Di Peringatan Hardiknas 2026, Bupati Hendrajoni Ajak Perkuat Pendidikan Bermutu untuk Semua

Senin, 4 Mei 2026 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDASAPULUAH.COM – Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat pendidikan bermutu bagi semua kalangan.

Hal itu ia sampaikan dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar di GOR Ilyas Yakub Painan, Senin (4/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Hendrajoni membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang menekankan bahwa Hardiknas merupakan momentum refleksi untuk meneguhkan kembali semangat dalam membangun dunia pendidikan yang lebih baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, pendidikan pada hakikatnya adalah proses memanusiakan manusia yang dilakukan dengan tulus, penuh kasih sayang, serta berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik sebagai makhluk Tuhan yang mulia.

“Pendidikan adalah proses menumbuhkembangkan potensi manusia agar menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, mandiri, serta bertanggung jawab,” ujarnya.

Hendrajoni juga mengingatkan pentingnya nilai-nilai dasar pendidikan yang diwariskan oleh Ki Hajar Dewantara melalui konsep asah, asih, dan asuh, yang menjadi fondasi dalam membentuk karakter generasi bangsa.

Menurutnya, pendidikan memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan membangun peradaban yang bermartabat, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang Dasar 1945 dan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan kunci utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, makmur, dan bermartabat.

Untuk itu, berbagai langkah terus didorong, salah satunya melalui penerapan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) yang menjadi fokus dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah.

Selain itu, pemerintah juga terus melakukan pembangunan dan revitalisasi sarana pendidikan serta mendorong digitalisasi pembelajaran guna menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan modern.

Di sisi lain, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru juga menjadi perhatian utama. Hendrajoni menyebutkan bahwa guru memiliki peran sentral sebagai teladan dan agen perubahan dalam dunia pendidikan.

“Guru adalah kunci keberhasilan pendidikan. Karena itu, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru harus menjadi prioritas bersama,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan karakter peserta didik melalui lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan inklusif, serta bebas dari perundungan dan kekerasan.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga harus mampu membentuk kepribadian dan nilai-nilai moral yang kuat melalui berbagai kegiatan, termasuk pembiasaan positif di sekolah.

Selain itu, peningkatan literasi, numerasi, serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan global ke depan.

Hendrajoni menambahkan, akses pendidikan yang merata juga harus terus diperluas, sehingga seluruh anak bangsa, termasuk yang berada di daerah terpencil maupun berkebutuhan khusus, dapat memperoleh layanan pendidikan yang layak.

Di akhir sambutannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam membangun pendidikan yang berkualitas.

“Keberhasilan pendidikan tidak bisa dicapai sendiri. Dibutuhkan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh insan pendidikan untuk terus memiliki pola pikir yang maju, mental yang kuat, serta komitmen yang lurus dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita perkuat pendidikan bermutu untuk semua demi masa depan Indonesia yang lebih baik,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dosen PAI UNP Adakan Pelatihan Manajemen Pondok Pesantren di Pesisir Selatan
Pilu! 5 Bulan Tanpa Perawatan, Pelajar di Pessel ini Terpaksa Berhenti Sekolah dan Tak Bisa Berjalan
PIP Jalur Aspirasi Lisda Hendrajoni Kembali Bergulir di Tahun 2024, Ini Besaran dan Syaratnya
Di Forum Pendidikan Minang Diaspora Sedunia, Firdaus Abdullah Soroti Krisis Identitas dan Warisan Budaya Minangkabau
Yudil Chatim Soroti Peluang SDM Indonesia di Tiongkok dalam Forum Minang Diaspora Sedunia
Meningkat Tajam, 45 Siswa SMAN 1 Sutera Lulus PTN Jalur SNBP

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 10:35 WIB

Di Peringatan Hardiknas 2026, Bupati Hendrajoni Ajak Perkuat Pendidikan Bermutu untuk Semua

Rabu, 31 Juli 2024 - 22:43 WIB

Dosen PAI UNP Adakan Pelatihan Manajemen Pondok Pesantren di Pesisir Selatan

Kamis, 27 Juni 2024 - 09:33 WIB

Pilu! 5 Bulan Tanpa Perawatan, Pelajar di Pessel ini Terpaksa Berhenti Sekolah dan Tak Bisa Berjalan

Minggu, 9 Juni 2024 - 10:09 WIB

PIP Jalur Aspirasi Lisda Hendrajoni Kembali Bergulir di Tahun 2024, Ini Besaran dan Syaratnya

Selasa, 5 Desember 2023 - 21:16 WIB

Di Forum Pendidikan Minang Diaspora Sedunia, Firdaus Abdullah Soroti Krisis Identitas dan Warisan Budaya Minangkabau

Berita Terbaru