Janji Seratus Hari Kerja Hamsuardi-Risnawanto Dinilai Gagal, PMM: Ada Motif Lain dalam Pemecatan Ribuan THL

Jumat, 4 Juni 2021 - 02:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Bandasapuluah.com – Pergerakan Milenial Minang (PMM) kembali angkat bicara tentang kebijakan Pemkab Pasaman Barat yang merumahkan 3.200 tenaga harian lepas (THL) di lingkungan Pemerintahan setempat.

Ketua Umum Pergerakan Milenial Minang (PMM) Fikri Haldi mengatakan keluarnya kebijakan yang dilakukan Pemkab Pasbar tersebut dengan dalih biaya penghematan tersebut Kata Fikri, kebijakan merumahkan THL yang dinilai brutal. Sebab, bupati tidak mengkaji berbagai aspek kebijakannya tersebut.

“Sebetulnya jika ingin menghemat biaya tidak perlu mengorbankan sebanyak 3200 THL itu,” kata Fikri kepada bandasapuluah, Jumat (4/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seharusnya bupati, lanjut Fikri, anggaran perjalanan dinas dan kunjungan studi banding tiap-tiap instansi keluar daerah maupun keluar negeri. Selain itu, pembelian peralatan kendaraan dinas dan lainnya yang tidak mendesak tidak dilakukan bupati.

“Itu lebih menjadi kebijakan yang kongkrit, bukan menciptakan penggangguran asal Air,” ujar mahasiswa mahasiswa Bangis tersebut.

Dikatakan, kebijakan tersebut merusak tatanan sosial dan dapat menimbulkan kerawanan sosial.

“Itu sudah menjadi konsekuensinya, jika angka kejadiannya tinggi, maka tingkat kriminalitas juga semakin tinggi. Bukannya luasnya lapangan pekerjaan malah membuat kebijakan menyengsarakan rakyatnya sendiri,” tuturnya.

Fikri menyebut janji seratus hari kerja bupati dan wakil bupati hanyalah khayalan. Ditambah, janji tersebut tak terealisasi.

Program penuntasan kemiskinan dan penyelesaian sengketa lahan yang banyak menimbulkan konflik selama ini di berbagai nagari di Pasaman Barat tidak terealisasi. Malah, beliau membuat timbulnya dampak.

“Padahal APBD Pasbar lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya, angka yang sekarang mencapai 1,2 Triliun, mengapa tidak bisa di manfaatkan dan dimaksimalkan, lowongan pekerjaan di Pasaman barat masih sulit, malahan mem-PHK buat masyarakat nya,” jelasnya.

Ditambahkan, tanggung jawab seorang pemimpin adalah mensejahterakan rakyatnya, bukan malah membuat masyarakat sulit.

Dari data yang kami telusuri melalui pemberitaan di berbagai kabupaten/kota di seluruh Indonesia, kebijakan merumahkan THL rata-rata polanya sama dilakukan pasca pilkada dimasa awal transisi kepemimpinan di berbagai kabupaten/kota dengan alasan yang sama di berbagai kabupaten/kota lemahnya Anggran Daerah dan tidak mampunya anggaran daerah untuk membayar gaji THL,” tulis Fikri.

Dan lebih mengejutkan Pasbarlah yang paling brutal di posisi teratas merumahkan THL. Jadi, kita bisa simpulkan poinnya bukan lemahnya Anggaran, tetapi ada motif lain. Di era informasi hari ini masyarakat bisa telusuri, silahkan awak media dan masyarakat cek di google soal THL ini di berbagai kota/kabupaten, dan himpun datanya kalau tidak percaya,” tutup Fikri.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Hadapan Pelajar SMAN 2 Batang Kapas, Wabup Risnaldi Serukan Semangat untuk Maju
Gudang Aset Dinas Pertanian Pessel Terbakar, 62 Motor Dinas dan Alat Pertanian Hangus
BADKO HMI Sumbar Apresiasi Optimalisasi Distribusi BBM, Dorong Pelayanan Energi Merata dan Berkeadilan
GOW Pessel Gelar Peringatan HAN ke-42, Dorong Anak Tumbuh Aman dan Percaya Diri
Reses di SMAN 1 Sutera, Zarfi Deson Tekankan Pentingnya Pendidikan dan Jauhi Narkoba
Rang Punggasan Baralek Gadang di Karawang, Adat Minang Tetap Dijunjung di Tanah Rantau
DFAT Australia Salurkan 480 Voucher Shelter Tools KIT bagi Korban Banjir Bandang di Kabupaten Solok 
PMI Sumbar Resmikan Mess Relawan, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 08:37 WIB

Di Hadapan Pelajar SMAN 2 Batang Kapas, Wabup Risnaldi Serukan Semangat untuk Maju

Kamis, 3 September 2026 - 21:06 WIB

Gudang Aset Dinas Pertanian Pessel Terbakar, 62 Motor Dinas dan Alat Pertanian Hangus

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:04 WIB

BADKO HMI Sumbar Apresiasi Optimalisasi Distribusi BBM, Dorong Pelayanan Energi Merata dan Berkeadilan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:32 WIB

GOW Pessel Gelar Peringatan HAN ke-42, Dorong Anak Tumbuh Aman dan Percaya Diri

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:20 WIB

Reses di SMAN 1 Sutera, Zarfi Deson Tekankan Pentingnya Pendidikan dan Jauhi Narkoba

Berita Terbaru