputar kekiri-kekanan maka situasi rapat bertambah gaduh, sehingga rapat harus ditunda” terangnya.

Dalam Rapat tersebut, Rusli mengatakan, Jamalus dan kawan – kawan lari dari tahapan – tahapan Pemilihan Ketua KAN. Dikatakan, Jamalus dan kawan-kawan membuat Panitia sendiri.

” Disaat rapat ditunda, Jamalus dan kawan-kawan mengasingkan diri dari rapat dan langsung membuat panitia baru untuk melegalkan ambisinya,” aku Rusli.

Baca Juga :  Sopir Hingga Ojol Banyak Kecanduan Judi Online, Publik Figur Diimbau Tidak Ikut Mempromosikan

Yang menjadi pertanyaan Rusli adalah siapa yang menetapkan Jamalus dan kawan-kawan menjadi panitia pemilihan Ketua KAN Surantih.

“Siapa yang menetapkan dia menjadi panitia?, Kalau membentuk sendiri, itu sudah melanggar aturan, ini organisasi warisan bukan organisasi baru, jadi kalau ada panitia yang baru, itu harus ketua KAN yang meng-SK-an” tutup Rusli.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Risnaldi Dampingi Menteri PU, Penanganan 14 Titik Longsor di Tapan Dipercepat
Mansurdin Kembali Pimpin PKPS Lampung, Adi Karsyaf Sampaikan Ucapan Selamat
Mansurdin Kembali Dipercaya Pimpin DPW PKPS Lampung, Ahman Nurdin Sampaikan Ucapan Selamat
Resmi Jabat Camat Basaba Tapan, Erna Juita Tekankan Pelayanan Prima kepada Masyarakat
Apresiasi Kepemimpinan HJ-RI, Darmansyah: Meski Efisiensi, Wilayah Eks Pancung Soal Tak Terabaikan
Hadiri Sertijab Camat Basaba Tapan, Wabup Risnaldi Tegaskan Komitmen Pemkab Majukan Tapan
Jelang Muswil XIII PKPS Lampung, Adi Karsyaf dan Alirman Sori Tekankan Soliditas dan Persatuan
Wabup Risnaldi Tegaskan Bantuan Bencana Jangan Ditahan, Segera Salurkan ke Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:03 WIB

Wabup Risnaldi Dampingi Menteri PU, Penanganan 14 Titik Longsor di Tapan Dipercepat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Mansurdin Kembali Pimpin PKPS Lampung, Adi Karsyaf Sampaikan Ucapan Selamat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Mansurdin Kembali Dipercaya Pimpin DPW PKPS Lampung, Ahman Nurdin Sampaikan Ucapan Selamat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Resmi Jabat Camat Basaba Tapan, Erna Juita Tekankan Pelayanan Prima kepada Masyarakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Apresiasi Kepemimpinan HJ-RI, Darmansyah: Meski Efisiensi, Wilayah Eks Pancung Soal Tak Terabaikan

Berita Terbaru