YAICI Sebut Kental Manis Pemicu Tingginya Angka Stunting di Indonesia

Kamis, 3 Agustus 2023 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FIKIR.ID – Masifnya penggunaan produk susu kental manis (SKM) di tengah masyarakat, menjadi salah satu jadi penyebab tingginya angka prevalensi stunting di Indonesia.

Hal ini diungkapkan Ketua Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI), Arif Hidayat saat menggelar dialog bersama awak media dan blogger di Kubik Kopi, Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat, Kamis (3/8/2023).

Arif menjelaskan, YAICI bersama para mitra telah melakukan sosialisasi, penelitian dan pencarian fakta lapangan terkait gizi balita dan kebiasaan konsumsi masyarakat. Dari berbagai persoalan yang ditemukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dapat disimpulkan bahwa alasan ekonomi, minim edukasi dan kebiasaan telah menggiring masyarakat memilih alternatif pangan yang murah, mudah dan instan untuk anak, yang terlihat dari benang merah temuan di berbagai daerah paling banyak ditemukan kebiasaan konsumsi kental manis oleh balita,” ujar Arif.

Selama ini di masyarakat Indonesia memang SKM sering diasumsikan sebagai susu yang bisa dikonsumsi layaknya minuman susu untuk anak. Mirisnya hal ini sudah membudaya sejak 100 tahun terakhir. Barulah tahun 2018 silam pemerintah melalui Kementerian Kesehatan berupaya melakukan sosialisasi kalau SKM bukanlah susu murni yang boleh dikonsumsi balita.

Berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 prevalensi balita stunting mencapai 24,4%, underweight 17% dan wasting 7,1%. Selain stunting, Indonesia masih memikul beban ganda masalah gizi, yaitu kekurangan gizi mikro, makro dan gizi lebih.

Pemerintah menargetkan penurunan angka prevalensi stunting pada tahun 2024 di angka 14 %. Namun Airf pesimis target tersebut dapat tercapai dengan waktu singkat tersisa satu tahun lagi.

Arif mengakui memang untuk merubah hal yang sudah membudaya lebih dari satu generasi tidaklah mudah. Namun begitu dia menekankan perlunya mengubah perilaku dan kebiasaan masyarakat melalui Sosialisasi & edukasi berkesinambungan yang melibatkan lintas sektoral: Pemerintah, Industri, Kelompok Profesi, Organisasi masyarakat, Media massa, pegiat sosial media, tokoh masyarakat.

Fokus inilah yang tengah dijalankan YAICI dengan melakukan sosialisasi ke lebih 50 kota di Tanah Air sejak tahun 2018 sila. Di Sumbar, sejak awal pekan ini Arif dan tim juga mengunjungi salah satu daerah, yakni Nagari Sungai Sarik, Kabupaten Padang Pariaman. Di lapangan YAICI menemukan masih banyak anak-anak yang masuk kategori gizi buruk yang cenderung mengarah kepada kasus stunting.

“Diperlukan peran serta lintas sectoral dalam percepatan penanganan stunting di Indonesia. Bidan sebagai tenaga kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat memiliki kesempatan besar untuk turut serta meningkatkan literasi gizi masyarakat,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel bandasapuluah.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Risnaldi Ajak Niniak Mamak Bersama Bangun Pesisir Selatan
Buka Bimtek Jitupasna, Wabup Risnaldi Minta OPD Perkuat Kapasitas dan Kesiapsiagaan
Beri Kuliah Umum di STAI YPI Al Ikhlas Painan, Wabup Risnaldi Ajak Mahasiswa untuk Terus Belajar
Piala Kemerdekaan Putra Kualo Inderapura Ditutup, Dani Sopian Tekankan Pentingnya Kebersamaan
Tutup Piala Kemerdekaan Putra Kualo Inderapura, Wabup Risnaldi Tekankan Sportivitas dan Persatuan
Dankodaeral II dan Wabup Risnaldi Tinjau Posko Bakti Kesehatan di Pantai Manjuto
HUT ke-81 TNI, Sinergi TNI dan Pemkab Pessel Diperkuat Lewat Aksi Lingkungan dan Sosial
Buka Evaluasi SAKIP, Wabup Risnaldi Minta OPD Serius Tindaklanjuti Masukan Evaluator

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:34 WIB

Wabup Risnaldi Ajak Niniak Mamak Bersama Bangun Pesisir Selatan

Selasa, 22 September 2026 - 11:06 WIB

Buka Bimtek Jitupasna, Wabup Risnaldi Minta OPD Perkuat Kapasitas dan Kesiapsiagaan

Senin, 21 September 2026 - 12:10 WIB

Beri Kuliah Umum di STAI YPI Al Ikhlas Painan, Wabup Risnaldi Ajak Mahasiswa untuk Terus Belajar

Minggu, 20 September 2026 - 20:18 WIB

Piala Kemerdekaan Putra Kualo Inderapura Ditutup, Dani Sopian Tekankan Pentingnya Kebersamaan

Minggu, 20 September 2026 - 20:10 WIB

Tutup Piala Kemerdekaan Putra Kualo Inderapura, Wabup Risnaldi Tekankan Sportivitas dan Persatuan

Berita Terbaru