BANDASAPULUAH.COM –
Jakarta, TopBisnis – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat membersihkan material longsor yang menutupi jalan nasional ruas Tapan – Batas Jambi di Nagari Jangki Ayam, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar). Tanggap darurat ini dilakukan dengan mengerahkan personel dan alat berat agar lalu lintas cepat kembali normal.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan kesiapan infrastruktur dan sumber daya Kementerian Pekerjaan Umum merupakan bagian penting dalam mendukung penanggulangan bencana di berbagai daerah. Menurut Menteri Dody, kecepatan respon diperlukan untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap infrastruktur dan layanan dasar di tengah kondisi pascabencana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Begitu terjadi bencana, kita harus segera turun ke lapangan. Yang utama adalah memastikan akses masyarakat tetap terlayani,” kata Menteri Dody.
Sebelumnya, hujan dengan intensitas tinggi memicu tanah longsor yang menutupi jalan nasional ruas Tapan-Batas Jambi, Jumat (9/10/2026) malam. Material longsor setebal 1–2 meter menutup dua titik jalan sehingga penanganan darurat segera dilakukan untuk memulihkan akses transportasi umum.
Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar langsung bergerak membersihkan material longsor sejak Sabtu (10/10/2026) dini hari, pukul 01.30 WIB. Selain dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi, pembukaan lahan di puncak lereng juga menjadi salah satu faktor yang disebut terkait dengan kejadian tersebut.
Material longsor menutupi jalan di dua lokasi, yakni KM 228+200 sepanjang 28 meter dan KM 228+450 sepanjang 15 meter. Ketebalan materialnya mencapai 1-2 meter, artinya pembersihan harus dilakukan menggunakan alat berat.
Untuk mempercepat penanganan, BPJN Sumbar mengerahkan satu unit wheel loader dan satu unit dump truck. Peralatan ini digunakan untuk menghilangkan material longsor serta membuka kembali akses jalan nasional.
Upaya tanggap darurat mulai membuahkan hasil. Pada Sabtu (10/10/2026) pukul 08.30 WIB, arus lalu lintas di lokasi terdampak kembali bisa dilalui kendaraan menggunakan satu lajur dengan sistem buka tutup.
Meski akses sudah dibuka, namun proses pembersihan material longsor dan penanganan lebih lanjut masih terus berjalan. Langkah ini diperlukan untuk memulihkan kondisi jalan dan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat yang melintasi jalur Tapan-Batas Jambi.
Kementerian Pekerjaan Umum juga mengimbau pengguna jalan untuk tetap waspada, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi. Pengendara diminta mengurangi kecepatan, menaati rambu dan arahan petugas, serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan.
Kementerian Pekerjaan Umum melalui BPJN Sumbar menegaskan upaya penanganan darurat terus dilakukan untuk menjaga konektivitas jalan nasional dan memastikan akses transportasi masyarakat tetap terlayani.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency






