BANDASAPULUAH.COM — Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, secara resmi membuka turnamen sepak bola Zulpian DPRD Cup II di Lapangan Lembah Rumbio Ganting, Kecamatan Bayang, pada Senin (23/3/2026).
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Zulpian DPRD Cup 2 Tahun 2026, kita buka secara bersama-sama,” tutur Risnaldi saat membuka kegiatan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan Zulpian Apriyanto, Sekretaris Dinas PerkimtanLH Afrianto, Kabid Pemuda dan Olahraga Achik, Kabid Kebudayaan Maidin, Wali Nagari setempat, personel Polsek Bayang, Zal Effendi, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim menyampaikan salam dari Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni kepada masyarakat Bayang.
Ia juga mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri serta menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat yang hadir.
“Bapak Bupati, Bapak Hendrajoni menitipkan salam untuk kita semua. Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.
Risnaldi menegaskan bahwa turnamen ini memiliki makna penting dalam pembinaan generasi muda.
Ia memberikan apresiasi tinggi kepada Zulpian Apriyanto yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kompetisi tersebut secara konsisten.
Menurut Risnaldi, geliat sepak bola di tingkat nagari seperti ini merupakan fondasi penting dalam membangun prestasi olahraga daerah.
Ia pun berharap, Zulpian DPRD Cup II mampu menjadi titik awal lahirnya pemain-pemain berbakat yang kelak bisa bersaing di level yang lebih tinggi.
Ia menambahkan, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga mampu melahirkan talenta-talenta muda berbakat di bidang sepak bola yang nantinya dapat mengharumkan nama daerah.
Lebih lanjut, Risnaldi menekankan pentingnya keberlanjutan pembinaan, tidak hanya berhenti pada turnamen.
Dalam kesempatan itu, Risnaldi mendorong para pemuda dan tokoh masyarakat setempat untuk mulai memikirkan pembentukan Sekolah Sepak Bola (SSB) sebagai wadah pembinaan jangka panjang.
“Kita berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini saja. Perlu ada pembinaan yang berkelanjutan, salah satunya dengan mendirikan SSB agar bakat-bakat muda bisa diasah sejak dini,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengimbau seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.
Kepada para wasit, ia menekankan pentingnya bertindak adil dan profesional dalam memimpin setiap laga. Tak lupa, ia turut mengapresiasi kerja keras panitia yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut dengan baik.
Sementara itu, Anggota DPRD Pesisir Selatan sekaligus penggagas turnamen, Zulpian Apriyanto, menyampaikan harapannya agar ajang ini benar-benar menjadi wadah lahirnya talenta-talenta pesepakbola muda yang potensial dari daerah.
Ia mencontohkan, Pesisir Selatan telah memiliki tokoh sepak bola yang mengharumkan nama daerah, seperti Teja Paku Alam yang kini menjadi penjaga gawang Persib Bandung, serta Indra Sjafri yang pernah menjadi pelatih tim nasional Indonesia.
“Kita sudah punya contoh. Ada Teja Paku Alam yang sekarang bermain di level tertinggi bersama Persib Bandung. Ada juga Indra Sjafri yang pernah menjadi pelatih tim nasional. Ini bukti bahwa kita tidak kekurangan talenta,” ungkapnya.
Menurutnya, keberhasilan tokoh-tokoh tersebut harus menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berlatih dan tidak ragu bermimpi besar.
“Ini harus menular ke anak-anak kita. Bahwa dari kampung pun bisa tembus ke level nasional, bahkan internasional. Kuncinya latihan, disiplin, dan kesempatan seperti turnamen ini,” tambahnya.






